Impian Pernikahan Ku

Impian Pernikahan Ku
#20 Belanja bersama


__ADS_3

Saat ini Nurmala duduk di samping Faris yang sedang mengemudikan mobilnya dan Almira tumben meminta duduk di kursi belakang sambil memainkan bonekanya.


''Kenapa malah pada diam?? biasanya ribut kalau sedang di perjalanan. ''


ucap Faris dan membuat Nurmala langsung menatap ke arah Faris lalu mendelik.


''Memangnya Ayah mau bicara apa?? ''


tanya Almira sambil mencondongkan tubuhnya ke depan Faris.


''Biasanya kan kamu sama Bunda selalu ribut, kenapa sekarang pada diam?? Ayah jadi aneh. ''


jawab Faris dan Almira langsung menatap ke arah Bundanya.


''Sayang duduk yaa jangan berdiri gini, nanti kamu jatuh kalau Ayah rem mendadak. ''


ucap Nurmala dan Almira langsung duduk kembali.


Faris kembali sibuk dengan kemudinya dan membiarkan kedua wanitanya sibuk dengan masing masing urusannya.


Sepuluh menit kemudian mobil sampai di sebuah pusat perbelanjaan terbesar di daerah Nurmala, Nurmala keluar pertama untuk membantu Almira turun dari mobil setelah Faris memarkirkan mobilnya.


''Ayo sayang turun, kan sudah sampai. ''


ajak Nurmala saat membuka pintu mobilnya.


Almira tersenyum lalu menerima uluran tangan Bundanya, Nurmala menutup pintu lalu berjalan ke arah area perbelanjaan dan Faris mengikutinya dari belakang.


''Bunda..... aku mau ice cream lagi kaya waktu itu yaa, tapi mau rasa coklat ajah sama strawberry. ''


pinta Almira dan Nurmala mengiyakannya.


''Bunn.... mau belanja buat isi kulkas sekalian?? biar gak bulak balik ke pasar dan mumpung kita lagi di supermarket lengkap. ''


ucap Faris dan Nurmala langsung terdiam.


''Boleh deh, sekalian beli bubuk ice cream biar membuat sendiri. ''


jawan Nurmala dan Faris tersenyum sambil mengambil alih menuntun Almira.


''Kamu sama ayah ajah, Bunda mau pilih belanjaan dulu. ''


ucap Faris sambil menggenggam tangan Almira.


''Gak mau, mau sama Bunda ajah. ''


tolak Almira dan kembali menggenggam tangan Bundanya.


Faris mengambil troli belanjaan dan Almira meminta duduk di atas troli, Faris pun mengindahkannya dan mendudukan Almira di trolli.


Nurmala mulai memilih beberapa bahan masakan dan Nurmala membeli apapun yang terlihat menarik baginya, sebenarnya Nurmala bingung harus membeli bahan masakan apa karena dia tidak mengerti dengan masalah dapur.


Nurmala pun memilih berbagai macam buah buahan dan susu juga, susu untuk Almira juga sama di beli oleh Nurmala.


''Sudah cukup kayanya Mas belanjanya. ''

__ADS_1


ucap Nurmala dan Faris mengiyakannya sambil membawa troli menuju kasir.


''Almira nya di turunin dulu dong Mas. ''


protes Nurmala saat suaminya membawa almira menuju kasir.


''Ayah nakal masa almira mau di masukan sama belanjaannya Bunda. ''


ucap Almira dan Faris hanya tersenyum lalu menurunkan Almira.


''Mas yang bayar semuanya, aku sama Almira nunggu di kedai ice cream. ''


ucap Nurmala sambil menunjuk kedai ice creamnya.


''Pesankan kopi capucino yaa buat Mas sama cemilannya juga. ''


ucap Faris dan Nurmala mengangguk.


Nurmala langsung menuntun Almira menuju kedai ice cream yang sedikit lenggang karena bukan weekend dan anak anak sekolah masih dalam jam belajar.


''Pesan bowl kecil ajah yaa, kemarin ajah gak habis loh pas milih yang jumbo. ''


ucap Nurmala dan Almira mengangguk.


Nurmala memesan dua ice cream beda rasa, kopi untuk Faris dan cemilan untuk bertiga di pilih oleh Nurmala.


''Bunda..... besok gak ikut ayah pulang?? ''


tanya Almira dan Nurmala menggelengkan kepalanya.


''Gak sayang, Bunda senin harus ke rumah sakit dan minggu nya ada acara pernikahan teman Bunda, memangnya kenapa sayang?? kamu mau ikut Ayah pulang?? ''


''Gak mau Bunn, kalau Bunda pulang baru aku ikut tapi Bunda gak pulang aku juga gak mau pulang. ''


tolak Almira sambil bibirnya mengerucut dan membuat Nurmala tersenyum.


''Iya sayang nanti sama Bunda ajah kamu pulangnya, paling hari rabu depan atau kamis. ''


ucap Nurmala dan Almira mengacungkan jempolnya.


Pesanan Nurmala dan Almira pun datang, pelayan langsung menyajikannya di meja dan bertepatan dengan Faris yang selesai membayar belanjaan.


''Pas Ayah datang pas pesanannya datang. ''


ucap Almira dan Faris tersenyum lalu duduk di samping Nurmala.


''kenapa pesan ice cream nya cuma dua?? ayah gak di pesankan Bunn?? ''


protes Faris saat melihat dua ice cream.


''Ayah berdua saja sama Bunda, nanti kalau masih kurang boleh minta punya Almira. ''


ucap Almira dan membuat Faris tersenyum lebar.


''Bunda mau pesankan untuk Ayah biar kamu kenyang makan ice cream nya. ''

__ADS_1


ucap Nurmala tapi Faris menggelengkan kepalanya.


''Jangan Bunda, biar berdua ajah sama Bunda kan biar romantis. ''


ucap Faris dan Nurmala hanya mendelik ke arah suaminya.


Almira langsung asik memakan ice cream nya dengan toping yang melimpah, sedangkan Nurmala harus menyuapi Faris sesuai kemauan suaminya.


''Kapan surat Acc pengunduran diri kamu keluar Bun?? sudah ada kabar nya?? ''


tanya Faris saat Nurmala menyuapi ice cream nya.


''Senin sekarang surat sama semua keuangan turun Mas. ''


jawab Nurmala dan Faris menganggukan kepalanya.


''Semua uangnya kasih ke Ibu yaa Bunn dan tiap bulannya kamu jangan lupa kirim uang buat Ibu sama Ayah, kemarin Ayah mengusulkan renov rumah tapi Ayah kamu malah menolak. ''


ucap Faris dan membuat Nurmala langsung terdiam karena suaminya begitu baik padanya dan keluarganya.


''Makasih Mas buat kebaikan nya, aku gak akan lupa untuk memberikan Ibu sama ayah uang untuk kebutuhannya. ''


''Gak usah bilang makasih karena Ayah yang harusnya bilang makasih, Bunda dan keluarga mau menerima Almira dan Ayah. ''


''Ibu sama Ayah orang baik Mas, dia akan menerima kamu sama Almira, apalagi Almira sudah sangat dekat sama Ayah dan Ibu. ''


''Iyaa Bunda dan Ayah beruntung pokonya, nanti kedepannya jangan pernah sungkan yaa kalau mama membutuhkan bantuan Bunda atau Ayah, Bunda tinggal bilang. ''


''Iya Mas pasti. ''


jawab Nurmala dan saat Faris akan menjawab ucapan singkat istrinya ternyata handphone nya berdering ternyata Reza yang menghubungi nya.


Nurmala kembali memakan ice cream nya sambil mengajak berbicara Almira yang begitu fokus dengan ice cream nya.


Faris menghampiri kembali ke meja setelah menerima panggilan telphone dari Reza dan mengajak istri juga anaknya untuk pulang.


''Ayah bayar dulu tagihan makanannya, Bunda rapihkan mulut belepotan Almira nya. ''


titah Faris dan Nurmala langsung melaksanakannya.


''Kebiasaan selalu saja cepat cepat Bunn kalau lagi makan ice cream, boleh di bungkus gak Bunn?? ''


protes Almira dan Nurmala tersenyum.


''Nanti kita buat yang banyak di rumah yaa sayang, Ayah lagi ada kepentingan dulu, makanya ngajakin pulang langsung. ''


ucap Nurmala sambil membersihkan Almira dari Ice cream.


Almira patuh dan mengikuti Nurmala saat menggenggam tangannya mengikuti Ayahnya menuju mobil di parkiran.


''Kalian masuk duluan biar Ayah yang masukan barang ke bagasi. ''


ucap Faris saat sampai di depan mobilnya dan Nurmala langsung patuh duduk di kursi depan dengan Almira dalam pangkuannya.


.

__ADS_1


.


Bersambung.....


__ADS_2