Impian Pernikahan Ku

Impian Pernikahan Ku
#22 belanja.....


__ADS_3

Faris dan Reza sampai di kantor polisi di dampingi oleh pengacara yang akan mengurus semua kasus nya, Faris benar benar akan membuat Om nya membusuk di balik jeruji besi dan semua antek antek Om Herdi akan kena imbasnya.


Faris menandatangani semua berkas tuntutannya dan langsung pulang ke kediamannya karena merasakan lelah di tubuhnya, Faris mempercayakan kasusnya pada pengacaranya.


Sesampainya di rumah dia langsung membersihkan tubuhnya dan setelahnya langsung merebahkan tubuhnya di ranjang nya karena lelah semua tubuhnya.


Di tempat Nurmala saat ini.....


Nurma sedaang membacakan cerita kepada Almira sebelum tidur, Nurma benar benar mengembalikan dunia kecil Almira yang telah hilang selama dia tinggal dengan mendiang mamanya.


Setelah Almira tertidur pulas, Nurma langsung menyimpan buku bacaannya dan mengambil handphone nya karena hari minggu akan datang ke pernikahan sahabat satu gengnya.


''Besok berarti belanja gaun sama Almira, biar minggu tinggal pergi saja. ''


ucap Nurmala sambil membaca pesan di grup sosmednya.


Satu jam kemudian Nurmala mulai mengantuk dan langsung merebahkan tubuhnya di samping Almira yang sudah terlelap.


Pagi menjelang.....


Pagi pagi di kediaman Nurmala sudah ramai karena Almira meminta membeli bubur, Ibunya Nurmala sampai membatalkan masak nya untuk sarapan dan beralih membeli bubur ayam.


''Anak kamu pagi pagi udah ramai minta bubur, mau bikin tapi waktunya gak cukup jadi beli deh. ''


ucap Ibunya Nurmala saat anaknya membuat teh hangat.


''Biarkan saja Buu, lagian rabu kan kita berdua mau pulang ke rumah Mas Faris, nanti ibu pasti kesepian di rumah ini. ''


jawab Nurmala dan Ibunya mengangguk.


''Ayah mau di belikan mobil malah nolak, padahal ibu pengen punya mobil kaya orang orang. ''


ucap Ibunya Nurmala dan membuat Nurmala terdiam.


''Siapa yang mau membelikan nya Buu?? ''


ucap Nurmala dan membuat Ibunya mendesah kasar.


''Suami kamu, dia mau merenofasi rumah sama mau membelikan mobil, tapi Ayah kamu malah menolaknya Nurma. ''


''Yasudah nanti Nurma akan minta kirimkan mobilnya, kan kalau sudah ada Ayah juga gak bisa nolak, kalau rumah sih memang Nurma setuju karena rumah ini baru di renofasi satu tahun lalu. ''


''Ibu dukung ajah Nurma dan terserah kamu. ''


''Nanti rabu Ibu sama Ayah ikut pindahan Nurma yaa, nanti pulangnya Ayah bawa mobil sendiri, Nurma akan bicarakan sama Mas Faris nanti. ''


''Iya Nurma nanti ibu ikut ko sekalian pengen tau rumah kamu, biar kalau berkunjung kan Ibu sudah tau jalannya. ''


jawab Ibunya Nurmala sambil berjalan ke ruang tengah membawa satu mangkuk bubur.


Nurmala langsung ikut gabung dengan keluarganya yang sedang memakan bubur sebagai menu sarapan pagi ini yang di inginkan putrinya dan terpaksa semuanya sarapan bubur.

__ADS_1


''Ayah hari ini ngajar juga?? sekarang sabtu loh. ''


ucap Nurmala saat melihat Ayahnya rapih berpakaian dinas.


''Ada rapat buat dana sekolah jadi Ayah harus hadir, sekalian perinciannya juga. ''


jawab ayahnya Nurmala dan Nurmala hanya mengangguk.


''Yasudah Ibu mau aku ajak belanja yaa, besok kan Sahabat Nurma menikah dan Nurma mau beli gaun nya sekalian, temanya gaunnya warna biru laut soalnya dan Nurma gak punya gaun warna itu. ''


ucap Nurmala dan Ayahnya mengangguk setuju.


''Terserah kamu saja, kalau ibu mau yaa silahkan karena Ayah juga sampai sore di sekolah. ''


ucap Ayahnya Nurmala dan membuat Ibunya tersenyum.


''Ibu maulah di ajak jalan dan sekalian mau belanja juga, nanti beli makanan jadi buat makan malam yaa. ''


ucap Ibunya Nurmala yang setuju dengan ajakan putrinya.


Almira sibuk dengan buburnya dan tidak ikut mengobrol dengan keluarganya, Nurmala hanya tersenyum sambil mengelus rambut putrinya.


''Ayah berangkat duluan dan kalian bertiga hati hati nanti perginya. ''


ucap Ayahnya Nurmala saat selesai memakan sarapannya.


Nurma langsung duduk di atas karpet di samping putrinya yang masih memakan buburnya, Nurma pun ikut memakan buburnya karena ibunya tidak memasak pagi ini.


''Mau berangkat jam berapa belanjanya Nurma?? ''


''Jam sepuluh ajah Buu, nanti kita belanja dan ibu juga boleh belanja bebas, sekalian belikan Ayah sepatu baru buat ke sekolah sama kemeja nya udah pada lusuh. ''


jawab Nurmala dan Ibunya mengacungkan jempolnya.


''Di kulkas nambah lagi belanjaan nyaa, tapi bumbunya gak pada beli kamu tuh. ''


ucap Ibunya Nurmala saat kemarin memeriksa kulkas banyak bahan masakan tapi bumbunya tidak ada.


''Nurma mana tau Buu tentang bumbu, Nurma beli bahan masakannya saja sama buah buahan, deterjan sama peralatan kamar mandi, nanti beli sekalian kita belanja pakaian. ''


ucap Nurmala sambil memakan buburnya.


''Bundaa..... nanti Almira ikut ke pesta nya kan?? ''


tanya Almira dan Nurma tersenyum.


''Ikut dong sayang kan kita sekalian beli gaun buat Bunda sama buat kamu juga. ''


jawab Nurmala dengan senyum nya dan membuat Almira senang.


''Ibu mau beres beres dapur dulu, nanti kamy yang cuci mangkuk bekas makan buburnya. ''

__ADS_1


ucap Ibunya Nurmala dan Nurmala mengiyakannya.


.


.


Tepat pukul sepuluh pagi......


Nurmala dan Almira sudah rapih duduk di teras depan rumah sambil menunggu taksi online dan ibunya Nurmala yang sedang memeriksa bagian dalam rumah.


''Sudah Buu periksanya?? ''


tanya Nurmala saat Ibunya keluar rumah lalu mengunci pintunya.


''Sudah dan aman rumahnya, taksi nya belum datang ternyata. ''


ucap ibunya Nurmala sambil menyimpan kunci di bawah karpet depan rumahnya.


''Bentar lagi datang buu. ''


jawab Nurmala yang sedang merapihkan rambut putrinya.


Taksi online nya pun datang dan Ibunya Nurmala masuk terlebih dahulu di susul Almira dan Nurma paling belakang.


Almira terus saja mengoceh sepanjang perjalanan dan Ibunya Nurmala dengan sabar menjawab pertanyaannya.


Sepuluh menit kemudian taksi sampai di pusat kota di daerah rumah Nurmala, setelah membayar tagihan taksinya, Nurmala keluar mobil menyucul ibunya dan juga putrinya.


''Mau kemana dulu kita Nurma?? ''


tanya ibunya Nurmala saat Nurmala mengambil alih tangan Almira untuk di genggam.


''Kita ke toko pakaian wanita dulu Buu, sekalian ibu bisa milih pakaian buat ibu, Nurma juga akan milih pakaian buat Nurma sama Almira. ''


jawab Nurmala dan ibunya mengangguk.


Mereka bertiga berjalan beriringan menuju toko fashion wanita terlengkap di antara toko lainnya, Nurmala benar benar membebaskan ibunya untuk berbelanja dan dia sibuk mencari gaun yang cocok.


Handphone Nurmala berdering dan ternyata suaminya yang menghubungi......


Dalam panggilan saat ini.....


''Rumah Ibu kenapa sepi dan di kunci Bun?? ''


''Aku sama ibu dan Almira sedang berbelanja Mas, kalau mau masuk kedalam rumah tinggal ambil kunci nya di bawah karpet depan pintu. ''


''Yasudah deh, nanti kalau sudah selesai belanjanya kabarin yaa Buun. ''


''Iya Mas nanti di kabari sama aku. ''


''Daa Bunda dan have fun, nanti ayah akan jemput kalian bertiga. ''

__ADS_1


''Makasih mas Faris. ''


panggilan berakhir.......


__ADS_2