Impian Pernikahan Ku

Impian Pernikahan Ku
#29 Malam seutuhnya....


__ADS_3

Malam menjelang.....


Saat ini Nurma sedang menidurkan Almira di kamarnya dan tidak ikut gabung denga kedua orang tuanya juga suaminya.


Nurma terus mengusap punggung Almira yang sedang menelusupkan wajahnya ke dada Nurma, Almira akan tertidur cepat dengan posisi seperti ini.


Tepat pukul sembilan malam Faris masuk kedalam kamar dan langsung merebahkan tubuhnya di samping Nurma lalu memeluknya begitu erat hingga Nurma membuka matanya.


''Maass......''


lirih Nurma saat Faris memeluknya dan menciumi leher Nurma.


''Jangan gerak gerak terus Bun, nanti ada yang berontak loh. ''


gumam Faris sambil mengusap perut Nurma dan membuat Nurma menegang.


''Mas jangan macam macam yaa, ada Almira loh tidur dengan kita. ''


''Berarti kalau Almira gak tidur sama kita, Bunda mau dong?? ''


''Maasss....... ''


kesal Nurma namun Faris menulikan pendengarannya karena Faris yakin Nurma tidak akan berontak karena takut putrinya terbangun.


Nurma memejam matanya merasakan sensasi aneh yang di lakukan Faris terhadap tubuhnya, usapan usapan halus tangan Faris membuat Nurma meremang, Nurma merasakan ada yang mengganjal di belakangnya dan Nurma tahu itu apa.


''Ya tuhan Mas Faris jangan macam macam dulu, aku bener bener belum siap. ''


gumam Nurma dalam hatinya sambil menggigit bibirnya karena takut mengeluarkan suara yang akan membuat putrinya terbangun.


Faris semakin bersorak saat merasakan tubuh istrinya sudah relax dan tidak setegang awal, Faris memberanikan diri menyentuh kedua bukit kembar milik istrinya dan sangat pas di tangannya.


''Kalau mulai sekarang pasti gak tuntas karena terhalang sama Almira tapi kalau gak di tuntaskan aku yang pusing sendiri. ''


gumam Faris sambil menikmati remasan tangannya pada dada Nurma.


''Bunn, berbalik dong sebentar saja. Bantu Ayah udah tegang ini. ''


bisik Faris di telinga Nurma sambil menciumnya dan membuat Nurma benar benar geli.


''Mas yang salah siih, lepas dulu sebentar dan lihat wajah Almira ada di tangan kamu kasihan nanti ketekan tangan kamu loh. ''


jawab Nurma sambil menahan tangan Faris.


Faris melepaskan pegangan tangannya dan Nurma langsung beranjak untuk menggeserkan tubuh Almira agar Faris tidak mepet ke arahnya.


Faris bersorak gembira melihat istrinya menggeser tubuh putrinya, bahkan Faris langsung melepaskan baju atasannya dan membuat Nurma melototkan matanya melihat kelakuan suaminya.

__ADS_1


''Bunn.... ayo sini mendekat, bantu Ayah. ''


ucap Faris dan membuat Nurma langsung terdiam.


Faris yang gemas dengan sikap istrinya pun langsung menarik tangan Nurma dan langsung menimpa tubuhnya, Faris tersenyum melihat wajah kaget Nurma dan mengelus pipi mulus Nurma.


''Bunn.... bantu gesek ajah, Ayah gak akan minta lebih ko. ''


bisik Faris dan membuat istrinya terdiam memejamkan matanya karena tangan Faris sudah mulai menjalankan aksinya.


''Mas..... jangan sekarang yaa. ''


ucap Nurma yang berusaha memegang tangan Faris saat mulai membuka kancing piyama tidurnya.


''Gak masuk Bunn, cuma gesek saja dan Ayah janji ko, Ayah ngerti posisi kita sedang dimana. ''


ucap Faris yang sedikit mengiba dan membuat Nurma mengangguk pasrah.


Faris tersenyum dan langsung membalikkan tubuh Nurma, Faris mulai melepaskan satu persatu kancing piyamanya sambil meremas sedikit bukit kembar milik Nurma.


''Putih banget Bunn tubuh kamu. ''


ucap Faris yang telah berhasil melepaskan pakaian milik Nurma.


Nurma langsung menutup wajahnya karena malu melihat tatapan mendamba dari suaminya, Entah setan apa yang merasuki Faris saat ini dia langsung menyerang Nurma bahkan dia melupakan ada Almira di sampingnya yang sedang tertidur.


Nurma sampai menggigit bibirnya merasakan sensasi gelenyar di tubuhnya.


Nurma dan Faris sama sama telah di rasuki setan mesum saat ini, dia tidak menyadari kalau Almira bisa saja membuka matanya dan menanyakan apa yang di lakukan kedua orang tuanya.


''Masss...... ''


lirih Nurma saat merasakan sesuatu benda yang akan memasuki inti tubuhnya.


''Tanggung Buunn kalau gesek, masuk boleh yaa dan lihat punya Bunda aajah udah banjir. ''


ucap Faris sambil memegang milik Nurma yang basah karena ulahnya.


''Mass aku ga yakin kalau kita akan tidak bersuara, karena itu mustahil. ''


ucap Nurma saat milik Faris sudah berada di inti miliknya.


Wajah Faris mengiba memohon dan membuat Nurma pasrah dengan yang di lakukan suaminya, Faris menutup tubuh belakang dengan selimbutnya untuk jaga jaga kalau Almira terbangun.


Nurma merasakan gesekan pada intinya dan benar saja Faris hanya menggesek gesekkannya, tapi rasanya sangat nikmat untuknya karena tangan Faris memainkan buah dadanya.


Saat terbuai dengan permainan gesekan Faris tiba tiba Nurma melototkan matanya saat milik Faris masuk kedalam intinya dengan satu kali hentakan.

__ADS_1


''Saaakiiittt.....''


ucap Nurma dan Faris langsung membungkam bibir Nurma.


''Jangan jerit Bunn nanti Ayah sama ibu bangun. ''


bisik Faris pada telinga Nurma setelah melepaskan ciumannya.


''Sakit Mass, sakit banget tau ini. ''


jawab Nurma sambil menunjuk inti tubuhnya.


Faris mulai menggerakkan pinggangnya setelah melihat Nurma sudah relax, Nurma merasakan perih dan ngilu sekali di inti tubuhnya karena ini yang pertama untuk nya.


''Nikmaat dan menjempit sekali sayang..... ''


racau Faris saat mulai menghentakkan pinggangnya dan Nurma hanya bisa mencengkram bahu Faris.


''Mass.... percepat sedikit, ini malah sakit sekali rasanya Mas. ''


rengek Nurma karena suaminya malah memelankan ritme hentakannya.


''Oke Bunda sayang. ''


jawab Faris dan langsung menghentaknya dengan tempo cepat dan membuat Nurmala langsung mengenjang.


Faris terus menghentak nya dengan cepat hingga keduanya pun merasakan gelombang puncaknya dan bersama sama mencapai ******* nya.


Faris langsung ambruk ke samping Nurma setelah mencium kening Nurma, Faris baru merasakan bagaimana keperawanan wanita di renggutnya dan rasanya sangat nikmat dan tidak bisa di ungkapkan dengan kata kata.


Nurma masih terlentang karena merasakan intinya begitu sakit, Faris hanya tersenyum sambil mengelus pipi Nurma, karena saat ini Faris sedang tidur posisi menyamping ke arah Nurma yang sedang terlentang.


''Mau ke kamar mandi Bunn?? mau Ayah bantu gak buat di gendong. ''


ucao Faris dan Nurma menggelengkan kepalanya.


''Kamu sangat buas sekali sih gak memikirkan punya aku sakit sekali Mas. ''


jawab Nurma dan Faris tersenyum.


''Ini pengalaman pertama Ayah mengambil kevirginan wanita, karena dulu mendiang ibunya Almira sudah tidak virgin. ''


jawab Faris dan Nurma hanya bisa tersenyum .


.


.

__ADS_1


Bersambung.......


__ADS_2