Incess Es Balok

Incess Es Balok
Chapter 02- Kode Dari Bulan


__ADS_3

 


🏳️‍🌈 H A P P Y R E A D I N G 🏳️‍🌈




 


 


"Gu gue huwaaa..."Belum sempat melanjutkan perkataannya Ibel kembali menangis, Sementara Imas menatap Ibel kebingungan.


"Ini diapain mbaknya mas??"tanya seorang pemuda bertubuh kurus dengan kaos oblong.


Imas yang masih tidak mengerti maksud dari pemuda tersebut, akhirnya memilih tetap diam.


"eh mass,itu mbaknya kenapa nangis?"tanya seorang ibu-ibu berbaju ungu yang menepuk pundak Imas pelan.


"hah mereka ngomong sama gue?"batin Imas.


"Masnya ditanya kok diem aja!"tanya ibu itu lagi.


Imas sekarang teringat kalau dirinya mengikat rambutnya dan menutupinya dengan topi,pantas saja mereka menganggapnya laki-laki.


"Saya perempuan."Kata Imas datar seraya melepas topinya.


Semua orang yang berkerumun mengelilingi Imas dan Ibel pun sontak membulatkan mata mereka.


"Maaf ya mbak,saya kira.."kata seorang pemuda yang menegurnya tadi.


Imas tak menghiraukan orang-orang yang menatapnya dengan pandangan terkejut,Ia memilih mengajak Ibel menjauh dari tempat itu.


"Lo kenapa bel?"tanya Imas seraya menyodorkan sebotol air mineral.

__ADS_1


"Guee mau dijodohin masss!"Jawab Ibel lesu.


"Gue juga belum pernah liat orang yang mau dijodohin sama gue!"katanya lagi seraya meneguk air mineral di tangannya.


"Gimana kalo dia gak ganteng?"tanya Imas seraya bergidik ngeri.


"Kok lo diem aja sih mas!"tanya Ibel yang memajukan bibirnya.


"Masak gue harus jumpalitan."kata Imas dengan nada datar.


"Kog gue lupa ya,lo kan emang incess es balok!"


Kata Ibel seraya menepuk pelan keningnya.


Imas menghabiskan sorenya untuk menjadi pendengar yang baik bagi sahabatnya.


"Pulang yuk mas,capek gue."kata Ibel seraya bangkit dari duduknya.


Akhirnya Imas mengantar Ibel pulang kerumahnya yang cukup jauh dari taman menggunakan taksi.


Sepulang dari mengantar Ibel,Imas memilih berjalan kaki agar dapat menikmati udara malam.


Malam ini Imas merasa bulan lebih terang dari biasanya,bintang juga bertaburan menghiasi langit.


Di tengah perjalanan pulangnya Imas melihat segerombolan orang berbadan kekar keluar dari sebuah gang sepi dengan beberapa luka lebam.


"Mereka abis ngapain yaa?"batin Imas.


Setelah memastikan segerombolan orang itu pergi Imas segera masuk ke gang tersebut,awalnya Imas merasa ragu-ragu untuk masuk kesana.


Perlahan kaki Imas masuk ke gang itu,disana Imas terus berwaspada.


Imas memilih berbelok kiri karena gang tersebut bercabang,Imas yang terkejut menutup mulutnya rapat-rapat.


Disana seorang pemuda berbaju hitam tengah terduduk lemas dengan darah segar yang terus mengalir dari lukanya.

__ADS_1


Imas perlahan mendekatinya, ditepuknya pipi pemuda itu.Tidak ada jawaban darinya.


"Hey,lo baik-baik aja??"Kata Imas pelan seraya menggoyangkan bahu pemuda itu pelan.


Tangan Imas digenggam erat oleh pemuda itu,Dingin,yang Imas rasakan dari tangan pemuda itu.Pemuda itu menarik Imas mendekat ke padanya.


Pemuda itu menempelkan tangan Imas di dadanya,Imas lalu menatap pemuda berambut awut-awutan tersebut.


*****


"Gue mau pulang."kata Imas seraya bangkit dari duduknya.


Untunglah saat Imas memapah pemuda itu keluar gang,Imas sempat bertanya alamat rumahnya sebelum pemuda itu pingsan.


"Eh bentar,tunggu dulu."kata seorang pemuda kurus bercelana kolor yang berkata bahwa dia adalah teman orang yang Imas temukan.


Imas mengangkat alisnya saat melihat pemuda yang mengaku bernama Angga tersebut berlari keluar dari kosan.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hellow Uthor balik lagi😂


Yang belum Like dan Vote segerakan lah Like dan Vote tidak baik menunda-nunda hal baik loh der😉


Modus lo thor,bilang aja minta like sama vote😒


Itu ider pada peka,nggak kayak gebetan Uthor😭



Jangan lupa mampir ke novel Uthor yang lain ya ider zeyenk😘


~ SUAMIKU PANGERAN ES~


Uthor seyenk kalian♥️

__ADS_1


__ADS_2