
H A P P Y R E A D I N G SLURDD😙♥️
Imas mengangkat alisnya saat melihat pemuda yang mengaku bernama Angga tersebut berlari keluar dari kosan.
Drttt Drttt
Bunyi ponsel membuyarkan lamunan Imas, ternyata itu adalah bunyi gawai pemuda tadi.
Dilihatnya gawai milik pemuda yang ditolongnya tadi,nomor yang tidak dikenal tertera disana. Dilihatnya kontak pemuda tersebut,kosong tidak ada satupun kontak yang disimpannya.
"Gilaa,kosong emang gilaaa bener ni orang!"batin Imas.
Saat Imas melihat pemuda yang sedang terbaring lemah di ranjangnya tersebut ada rasa iba di hati Imas.
"Nih obat merahnya Im,gue ada perlu bentar ntar balik lagi!"ujar Angga diambang pintu kosan pemuda yang ditolong Imas tadi.
"Ya,lo buruan balik!"jawab Imas seraya mengobati luka pemuda di hadapannya.
Perlahan Imas mengobati setiap luka di wajah pemuda yang sedang pingsan tersebut,Diamati lamat-lamat wajah pemuda tersebut.
"Ganteng."kata Imas dalam hati.
"Aww, pelan-pelan woy!"Kata seseorang yang sedang kesakitan.
"ah,so sorry."kata Imas terbata melihat pemuda dihadapannya sangat dekat dengannya,mungkin berjarak beberapa cm saja.
Deg
"Cantik."Kata Tian dalam hati.
"Nasib jomblo emang gini!"celetuk Angga yang sudah berdiri di ambang pintu seraya menyenderkan punggungnya di pintu.
__ADS_1
Imas melirik Angga sinis,tanpa Imas sadari ia menekan luka Tian dengan kapas yang ia pegang.
"Aww..."Rintih Tian.
Imas yang terkejut segera menjauh dari Tian yang memandang nya aneh.
"Jadi dia yang nolongin gue."batin Tian.
"Nih Im,makan dulu!"Kata Angga seraya menyodorkan plastik putih.
"Gue pulang duluan."kata Imas yang bangkit dari duduknya.
"Lah kagak makan lo?"tanya Angga.
"Siapa sih ga?"tanya Tian.
"Imas."jawab Angga.
"Imas mana?"tanya Tian seraya menatap punggung Imas yang semakin menjauh.
"Imas.."Angga keluar kosan sebelum menyelesaikan ucapannya,karena melihat Imas sudah keluar.
"Gak usah!"kata Imas sedikit keras.
*****
"Dari mana kamu?"
Suara itu menghentikan langkah kaki Imas yang melewati ruang tengah rumahnya.
Suara itu adalah suara dari Azka Prayoga,ayah kandung Imas.Azka menatap putrinya dengan tatapan marah.
Imas melirik Azka dengan malas,dia sudah menduga pasti akan kena ceramah panjang darinya.
"Anak perempuan macam apa kamu,pulang larut malam begini??"Tanya Azka seraya menghampiri Imas.
__ADS_1
"Papa pusing mikir semua kelakuan kamu yang diluar kendali papa ini,mau jadi apa kamu??,berandalan??"kata Azka sedikit berteriak,hingga mengundang Fania dan Ravi yang berada di dapur.
"Ada apa ini pah?"Tanya Fania seraya menenangkan suaminya tersebut.
"Iya pah,kok teriak?"tanya Ravi.
"Ini adik kamu ini Vi,pulang larut malam mau jadi apa?.Apa pantas anak gadis pulang larut malam??!"kata Azka yang mengelus dadanya.
Imas berjalan menuju kamarnya,dilepasnya semua pakaiannya lalu merendam dirinya di bath up.
Perlahan Imas memejamkan matanya menikmati sensasi hangat di tubuhnya.
Tok..Tok..Tok
Imas keluar dari zona relaxnya dan mengumpati orang yang mengetuk pintunya.
Deg
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=
Annyeong der Uthor yang keceh badai asal jangan angin topan balek😘😘
Yang udah baca jangan lupa BAYAR pake
LIKE,KOMEN,VOTE, FAVORIT,RATE.
🚫Tidak menerima kasbon!
🚫Juga bayar nyicil!
Tau aja lu Thor kalo gue mau kasbon,bayarnya kalo inget😂
Iyalah Uthor kan dukun:v
Jangan lupa mampir ke novel Uthor yang lain
__ADS_1
~SUAMIKU PANGERAN ES*
Uthor Seyenk kalian....😘**