Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
kau lagi 2


__ADS_3

malam sudah sangat larut tapi mata kena engan terpejaam dia merasa ada yang kurang etah apa . berguling kesana kemari lagi tapi tetap saja tidak bisa tidur sampai pada akhirnya ia mencoba keluar mencari udara segar di balkon kamarnya.


sampai dibalkon ia mengamati balkon sebelah yaitu balkon kamar zain.


kena mendapati zain tengah berkutat dengan leptopnya entah apa yang ia kerjakan.


zain yang menyadari dibalkon sebelah ada kena ia lalu menutup laptopnya dan menyapa kena.


"hey kakak ipar gak bisa tidur ?"


"ya, begitulah"


"apa kau merindukan tidur dengan ku "


"apa! kau pd sekali adik iparku "


"benarkah "


tiba tiba zain sudah berada dibelakang kena.


" ehem " memdengar deheman kena menoleh .


" kau lagi "


"hehe ayo aku temani ken tidur udah larut tau " ucap zain menarik tangan kena tanpa menyakitinya.


entah mengapa mendengar ucapan zain kena menurut saja. tidur ketempat tidur disamping zain.


"entah mengapa aku merasa nyaman disampingmu " batin kena lalu memejamkan kedua matanya.


***


diapartemen , han berencana akan mengajak rosa untuk cek kandungan dispesialis kandungan yang terkenal dikotanya .


"sayang, bagaimana kalau hari ini kita cek kandunganmu " ajak han pada rosa


"baiklah kalau kau tidak sibuk "


"ya hari ini aku tidak sibuk kau kan tau jadwalku semuanya "


" iya juga , baiklah aku akan siap siap dulu " ucap rosa berlalu kekamarnya


5 menit


10 menit

__ADS_1


15 menit


rosa sudah siap ia mendekat pada han dan mengajaknya berangkat kespesialis kandungan.


"ayo sayang aku sudah siap "


" baiklah ayo berangkat " sahut han


menaiki mobil menerobos ramainya jalanan ibu kota. perjalanan sekitar 20 menit sampailah di rumah sakit spesialis kandungan.


****


sampai dirumah sakit rosa mendapatkan nomor antrian 03 yang pastinya mereka tidak akan menunggu lama.


menunggu sekitar 10 menit akhirnya nomor antrian rosa dipangil. han dan rosa memasuki ruangan bersama, didalam ruang sudah ada dokter sepesialis kandungan bernama dokter ana.


dokter ana mempersilahkan rosa untuk berbaring dan melakukan pemeriksaan usg guna melihat keadaan janinnya.


sekitar 5 detik melakukan pemeriksaan dokter mengatakan bahwa kandungan rosa baik baik saja . mendegar penuturan dokter ana han dan rosa merasa bahagian.


"bayi yang ada dikandungan ibu rosa baik , hanya ini masih masuk pada trimester pertama jadi masih rawan keguguran. saya sarankan banyak istirahat dan makan makannan yang bergizi " ucap dokter ana


"baiklah dok terimakasih " ucap rosa


****


pagi dijepang


kena bangun melihat kesebelah ranjang nya ternyata zain sudah tidak ada disana.


"em tumben zain sudah bangun " ucap kena berangsur kekamar mandi


dibawah ketika sarapan kena tak melihat batang hidungnya zain, ia heran biasanya zain selalu ikut serta sarapan bersama.


"zain kemana may " tanya nenek pada ibu may


"mungkin dia ada kesibukan bu , besok kan ia akan wisuda jadi mungkin ada agenda kegiatan bersama temen nya dikampus sebelum wisuda " tutur ibu may


"kenapa berangkat sepagi ini " batin kena sambil menyantap sarapanya.


***


kena dibalkon kamarnya ia nampak merasa sepi sendirian ,karena nenek , ibu dan ayah mertuanya serta adiknya sya tengah pergi mencari hadiah untuk zain atas kelulusanya besok.


kena hanya melamun saja karena gak ada temenya.

__ADS_1


tiba tiba ada tangan yang menutup matanya dari belakang.


"hey siapa ini menutup mataku lepaskan " rengek kena


"baiklah kakak ipar "


"zain kau, bukanya kau pergi tadi pagi "


"iya tapi cuma sebentar, rumah sepi sekali pada kemana "


"mereka keluar untuk berbelanja "


"kau tidak ikut "


"tidak "


"kenapa? "


"hey zain kenapa kau jadi banyak tanya begitu " ucap kena kesal


zain yang mendegar seruan kena pun terkekeh sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal dan seketika hening diantara mereka.


"apa kau merasa bosan " tanya zain memecah keheningan


"ya! mungkin "


"bagaimana kalau kita keluar , jalan jalan mungkin "


"apa kau sudah gila! apa kata keluarga mu padaku jalan jalan sama adik ipar "


"hey apa salahnya jalan sama adik ipar "


"memang tidak salah hanya saj"


tanpa megidahkan omongan kena zain menarik tangan kena tanpa menyakitinya keluar kamar dan pergi masuk kemobilnya.


"zain lepasin apa apaan kau ini " teriak kena


zain tak memgubrisnya memasukan kena kemobilnya, memasangkan sabuk pengamanya dan melajukan mobilnya membelah jalanan ibu kota tokyo.


"zain kita mau kemana?! "


"kita akan jalan jalan kakak iparku sayang "


bersambung

__ADS_1


__ADS_2