Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
mengingatnya


__ADS_3

perjalanan sekitar 1 jam sampailah zain , kena dan sya di sebuah taman bunga yaitu , taman bunga sakura yang terkenal akan keindahannya dijepang.


"kita sudah sampai "ucap zain


"wah kita dimana bang " tanya sya yang baru pertama berkunjung kesana.


"ini taman bunga sakura sayang " ucap kena lembut sambil mengajaknya keluar dari mobil


mereka masuk dengan tatapan tabjub terutama sya adiknya zain yang baru pertama berkunjung disana ,dengan keindahan bunga sakura yang lagi mekar mekarnya dimusimnya.


zain menatap adiknya terkekeh , sedang kena memilih duduk disebuah bangku ditaman itu ,sambil mengawasi sya yang tengah asyik memainkan bunga yang bertebaran dibawah pohonnya .


zain yang melihat kena duduk ikut serta duduk disamping kena. seketika kena merasa tegang akan zain yang tiba tiba duduk disebelahnya.


suasana hening diantara zain dan kena mereka larut dalam fikiran masing masing.


"hey ken apa kau ingat tempat ini " ucap zain memecahkan keheningan


kena menautkan kedua alisnya menimang nimang pertanyan zain barusan.


sampai akhirnya zain mengeluarkan benda pipih miliknya dan memperlihatkanya sebuah foto pada kena. foto yang ia ambil sewaktu pertama kali mereka berjumpa, ditaman sakura ditempat yang sama.


kena yang melihat foto itu langsung membulatkan dua matanya.


"ingat ini kan ken " ucap zain dengan menyodorkan foto dibenda pipihnya


"da.. da rimana kau dapat foto itu zain " ucap kena setengah syok


"ini foto gue sendiri yang ambil lah , apa lo gak ingat ken? "


kena mencoba mengingatnya dan yang ia ingat , ia dipotret oleh seseorang yang pernah menabraknya disini setahun yang lalu tapi namanya bukan zain melainkan kasam .


"ku rasa bukan kau yang memotret ku , aku ingat betul namanya bukan zain tapi kasam "ucap kena


"haha ha ha ha " zain tertawa terbahak bahak


"kenapa kau tertawa , apa ada yang lucu "


"hay kakak ipar ku.. kena ,kena apa kau tidak tau nama panjang ku "

__ADS_1


kena mengelengkan kepala


"memang siapa nama panjangmu "


"zain kasam malik "


mendengar nama panjangnya zain seketika kena menutup mulutnya dengan kedua tanganya.


"kau tidak percaya " ucap zain sambil mengambil sebuah kartu sim nya dan memperlihatkanya pada kena.


"ini lihat, apa sekarang kau percaya " tanya zain


"ya aku percaya, kenapa dunia ini seolah sempit sekali " ucap kena masih sambil mengawasi sya


"aku rasa juga begitu ,tapi aku senang pada akhirnya aku dapat bertemu lagi denganmu disini. awalnya aku ragu bakal bisa ketemu lagi dengan mu"


"kenapa kau ragu " tanya kena sambil menengok kearah zain


"ya aku ragu karena setahun belakangan ini setelah pertemuan itu , aku mencari keberadaan mu tapi nihil , namun anehnya kau sudah berada didepanku , dirumah ku dan jadi istri abangku " jawab zain sambil mengusap wajahnya kasar


kena mendengar penuturan zain mengambil nafas panjang lalu mrnghembuskanya.


"ya. "


"kenapa?"


"karena aku mencintaimu kena , semenjak pertama kita berjumpa, aku jatuh cinta pada pandangan pertama padamu " jelas zain sambil memegang kedua tangan kena lalu mencium tanganya.


deng ! mendengar penjelasan zain.


merasakan sentuhan dan ciuman zain ditangannya jantung kena seolah berdetak lebih cepat ia merasa aliran darah dalam tubuhnya mengalir begitu deras.


tiba tiba kena melepaskan tanganya dari gengaman kena.


"zain lepaskan, apa yang kau lakukan ! bagaimana kalau sya lihat " ucap kena sambil menarik tanganya


"maafkan aku kena , tapi tenanglah sya tengah asik disana "


keduanya diam dan hening seketika

__ADS_1


"ken, boleh kah aku mencintaimu meski kau istri abang ku han "


"apa! apa kau sudah tidak waras "


"ya mungkin, mungkin aku tidak waras karena mu " ucap zain memainkan kedua alisnya.


"apa kau sadar diluar banyak wanita kenapa harus aku " ucap kena


"entahlah, jangan tanya aku tanya hatiku disini " ucap zain sambil menempelkan tangan kena didadanya


seketika tatapan mereka bertemu kembali , kena merasakan desiran desiran aneh dihatinya kemudian ia menarik tanganya dan memalingkan wajahnya dari zain .


zain yang melihat reaksi kena hanya terkekeh sambil mengaruk rambutnya yang tidak gatal.


"ken , tau gak aku dulu waktu mencarimu hampir setiap weeked aku kesini berharap kau datang. sampai pada akhirnya aku berkata pada tuhan , jika kelak kau memang jodoh ku , kita akan dipertemukan ditempat yang sama ketika kita awal bertemu. " ucap zain


"dan akhirnya kita bertemu zain , tapi aki sudah bersetstus sebagai kakak iparmu " ucap kena


"ya aku tau tapi.. aku tau kalian menikah bukan atas kemauan kalian sendiri bukan tapi.. "


"sudah cukup zain , terimalah takdir dan jangan bahas ini lagi " pinta kena


"baiklah , jika itu mau mu . tapi ijinkan aku tetap mencintaimu "


"terserah padamu, itukan hatimu dan itu hakmu aku tidak perduli " ucap kena beranjak pergi mendekati sya


"aku yakin aku bisa membuatmu mencintaik kena kakak iparku, sebelum kamu mencintai abang ku han " batin zain


****


setelah kurang lebih 5 jam ditaman sakura mereka merasa lapar dan memutuskan makan disebuah resto makanan jepang yang ada disana.


setelah merasa cukup kenyang mereka bertiga beranjak pulang , ditengah perjalanan pulang sya tertidur pulas . tiba tiba zain menepikan mobilnya meminta kena untuk pindah duduk didepan dan membiarkan sya leluasa tidur dibelakang kemudi.


"ken pindahlah kedepan kasian sya kelelahan, biarkan dia tidur dibelakang lebih nyaman " pinta zain


"baiklah " ucap kena beranjak ke samping zain.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2