
suasana malam dikediaman Han tanpak lengang zain berada dikamarnya sedan kakak iparnya duduk menikmati drakor diruang keluarga sendirian.
"rumah ini sepi sekali kapan mereka semua balik "
duduk bersila diatas sofa memangku boneka pemberian zain sambil menikmati cemilan kesukaanya kripik singkong balado.
tiba tiba zain datang terjun mendadak disofa yang sedang didudukinya hingga membuatnya terjengkit dari sofa.
"woy!!! "
"astaga!!! zain!!!! "
"haha gitu aja kaget, nonton apaan ini drakor yah melo melo hhhh "
"biyarin suka suka lagian apa salahnya nonton drakor . aktornya tampan tau keren lagi "
"halah tampanan juga aku ya kan " ucap zain memainkan kedua alisnya keatas dan kebawah secara bergantian.
"idih pd amat yang ada aku mau muntah lihat kamu "
"yang bener mau muntah bukanya mau nyium " goda zain
"ih nyium nyium ! itu mah maunya kamu " ucap kena sedikit dengan nada kesal.
"hehe tau aja aku mau lagi dong enak tau " gods zain lagi menyengol sedikit lengan kena.
"idih otak mesum mulai lagi ckckck " kena mengeleng gelengkan kepalanya.
zain nyegir melihat kena memangilnya otak mesum sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal.
"wuihh ada kripik singkong balado kesukaan ku " zain mengambil bungkusan kripik singkong balado milik kena didepanya dan memakanya rakus.
"ets ets kripik ku!! sini in itu punyaku "
kena merebut kripik singkong baladonya dari zain .
"dikit aja pelit amat sih!! " ucap zain masih dengan mempertahankan kripik yang ada ditanganya.
"bodo amat mana kripikku cuma satu tau!! " kena masih bersi keras merebut kripik miliknya.
tarik sana tarik sini akhirnya membuat zain terjatuh diatas tubuh kena , seketika tatapan mereka bertemu .tanpa aba aba zain langsung mengambil kesempatan itu dengan sigap menautkan bibirnya pada bibir kena.
akhirnya mereka mengulangi adegan yang sama seperti siang tadi dikamar zain.
***
semakin lama semakin panas ya! zain melakukanya lama bahkan lebih lama dari sebelumya membuat kena hanya mampu memejamkan mata.
setelah lama mereka melakukanya zain berbisik pada telinga kena "andai saja kau jadi miliku akan aku ajak kau merasakan nikmatnya surga dunia kakak ipar " bisiknya pelan tapi jelas.
kena hanya diam sedang zain bengkit dari tubuh kena.
__ADS_1
lengang diantara keduanya hanya terdengar suara tayangan drakor saja.
"maaf kakak ipar aku melakukanya lagi " ucap zain seolah menyesal.
kena tak mengubris penyesalan zain, bangun dan membenarkan posisinya duduk disamping zain mengeser sedikit tubuhnya dari posisi duduk zain.
"kakak ipar sebenernya aku ingin memperlihatkan padamu bukti yang pernah aku katankan padamu yang terkait dengan bang Han "
mendengar zain bicara soal bukti yang ada kaitanya dengan suaminya Han membuat kena kana melirik zain sedikit dengan ekor matanya.
" kenapa kau diam apa pa kau tidak percaya padaku!!?? "
"mendekatlah aku akan memperlihatkan padamu buktinya ,aku menyimpannya di selulerku "
kena tetap diam menonton drakor dilayar televisinya. ia merasa kalau ini hanya modus zain untuk melakukanya lagi. pasti modus lagi iuhh.
"hey !!kau tidak mendengarkanku! !!" zain mengambil kasar remot yang ada dimeja depanya lalu mematikan televisinya dengan sekali tekan tombol off warna merah diremotnya.
"apa!! apa kau mau modus lagi ha.. !!?? katakan katakan zain !!?"
"apa kau bilang aku modus!!? " zain merasa geram mendengar kena mengatainya modus.
"ya kau biasa memodusiku kan !! agar kau bisa melakukan yang tadi lagi kepadaku!! " ucap kena dengan nada kesal berdiri hendak pergi dari hadapan zain.
zain menarik kasar tangan kena yang tidak mau percaya padanya membuat kena sedikit mengerang kesakitan.
"auw.. lepasin zain sakit!! "
kena mengambil nafas dan menghembuskanya kasar sebelum menuruti kata zain untuk kembali duduk disampingnya.
"sudah lepasin aku udah duduk!! "
"na gitu dong baru anak manis " goda zain menoel sedikit pipi kena.
ihh modus lagi rupanya.. "sekarang mana bukti yang mau kau tunjukan " ucap kena menadahkan satu tanganya kedepan zain.
"etss !! sabar ....karena kamu udah bikin aku sedikit jengkel maka kakak ipar harus mau mencium aku dulu " ucap zain setengah mengoda
"tu kan modusnya keluar lagi " kena jengkel mulai berdiri lagi kemudian zain kembali menarik tanganya.
"iya iya sensi amat mak duduk deh nih seluler ku lihat sendiri vidionya "
kena akhirnya kembali duduk dan mulai melihat satu persatu rekaman diapartemen Rosa sampai selesai.
"mas han!! " kena menutup mulutnya dengan satu tanganya , sedang tangan yang satunya lagi memegang seluler milik zain sambil sesekali mengeleng gelengkan kepalanya.
"kakak ipar kau baik baik saja kan " tanya zain mengambil selulernya dari tangan kena.
sedang kena masih diam kenapa kau menikahiku mas kalau kau sudah mempunyai dia??
tidak lama terlihat air mata kena mengalir kemudian terdengar sedikit isak tangis kena . "hiks hiks hiks " bibirnya bergetar sambil mengigit gigit ujung jemari tangan kananya ,sedang tangan kirinya meremas pingiran sofa.
__ADS_1
melihat kakak iparnya menangis terisak membuat zain merasa iba padanya , zain menarik pelan tubuh kena menyandarkan kepalanya di salah satu bahunya. membiarkan kena meluapkan rasa sedihnya menunggunya sampai benar benar merasa tenang.
***
sedang ditempat lain Rosa dan han menikmati makan malam mereka dicafe dekat dengan pingiran pantai dengan diiringi musik kroncong.
angin yang berhembus pelan menambah suasana nikmat asli pantai bersama terdengar desiran ombak diujung tempat mereka duduk.
"sungguh nikmat suasana malam disini ya mas?? "
"ya begitulah "
"pantas banyak wisatawan suka dengan tempat ini ,penginapan disini juga sangat elit nyaman bersih dan berkelas "
"ya kau benar seandainya proyek pembangunan hotel kita bisa berjalan lancar pasti akan banyak untung kita nanti "
"ya !! dan ingat !! setelah proyek itu selesai kau harus membangunkan villa pribadi untuk ku dibali ini "
"kau tenang saja itu kecil! lagian apa sih yang tidak buat kamu sayang " ucap han memgambil tangan kena dan menciumnya.
***
diapartemen Tina frustasi modar mandir kesana kemari.
"zain tidak ada kabar.. aku harus bagaimana ini !!!? kalau aku hamil!! ah sialll!!! "
"aku tidak akan melepaskammu zain!!! dengan bukti foto foto yang aku ambil aku akan mendapatkanmu!! " ucap Tina dengan sedikit senyum liciknya.
Tina megeser geser benda pipihnya melihat beberapa foto yang sudah ia ambil malam itu ketika menjebak zain.
"ha! ha! ha! ha! zain ,zain ! kau memang bodoh.. !! karena kebodohanmu aku menjebakmu zain."
"tapi zain maafkan aku hiks hiks hiks.. ini semua karena pria bre**sek!!! diclab malam itu!! terpaksa aku melakukanya . menjebakmu hanya untuk bertangung jawab padaku karena kehormatan ku yang sudah dirampasnya.. hiks hiks .."
"apalah dayaku zain ! hanya memiliki satu petujuk.
gelang tangan ini salah satu milik pria bre**sek itu , yang aku temukan dikamar hotel waktu itu mana mungkin aku dapat menemukan orangnya. "
flesbeck
sebelum Tina benar benar pergi dari kamar hotel waktu itu , ia sempat mengobrak abrik seisi ranjang mencari petunjuk yang bisa membuatnya menemukan pria bre**sek itu.
namun ia hanya menemukan gelang tangan milik pria itu yang ikut terjatuh saat Tina tengah mengobrak abrik selimut diatas ranjang kamar hotel itu.
gelang tangan berinisial H milik pria bre**sek itu.
bersambung
jangan lupa like ya dan tip belum dapat tip nih soalnha . terimakasih buat yang setia membaca karya receh ku ini , terimakasih yang sudah ngasih like and tipnya juga 😊😍😍 love love pokoknya.
__ADS_1