Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
menikmatinya


__ADS_3

han dan zain sama sama melajukan mobil keapartemen yang ditingali rosa.


namun han lebih dulu sampai karena memang jarak kantor dan apartemennya tidak terlalu jauh sedang zain masih dibelakangnya.


saat zain sampai diparkiran kawasan apartemen rosa, ia melihat mobil abangnya han sudah terparkir disana.


kau ada disini bang


zain bergegas cepat masuk dalam gedung apartemen ***** dengan setengah berlari dan benar dia mendapati abangnya tengah berjalan didepannya meski agak sedikit jauh tapi dia dapat melihat dengan jelas bahwa itu han abangnya.


karena melihat abangnya ada disana juga, zain berniat mengikuti abangnya dari belakang dia ingin tau nomor apartemen abangnya yang biasa ditempati kalau tidak pulang kerumah dan tidak disangka ternyata han berbelok dan masuk pada pintu apartemen nomor 12 milik rosa ,bahkan zain melihat jelas han tidak mengetuk pintunya namun ia langsung masuk dengan kunci.


"bang han punya kunci apartemen rosa, apa jangan jangan bang han suami rosa ?? , agaknya aku harus mencaritau semuanya. jika benar mereka ada hubungan itu akan sangat menguntungkan buat ku, kesempatan jalan mendapatkan kakak iparpun akan terbuka lebar. " sargah zain


"mungkin sebaiknya aku kembali , besok aku akan menyelidikinya mending sekarang aku nikmati saja berdua dengan kakak ipar dirumah "


zain akhirnya melajukan mobil nya kembali kerumah kediaman keluarga han.


***


"apa kakak ipar sudah tidur padahal baru jam delapan malam tidak biasanya, apa aku susul saja kekamarnya lagian bang han menginap diapartemen rosa " guman zain


sampai dedepan kamar kena ia lanhsung membuka pintunya dengan kunci cadangan yang ia bawa.


ceklek


"hay kakak ipar ?" ucap zain sambil mendekati kena yang tengah duduk disisih ranjangnya.


"zain !! kau mau apa kesini lagi " ucap kena mengigit bibir bawahnya


zain semakin mendekati kena ketempat tidur bahkan kini sudah berada didepan kena, zain mendorong tubuh kena keranjang.


"settt diamlah kakak ipar, apa kau ingat kata kataku waktu dipesawat ?


aku akan melakukanya dirumah jika ada kesempatan


"tidak kau gila, aku kakak iparmu zain "


tidak mengidahkan kata kata kena zain lanhsung berdada diatas tubuh kena dan melum..t habis bibirnya. kena hanya mampu diam memberontak pun tak bisa karena kedua pergelangan tanganya dikunci oleh tangan zain.


akhirnya kena pun pasrah karena dia yakin zain tidak akan melakukannya lebih dari itu.


melihat diamnya kena tak memberontak lagi akhirnya zain melepaskan tautan bibirnya.


"agaknya kau menikmatinya kakak ipar " ucap zain dengan sedikit menyugingkan senyumnya.


"a.. apa! "


"jujurlah kau tak ingin aku melepaskanya bukan, apa kau mau lagi " godanya


"tidak !! lepaskan aku zain "


"tidak sebelum kau mengatakan kalau kau mencitaiku "


"apa kau gila! aku tidak mau "


"baiklah kalau kau tidak mau aku akan melakukanya lagi "


kena terdiam , tanpa aba aba zain menautakan kembali bibirnya kebibir kena dan melu.. atnya lagi.

__ADS_1


"hah hah kau gila zain lepaskan aku "


"tidak!! sebelum kau mengatakanya "


"tidak akan otak mesummm "


"hey .. jaga ucapanmu kakak ipar kalau tidak bisa bisa aku akan memperkosamu disini. "


"ingat dirumah ini hanya ada aku dan kau saja " ucap zain tersenyum menyerigai


ya tuhan bantu aku lepas dari si otak mesum ini batin kena


"kenapa kau memejamkan mata begitu, kau berdoa agar selamat dari ku hahahaha jangan mimpi kakak ipar . bukankah ini kesempatan ku untuk mendapatkanmu " ucap zain


"zain plisss kau jangan sampai kelewatan "


"baiklah baiklah tapi katankan dulu kataku kalau kau mencintaiku "


"ok ok aku akan mengatakanya , " dengan susah payah kena menelan salivanya sendiri sebelum mengatakan permintaan zain.


"zain aku mencintaimu, sudah puas !! lepaskan aku !!"


"no no agaknya kalau cuma itu terlalu mudah untuk nelepaskanmu dikesempatan besar ini.. "


"apa lagi zain yang kau mau?? "


"em aku akan melepaskanmu kalau kau melakukan hal yang sama seperti yang aku lakukan tadi padamu " ucap zain menatap kedua manik mata kena


"apa!! melakukanya padamu?? "


"hemmm "


aduh bagaimana ini, mungkin aku harus melakukanya dari pada zain memperkosaku malam ini.


"ba baiklah tapi setelah ini kau keluar dari kamarku! "


"ok fun , tapi sebelum kau melakukanya padaku sebaiknya kita berganti posisi kau diatas dan aku dibawah "


dasar adik ipar gila!! batin kena setengah kesal pada zain sambil memindah posisi tubuhnya berada diatas zain.


"nah begini kan sipp ayo laakukanlah " pintanya


pada posisi kena diatas dada bidang zain , ia mulai mendekatkan wajahnya pada zain dan mulai melakukan sama persis apa yang zain lakukan tadi padanya.


5 menit berlalu kena tak kunjung melepaskan bibirnya , zain yang merasa kena tengah menikmatinya.


akhirnya tangan zain malah merangkul tubuh kena kedalam dekapanya.


merasakan dekapan erat zain kena pun melepaskan tautan bibirnya.


"huft akirnya kau melepaskannya juga kakak ipar apa kau sudah puas menikmatinya " goda zain dengan senyum yang meledek


"apa.. !! .. sudah lepaskan aku dan kembalilah kekamarmu sesuai perjanjian kita tadi " ucap kena ketos


"ok aku lepaskan, baiklah aku akan kekamar ku "


"jika kau kedinginan pergilah kekamarku aku akan medekap dan menghangatkan tubuhmu " goda zain sambil tersenyum penuh kemenangan. aku berhasil menjahilimu kakak ipar ternyata kau sangat polos sekali.


****

__ADS_1


malam inj hujan lebat menguyur ibu kota petir menglegar terdengar suaranya begitu mencekam.


tiba tiba listrik dirumah keluarga han padam.


"zainnn!!!!!! " teriak kena didapur saat hendak mengambil air minum karena lampu dirumahnya yang tiba tiba padam.


"zainn!! kau dimana aku takut gelap " teriak kena lagi meringkuk dibawah meja makan


zain yang mendengar teriakan kena pun terbangun dan mendapati lampu dikamarnya padam.


"apa sedang terjadi pemadaman listrik gelap begini " ucap zain sambil mencari senter dinakasnya


"zain!! " teriak kena lagi


agaknya itu suara kakak ipar batin zain dengan cepat zain mencari sumber teriakan kakak iparnya berjalan dengan setengah berlari menuruni anak tangga bersaman cahaya senter yang ia bawa.


"kakak ipar kau dimana " teriaknya


"zain!! aku disini didapur "


akhirnya zain menemukan kena tengah meringkuk ketakutan dibawah meja makan.


"kakak ipar kenapa kau disini "


melihat zain kena langsung memeluknya dan menangis


"zain hiks hiks hiks aku takut gelap hiks hiks "


"sudah diam lah ada aku kau tidak usah takut " ucap zain sambil mengelus elus punggung kena .


"lagian kau ini sudah tau mati lampu berkeliaran disini "


mendegar ocehan zain kena pun meregaangkan pelukanya .


"kalau aku tau bakal mati lampu mana mungkin aku akan kebawah mengambil minum " ucap kena saambil memukul bahu zain


"au au kau ini aku tingal baru tau "


"jangan jangan aku takut gelap. zain maaf kan aku , aku tak akan melakukanya lagi "


"hemmm "


"ayo aku antarkan kau kekamarmu, lagian disini dingin kau bisa masuk angin hujan juga kenapa sangat deras sekali malam ini "


"tidak zain aku takut gelap begini sendirian, bolehkah aku tidur denganmu dikamarmu?? plisss "


apa. dia minta tidur bareng dikamarku wah wah apa gara gara mati lampu mati juga otaaknya hehe


"baiklah tapi ada syaratnya "


"apa pun itu syaratnya zain yang penting aku tidak sendiri. "


"oke kau harus mau aku peluk selam tidur denganku "


"baiklah terserah "


hehe kesempatan dalam kesempitan, oh tuhan terimakasih buatlah hujan semakin deras .. biar aku dan kakak ipar saling menghangatkan.


akhirnya malam ini hujan bertambah derasnya membuat dua insan tadi tidur pulas dengan zain memeluk tubuh kena diatas ranjang kamar tidurnya.

__ADS_1


bersambung.


__ADS_2