Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
sekamar


__ADS_3

usai dari kantor han tidak pulang kerumahnya dia langsung keapartemen rosa . berjalan beriringan dengan mesranya tangan han berada dipingang rosa dan tangan rosa berada dipingang han dengan kepala disenderkan dibahu han , mereka berjalan sambil tertawa tawa seolah dunia milik mereka sendiri .


sampai didalam apartemen han dan rosa menjadi lebih agresif mereka meluapkan hasrat keduanya .


"sayang ..sini deh sini malam ini kita nikmati kebebasan kita .." ucap han menarik tangan rosa ketempat tidur


"iya sayang " ucap rosa sambil


memeluk han menengelamkan wajahnya didada bidang milik han


"rosa aku mencintaimu .." ucap han sambil mencium aroma rambut rosa


"aku juga mas , apa mas tau aku merindukan mas nginap di sini lagi , semenjak mas punya istri baru baru kali ini mas nginap di sini lagi " rajuk rosa melepas kemeja han


"maafkan aku sayang kamu kan tau "


"tau apa disana mas sudah dilayani sama istri baru mas " ucap rosa memotong ucapan han


" tidak sayang .. bahkan aku belum menyentuhnnya sama sekali "


"benarkah ..?"


"ya , percayalah sayang " ucap han sambil melepas baju milik rosa

__ADS_1


saat ini mereka tengah memadu kasih, mencurahkan hasrat terpendam dalam diri mereka . sama sama tubuh mereka sudah tidak berbalut dengan sehelai benang pun dan menyatu menghabiskan malam kebebasan mereka diapartemen milik rosa .


***


sementara dijepang kena yang baru mau tidur dikejutkan oleh ketukan pintu kamarnya .


tok tok tok tok


"siapa yang malam malam mengetuk pintu kamarku " batin kena sambil berjalan untuk membukakan pintu .


ceklek kena terkesiap yang ternyata malam malam mengetuk pintu adalah zain .


"za..in ad..a apa ? " tanya kena dengam setengah tegang


"maaf zain tap"


belum selesai bicara zain langsung nyelonong masuk dan kena takut jika keluarga han tau zain adik iparnya masuk kekamarnya langsung menutup pintu.


Dengan langkah gontai kena menghampiri zain yang sudah berbaring ditempat tidur , dan meminta penjelasan apa maksud nya dia masuk kekamarnya .


"zain maaf sebelumnya kenapa kamu masuk kekamarku ? " tanya kena pelan


"maaf kakak ipar kena aku memganggu , bolehkah aku ikut tidur menemanimu disini " ucap zain menatap kena yang masih berdiri mematung didepan tempat tidur

__ADS_1


"apa ! "


"settt.." zain menaruh jari tengahnya didepan mulutnya


" jangan keras keras kakak ipar nanti orang rumah dengar , kalau mereka mendengar lalu nerfikir yang tidak tidak apa kakak ipar mau " ucap zain sambil tersenyum genit pada kena


"apa " ucap kena pelan


" sudahlah kak aku cuma pengen menemanimu tidur , aku takut kamu kesepian jauh dari bang han " ucap zain masih dengan senyum genitnya


" apa kau sudah gila zain aku is"


"iya aku gila dan aku juga tau kakak ipar istri abang ku , tapi apalah daya ku kakak ipar ku sayang.. diri ku sudah terlanjur menaruh hati padamu mu ... " ucap zain menatap kena


kena yang kaget dengan ucapan zain langsung terdiam


" sudahlah kakak ipar tidurlah aku janji tidak akan memerawani mu .. " ucap zain setengah menyindir


"aku tau bang han belum memerawanimu kan , karena aku tau waktu malam pertama bang han memilih duduk santai diluar dan bla bla bla bla " ucap zain panjang lebar


kena hanya diam lalu berjalan ke tempat tidur di sebelah zain tanpa berkomentar apapun karena memang yang dikatakan oleh zain itu kenyataanya , dan menaruh guling ditengah sebagai penghalang lalu memejamkan matanya .


zain yang melihat diamnya kena tersenyum menang dalam hatinya .

__ADS_1


bersambung


__ADS_2