Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
Terbongkar


__ADS_3

Ketika bibir Mereka tengah bertautan tiba tiba seseorang teman satu kantor kena masuk tanpa mengetuk pintu. " a...!! "


Mendengar teriakan seorang teman Kena sekaligus Kariawan Zain diambang pintu ruangan Kena. Seketika membuat mereka terjengkit kaget dan melepaskan cepat tautan kedua bibir Mereka.


"Ma maaf saya tidak sengaja maaf " ucap teman Kena tadi sembari berbalik badan membelakangi Mereka merasa tidak enak . "


"Eh Sasa ada apa tumben kesini? " tanya Kena.


"Cuma mau ngajak Kamu nanti makan siang aja kok Ken, taunya Kamu lag ".


"Masuklah Sa Aku bisa jelaskan semua ini ".


Sasa masuk dengan merasa sedikit takut karena ada bos nya disana.


"Duduklah Sa "


Sasa duduk ditempat duduk depan meja kerja Kena, sedang Kena berdiri namun Zain menarik tubuhnya untuk kembali duduk dipangkuanya.


"Zain malu " bisik Kena pada Zain namun Zain tak mengidahkanya.


***


Sasa dibuat heran dengan kelakuan Bos nya membuatnya sedikit penasaran , ada hubungan apa diantara Si Bosnya dengan Kena temenya.


"Sa maaf ya, sebenernya Pak Zain adalah Suamiku jadi ".


"Jadi tidak salahkan kita melakukan hal tadi! " ucap Zain memotong ucapan Kena.


Sasa dibuat melongo mendengar penuturan dari sepasang Pengantin baru itu.


Merasa aneh dan merasa tidak percaya selama ia kerja disana yang ia tau Pak Zain Bosnya masih Lajang.


***


"Sa! kok diam? ".


"E engak kok Ken cuma heran aja setau Ku Pak Zain Lajang ternyata udah nikah hehe " tutur Sasa sambil nyengir.


"Itu kemaren tapi sekarang udah engak, meski kelihatanya masih Lajang yak hehehe " ucap Zain setengah bercanda.


"Hehe iya Pak Zain " .


Kena melotot tajam pada zain yang tengah bergelak tawa.


***


Melihat istrinya melototinya membuatnya mengatupkan bibirnya diam.


"A Aku permisi dulu ya Ken? maaf menganggu " .


Kena mengangguk mengiyakan pada Sasa untuk kembali keruangaanya.


Setelah kepergian Sasa , Kena kembali melototi Zain dengan kedua tanganya sambil bersedekap . Zain nampak terkekeh melihat kedua bola mata istrinya yang hampir keluar.

__ADS_1


"Hehe sayang Aku cuma bercanda kok... ".


"Becandanya gak lucu! udah deh jangan ganggu cepet balik keruanganmu sana..!! " usir Kena.


"Iya iya sayang Aku balik deh keruanganku tapi ingat nanti malam Aku mau lagi ya... ?"


Tanpa menjawab ucapan Zain, Kena mendorong dorong cepat Zain agar segera keluar dari ruanganya. "udah cepet keluar Aku mau kerja! "


"Iya iya aduh Istriku ini gemesin deh !"


Usai Zain keluar Kena begegas cepat menutup pintunya dan kembali duduk ditempat duduknya mulai berkutat dengan segudang pekerjaanya.


***


Sasa duduk diruanganya masih sedikit tidak percaya , bahwa Bosnya yang ia kira masih Lajang ternyata sudah Menikah dengan Kena teman kerjanya sekaligus Kariawan disana.


"Apa benar mereka suami istri? tapi kenapa tidak dipublikasikan heran deh " .


"Kapan memangnya mereka Nikah? Apa kemaren masa kemaren apa waktu Kena gak masuk kemaren ya? ah tau lah nanti juga tau sendiri " .


Merasa tidak tau menau kapan Kena dan Zain menikah akhirnya Sasa memutuskan kembali bekerja.


***


Sore hari ketika Zain dan Kena sampai rumah ternyata Han tengah berkunjung disana.


"Hey Bang tumben kau kesini? " sapa Zain pada Han Abangnya.


"Mas Han Rosa mana apa dia tidak ikut? " .


"Oh Rosa ada kok dia lagi dikamar bersihin badan maklum kita kan juga baru pulang dari kantor langsung kesini gak sempat pulang dulu takut macet dijalan".


"Em begitu ya.. ya udah kalian ngobrol aja deh Aku juga mau bersihin badan dulu mandi udah keringetan gini " pamit Kena.


"Lah aku ditingalin, padahal mau mandi bareng sayang !" teriak Zain.


"Mau mandi bareng!? eh Zain jangan macem macem lu belum juga nikah udah mau ".


Zain terkekeh "Bang Bang belum tau ya? Adikmu ini kemaren udah resmi tau jadi suami Kena mantan istri Abang " .


"Apa! kamu serius!? ".


Zain mengangguk mengiyakan "wah kalau begitu selamat deh !? tapi ngomong ngomong buru buru amat? " .


"Iya sengaja takutnya dia berubah fikiran mau balik jadi bini Abang lagi xixixi " .


mendengar ucapan Zain Han menonyor pelan kepala Zain. Zain nampak. sedikit kesakitan mengelus elus pelan bekas tonyoran Abangnya.


***


Ketika Zain tengah menhelus bekas tonyoranya Han melihat gelang yang berada dipergelangan tangan kiri Zain.


"Zain, kenapa gelang ku bisa ada padamu? " .

__ADS_1


"Gelang, gelang yang mana? " .


Han menunjuk gelang berinisial H dipergelangan tangan kiri Zain. " Itu yang dipergelangan tangan kirimu inisial H " .


"Ini! jadi ini milik Abang!?" .


"Iya , Aku cari kemana mana taunya di Kamu itu gelang pemberian Rosa waktu Ultah Ku" .


***


Zain melepas gelang berinisial H yang ia kenakan dan memberikanya pada Han , untuk memastikan benar atau tidaknya Han sebagai pemilik asli gelang tersebut.


"Coba Abang lihat dulu benar atau tidak ini gelang milik Abang? "


Membolak balikan gelang yang diberikan Zain dan Han membenarkan bahwa ini adalah gelang miliknya yang dipesan secara khusus oleh Rosa untuk hadiah Ulang Tahunya waktu itu.


"Bagaimana Bang apa benar itu milik Abang? ".


"Ya ini benar milik Ku bagaimana bisa ada di Kamu Zain? gelang ini Rosa pesankan khusus untuk Ku dan hanya ada satu di Dunia" .


Zain menatap Han dengan muka murka jadi gelang ini milik Abang han . Tanpa komando Zain menonjok muka Abangnya Han keras membuatnya tersungkur dilantai ruang keluarga.


Zain menindih tubuh Han yang telah tersyngkur dilantai dan memberinya hantaman bertubi tubi.


Bung..! bung.. ! " Kau tau Bang dari mana Aku mendapatkan gelang Abang ini! Apa kau tau!? "


Han mengeleng pelan merasa kesakitan oleh hantaman dari Zain. "Da dari mana memangnya Kau mendapatkanya? salah apa Aku tiba tiba kau marah dan menghajarku ?" .


***


Zain mencegkram krah Han kasar " Kau tidak tau salahmu cih...! Kau tau gelang ini milik Pria brengk**k yang telah membuat Tina hamil!? " .


"Apa!!? ". Han nampak kaget dengan ucapan Zain kemudian Dia mengingat ingat kejadian di Clab malam waktu itu.


flashback


Dimalam itu Han tidak mampu menahan hasrat karena Kena yang saat itu masih menjadi istrinya tengah haid dan Rosa istrinya usai keguguran yang tidak bisa digunakan untuk memuaskan hasratnya.


Sampai pada akhirnya Seorang temanya mengajaknya bertemu disebuah Clab malam. Temanya memesankan banyak minuman untuknya yang membuatnya sedikit mabuk.


Disaat Ia melihat Tina yang tengah duduk sendiri diBar dengan tubuh yang seksi mengoda pakaian serba mini, Ia merasa hasratnya kembali bergejolak akhirnya Ia memutuskan untuk duduk menemaninya diBar. Ketika Tina tengah lengah Ia memasukan sesuatu pada minuman Tina yang membuat kesadaran Tina memghilang, dengan sigap Han membawanya ke Hotel dimalam itu.


Sesampainya dikamar Hotel Han membaringkan tubuh Tina yang tengah tidak sadarkan diri diranjang . Menatap tubuh Tina dengan air liur yang hendak menetes Ia melepaskan seluruh pakaian Tina dan pakaianya juga tanpa Ia sadari gelang berinisial H miliknya ikut terlepas. Mulai mengelus lembut pipi Tina menciumnya dan akhirnya Ia melakukan penyatuan


melampiaskan semua hasratnya yang sudah cukup lama Ia pendam.


Sebelum Tina sadar dipagi itu, Han sudah lebih dulu pergi meningalkan kamar Hotel yang Ia tempati bersama Tina dan pulang ke Apartemen miliknya yang ditempati oleh Rosa saat itu.


Bersambung.


Maaf buat yang sudah nungguin up ya lama lagi ngurus kerjaan numpuk hehehe.. Rencana Autor receh ini mau ajuin kontrak dan agaknya harus ganti cover .


Semoga gak masalah ya walau harus ganti cover ( gambar depan) dan semoga kalian tetap mau ngikutin kelanjutan ceritaku ini terimakasih.

__ADS_1


__ADS_2