Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
khawatir


__ADS_3

Malam ini Zain memutuskan untuk makan malam dirumah bersama Kena dan Han abangnya , setelah beberapa hari ia tak ikut makan malam maupun sarapan bersama Kena dan Han abangnya dirumah.


Kena melihat Zain sudah duduk bersama suaminya Han di meja makan mengulum senyumnya. zain ikut makan malam hari ini.


"zain beberapa hari ini kulihat kau suka menyendiri dan banyak diam kenapa ??? bahkan untuk sarapan dan makan malam seperti saat ini saja engan. " pertanyaan berisi sindiran dari Han.


"hanya lagi ada masalah sedikit bang biasa anak muda " zain nyengir kuda melirik kena didapur.


"makanya cepet nikah "


"sudahlah tidak usah bahas nikah lagian gak nikah juga sudah ada yang ngelayani " ucap zain melirik kearah kena


"maksudmu !!! "


"sudahlah ayo makan makananya sudah siap " ajak kena memotong pembicaraan antaran mereka.


Akhirnya mereka bersama mulai menyantap makan malam mereka.


Ditengah Kena menikmati makan malamnya ia melirik zain dengan ekor matanya .


zain yang melihat sekilas lirikan kena namun tak mengidahkanya , dia terus menikmati makan malamnya kemudian bergegas kekamarnya.


belum sempat zain melengang dari meja makan han sudah terlebih dahulu mengajaknya bicara.


"zain, bolehkah aku bicara sebentar duduklah dulu. "


zain akhirnya kembali duduk keposisinya tadi.


"Zain dua hari kedepan aku akan pergi mengurus salah satu proyekku dibali selama kurang lebih sebulan , aku minta hendel lah perusahaan ku dulu disini dan aku minta jagalah Kakak iparmu selama aku disana bisa zain?? "


"baiklah terserah abang saja, aku ngantuk mau keatas dulu. "


-


-


"mas han mau ke Bali ?? " tanya kena


"iya kan buat mengurus proyek baru ku kau tidak apa kan aku tinggal selama sebulan ??"


"gak papa kok mas "


"em kena kau tidurlah aku akan pergi sebentar ada janji dengan teman ku. "


kena pun mengangguk mengiyakan. tumben mas han pergi malam malam seperti ini. batin kena.


****


Han pergi usai makan malam untuk menemui teman lamanya di salah satu clab malam di ibu kota.


paginya kena bangun namun tak mendapati Han disampingnya . apa. dia tidak pulang malam tadi ? ah mungkin dia tidur diapartemennya.

__ADS_1


-


-


Sarapan sudah siap kena menunggu zain untuk turun namun zain tidak kunjung turun juga membuatnya sedikit khawatir.


Dia fikir sebaiknya pergi keatas untuk menengok zain guna mencari tau kenapa ia tidak turun untuk sarapan.


tok tok tok kena mengetuk pintu kamar zain, namun tidak ada sahutan ia menjadi tambah risau .


Akhirnya ia mencoba membuka pintunya yang ternyata tidak dikunci.


ceklek


masuk kekamar zain , kena mendapati zain masih meringkuk dalam selimutnya ia mencoba membangunkanya namun zain tak kunjung bangun dia semakin menarik dalam dalam selimutnya dengan tubuh telihat bergetar getar.


kenapa dia apa dia sakit?


kena mendekat duduk dipingir ranjang zain melihat tubuh zain bergetar seolah mengigil mencoba memeriksanya.


meletakan salah satu telapak tanganya dikening zain. "astaga! panas sekali keningnya , agaknya zain sakit sebaiknya aku mengambil kompres untuknya. "


mengetahui zain sakit kena dengan sigap mengambil kain dan air hangat untuk mengopres kening zain.


Dengan sangat telaten dan perhatian kena merawat zain yang sakit .


Usai memgopres zain, kena pergi kebawah membuatkan bubur ayam untuk zain . selang beberapa menit berlalu kena sudah kembali kekamar zain dengan membawa satu mangkuk bubur ayam dan air minum serta obat.


"zain bangunlah ??"


"ka.. kak ipar sedang apa kau disini " ucap zain setengah serak mencoba untuk duduk.


"aku cuma mau membangunkanmu untuk sarapan tapi ternyata badanmu demam aku rasa kau sakit " sambil membantu zain untuk pindah keposisi duduk diranjangnya.


"emm maaf aku tadi juga mengompresmu tanpa seijinmu " ucap kena takut zain marah.


zain hanya diam menatap kena yang berdiri disamping ranjangnya. dia merawatku, kena aku sedang berusaha menjauhimu tapi kau malah perhatian kepadaku.


***


melihat diamnya zain kena sedikit mengulumkan senyum, merasa zain tidak marah kepadanya.


lengang antara mereka


"zain, aku buatkan bubur untukmu makanlah aku akan menyuapimu " kena duduk dipingir ranjang mulai mengambil sendok untuk menyupi zain.


"tidak usah biar aku sendiri " pinta zain memgambil alih sendok dan mangkuk yang berisikan bubur ditangan kena.


kena mengangguk dan mengamati zain menghabiskan bubur buatanya.


"zain usai makan bubur minumlah obat itu dan istirahatlah. " ucap kena mengambil alih mangkung bekas zain dan keluar dari kamar zain.

__ADS_1


***


zain menatap punggung kena sampai sudah tak terlihat olehnya keluar dari kamarnya.


"kau sangat menghawatirkanku benarkah?? atau hanya fikiranku saja entahlah tapi aku dapat merasakan perhatianmu kepadaku "


zain membayangkan kembali awal pertemuanya dulu dengan kena.


"tidak salah kau adalah wanita yang seharusnya aku perjuangkan seandainya jika kau bukan kakak iparku "


***


Ditempat lain Tina bangun dan dikejutkan oleh dirinya sendiri sudah berada disebuah kamar hotel tanpa sehelai benangpun membalut tubuhnya.


"aa.... !!! kemana baju ku? apa yang terjadi padaku??? !! teriak nya


flesback


malam itu Tina pergi kesalah satu clab malam di ibu kota untuk menghadiri pesta ultah salah satu teman sekantornya.


Saat tengah menikmati pesta dia bertemu dengan seseorang laki laki yang tidak ia kenal duduk dibar dekat denganya bersama seorang temanya.


ketika waiters menyajikan minuman yang ia pesan laki laki yang berada disampingnya tadi memasukan sesuatu pada minumanya yaitu obat tidur tanpa ia sadari.


Tanpa rasa curiga kepada lelaki disampingnya Tina menikmati musik dan meneguk minuman yang disajikan tadi dengan sekali teguk, membuatnya seketika tidak sadarkan diri dan terbangun dipagi hari dengan keadaan seperti sekarang tanpa mengenakan pakaian diranjang sebuah hotel sendiri.


flasback off


Tina bangun dan pergi kekamar mandi melihat pantulan dirinya didepan cermin kamar mandi , ia melihat banyak sekali tanda merah disekujur tubuhnya kemudian ia menangis histeris.


"aaaaa tidak !!! tidak mungkin ini terjadi padaku hiks hiks hiks siapa laki laki bejat itu arrgggg!! tuhan apa salahku "


Tina terduduk dibawah wastafel tubuhnya terkulai lemas menelan pahit apa yang sudah terjadi pada dirinya.


-


-


Hampir satu jam lebih berada dikamar mandi Tina bangkit mengambil syower dibelakaangnya menguyur seluruh tubuhnya yang entah benar sudah ternoda atau tidak , sambil berfikir akan pergi kerumah sakit untuk memastikan semuanya nanti.


***


Dirumah sakit Tina sudah berada didalam sebuah ruangan untuk melakukan visum pada dirinya oleh dokter dalam ahlinya.


beberapa menit usai visum dilakukan dokter membenarkan perkiraan Tina bahwa dia sudah tidak virgin lagi selaput dara miliknya telah ro.. k.


duduk ditaman pingir kota usai dari rumah sakit Tina kembali mengingat hasil visum yang diucapakan dokter , membuat Tina tertunduk menahan linangan air matanya yang hampir tumpah.


"aku menyesal kenapa harus datang keclab malam itu arrgg bodohnya aku.. !!!! kau wanita bodoh tina kau wanita bodoh.!!!.. hiks hikss..


berjalan gontai dari taman masih dengan fikiran kacaunya menatap langit yang mulai mendung dengan gerimis yang sudah melanda.

__ADS_1


" aku harus bagaimana jika sampai aku hamil nanti siapa yang akan bertanggung jawab.. ya tuhan apa salah ku .. hiks hiks.. "


bersambung


__ADS_2