Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
rekaman cctv


__ADS_3

Diapartemen rosa


tok tok tok


ceklek


"mas han kau kesini kenapa kau mengetuk pintu apa kau tidak membawa kunci "


"ya aku lupa tadi malam tidak membawanya "


"tadi malam?? memangnya kau habis dari mana mas? "


"dari rumah temen " jawabnya bohong


"em pantes kau terlihat kusut sekali pakaianmu juga acak acakan temen siapa sih mas "


" teman sma ku andra "


"emmm , mas kau sudah beberapa hari tidak kesini bahkan kau juga tidak menghubungiku . aku mau ke kantor kau tak ijinkan aku rindu kamu tau " ucap rosa memeluk manja Han.


"apa kamu tidak merindukanku oh iya kan sudah ada dia " sindirnya melepaskan pelukannya pada diri han dan membuat jarak diantara mereka.


Han yang menyadari Rosa melepas pelukanya dan membuat jarak darinya langsung menarik tubuh Rosa kedalam pelukanya.


"kau jangan berfikir seperti itu aku tak pernah menyentuhnya aku sibuk akhir akhir ini dengan kerjaanku bahkan proyek baru ku yang ada dibali "


Rosa mengangkat wajahnya menatap kedua mata Han "proyek baru dibali ?? "


Han menangkup wajah Rosa yang menatapnya "iya sayang proyek baru ku dibali sudah mulai berjalan dan besok aku rencana akan kesana untuk mengajakmu mengecek proyek itu , sekaligus kita akan menikmati bulan madu disana selama sebulan "


mendengar kata bulan madu seketika mata Rosa membulat dan menutup mulutnya dengan kedua telapak tanganya seoalah tak percaya , dengan apa yang dikatakan Han padanya.


"apa kau tidak percaya?? "


"tidak bukan begitu aku hanya terkejut, bagaimana kau bisa melakukanya kau akan pergi bulan madu denganku selama sebulan terus istrimu kena?? "


"kau tenang saja dia dirumah ada zain kok dan perusahaan ku serahkan sementara pada zain untuk menghendelnya. "


"apa mereka tidak akan curiga "


"tidak aku sudah bicara pada mereka kalau aku akan pergi kebali untuk mengurus proyek baruku. "


"baguslah kalau begitu mas aku bisa meluapkan rasa rinduku padamu disana , lagian aku sudah sehat dan pulih untuk menikmati malam bulan madu bersamamu "


" tentu saja sayang , rasanya aku sudah tidak sabar untuk itu " jawab Han sambil mencium kening Rosa.


***


Dikediaman keluarga Han


Kena tengah sibuk mempersiapkan pakaian yang akan dibawa oleh Han kebali selama sebulaan kedepan.


Memasukan satu persatu pakaian yang dirasa akan dikenakan Han disana dan memasukan satu persatu kedalam koper.


selesai menyiapkan pakaian yang akan dibawa Han, kena akan pergi keluar untuk membeli stok bahan makanan.


Mulai mencatat apa saja yang akan dibelinya dalam sobekan kertas .


kena bersiap pergi keluar sebelumnya dia pergi kekamar zain untuk pamit.


tok tok tok

__ADS_1


"masuklah "


ceklek


kena membuka pintu kamar zain dan berjalan mendekat ketempat zain duduk.


"maaf zain menganggu aku cuma mau bilang, aku akan pergi keluar untuk membeli bahan makanan apa kamu mau menitip sesuatu ?? akan aku belikan sekalian kalau mau "


"tidak ada "


"baiklah kalau begitu aku pergi dulu " ucap kena berbalik akan pergi namun tiba tiba tangan zain menarik tanganya pelan.


merasakan tangan nya ditarik oleh zain wajah kena berbalik kearah zain seketika tatapan mereka bertemu.


hening diantara keduanya


"maaf aku tidak bisa mengantarkanmu " ucapan zain membuyarkan keheningan diantara mereka.


kena yang masih terpaku dengan tatapan zain tadi hanya mengangguk kemudian berlalu keluar.


Tidak apa zain karena kau sakit tapi seandainya belanja bersamamu pasti akan menyenangkan aku ada temannya tak sendirian. batin kena


***


sepeningalan kena , tangan zain meraba dadanya merasakan jantungnya terpacu lebih cepat mengingat tatapan mata kena.


" kau hampir membuatku sakit jantung kakak ipar " zain tiba tiba mengulum senyumannya.


mengambil benda pipih yang ada dinakasnya ia mulai kembali menelisik rekaman rekaman yang diambil cctv nya dikamar kena.


sesekali ia tertawa sendiri , sesekali juga tersenyum sendiri saat melihat kena menuruti apa kataanya untuk tidur dengan memakai pakaian longar dan tertutup bahkan kena selalu tidur membelakangi Han suaminya.


tawanya kian pecah saat mendengar percakapan Han pada kena yang mengajaknya melakukan hubungan suami istri , namun ditolak halus oleh kakak iparnya dengan alasan tengah datang bulan. "dia benar benar pintar ektingnya ha ha ha ha.. !! "


***


Tiga jam berlalu Kena sudah kembali dengan mennenteng dua plastik besar berisikaan keperluan dapur .


Ada beberapa sayur , buah , daging ikan serta bumbu bumbu dapur lainya bahkan ia membeli cumi yang rencana akan ia masak menjadi cumi pedas manis sebagai menu makan malam nanti.


***


dikamar , zain masih bekutat dengan benda pipihnya mulai membuka rekaman diapartemen rosa , yang belum sempat ia lihat dari awal mula dihari ia memasang cctv nya.


bebarapaa hari dari awal pesangan tidak ada yang mencurigakan namun rekaman dihari ini cukup membuatnya tercengang.


Rekaman yang mengambarkan sosok Han , datang keapartemen rosa kemudian Rosa menyambutnya dengaj peluk bahkan terekam dengan jelas obrolan keduanya.


Dari awal Han mengatakan rencana proyek barunya sampai bulan madu keduanya yang akan mereka lakukan bersamaan ketika dibali.


Rencana melihat proyek sekaligus bulan madu mereka berdua.


bahkan terdengar ucapan Han yang mengatakan dia sudah bilang kalau akan pergi mengurus proyek barunya dibali kepada kena istrinya dan zain adiknya.


zain mendengar dan melihat isi rekamanya langsung mengepalkan kedua tanganya. "kau memang brengsek bang kau menghianati kakak ipar!!! hah jika kau tidak menginginkanya maka aku yang menginginkanya "


"aku akan merebutnya dari mu akan aku bahagiakan dia.. lagian dia tak pantas hidup bersama ******** sepertimu bang " ucap zain menatap nanar layar ponselnya.


***


ketika tengah sibuk dengan rekaman cctvnya terlihat dilayar benda pipihnya pangilan masuk dari Tina.

__ADS_1


Melihat pangilan masuk dari Tina zain bergegas mengusap gambar telefon dilayarnya yang berwarna hijau.


"halo Tina ada apa?? "


"tidak ada zain hanya mau bilang bisakah kau malam ini keapartemen miliku di gedung apartemen ****** nomor 20 "


"baiklah nanti aku akan kesana setelah baikan "


"apa kau sakit?? "


"ya tadinya, sudah sehatan kok "


"oke deh cepet sehat aku tunggu kedatanganmu " ucap Tina menutup telfonnya.. tot tot tot....


***


usai memdapatkan telfon dari Tina zain bergegas mandi dan berpakaian rapi .


berjalan menuruni tangga dengan pakaian simpel tapi tetap keren ala artis drakor .


ketika sampai diujung tangga zain melihat kearah dapur mendapati kena tengah memasak makan malam ia mencoba mendekat untuk sekedar pamitan.


Namun melihat apa yang dimasak kena cumi pedas asam manis kesukaanya membuatnya memilih duduk dimeja makan. lebih baik aku makan malam dulu aebelum pergi, agaknya kakak ipar masak cumi kesukaanku.


duduk sambil memainkan selulernya sesekali mengamati gerakan lihai kakak iparnya memasak makan malam.


***


kena yang sibuk memasak menengok sekilas kearah meja makan ,melihat sekilas zain tengah duduk disana. aku harus cepat agaknya zain sudah menunggu makan malamnya. batin kena


menata semua menu yang ia masak kemeja makan depan zain duduk.


cumi pedas manis, nasi, sayur kangkung dan kerupuk udang sudah siap kena duduk didepan zain usai menyiapkan semuanya.


hening beberapa saat.


"sepertinya enak" ucap zain membuyarkan keheningan


kena tersenyum mendengar ucapan zain. "makanlah agar kau tau rasanya , kau mau yang mana biar aku ambilkan "


"tidak usah " tolaknya


"aku bisa ambil sendiri cumi pedas manis ini adalah kesukaanku "


"benarkah!! aku juga suka bahkan ibu sering membuatnya untukku . dulu dirumah aku pun belajar membuatnya dari ibu dan aku akan memasaknya jika merindukan ibu ku. " ucap kena setengah menunduk .


"maaf apa kau merindukan ibumu ??"


"ya ! sejak aku menikah aku belum sempat bertemu mereka lagi "


"aku bisa mengantarkanmu besok kalau kau mau?? "


"tidak usah zain lagian besok bang Han berangkat kebali dan kau bukankah bang Han memintamu mengurus perusahaanya selama dia pergi "


"ya!! kau benar bagaimana kalau minggu besok "


kena mengangguk mendengar tawaran zain yang akan membawanya kerumah untuk menemui ibu dan keluarganya dibandung.


"oh ya aku nanti akan pergi untuk menemui temanku kau kuncilah rumah sebelum bang Han pulang.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2