Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
itikat baik zain


__ADS_3

"kau tau aku ingin kita memiliki baby sama seperti tina mas " ucap rosa pada han disaat menikmati suasana dibalkon rumah baru miliknya.


han memeluk tubuh rosa dari belakang meletakan kepalanya disalah satu pundak sang istri menatap pemandangan dari balik balkon kamar mereka.


"kau tau sayang akupun juga menginginkannya " bisik han


rosa memegang menyentuh kepala han yang ada disalah satu pundaknya " benarkah sayang !? "


"ya! bagaimana kalau kita lakukan usaha lagi biar cepet mendapat baby " goda han


rosa hanya tersenyum kikuk tanpa komando han mengendongnya ala brydel style membawanya keranjang mereka.


merebahkan tubuh rosa dan han sudah mulai berada diatas tubuh rosa bersamaan mereka memadu kasih menikmati nikmatnya surga dunia .


***


dirumah sakit. zain nampak sudah berada diruang rawat tina lagi bersama dengan kena.


"tin kira kira kau akan beri nama anak ini siapa? " tanya zain pads tina.


tina nampak berfikir sejenak dan mengeluarkan sebuah gelang yangvia sempat temukan waktu kejadian dihotel 9 bulan yang lalu.


"aku akan memberi nama anak ini hasan, berawal dari huruf H sama seperti inisial digelang ini, gelang milik pria breng**k itu. "


"kau yakin akan memberikan nama yang berinisial sama dengan ayah bayi ini!? "


tina mengangguk "ya zain siapa tau suatu saat nanti dia bakal ketemu ayahnya meski aku membencinya tapi bukankah pria breng**k itu tetap ayahnya bukan!? "


"ya! kau benar, em tina boleh aku lihat gelang itu "


tina pun memberikan gelang berinisial H itu pada zain , zain menerimanya kemudian melihat dengan detail setiap inci gelang tersebut.


"kenapa kau lihat gelang itu sampai sejeli itu zain !?"


"emm,.. aku rasa gelang ini gelang yang dipesan khusus secara esklusif deh "


"kalau begitu! gelang ini hanya ada satu dong yang jenis begini diseluruh dunia! ?"


"yups!! kau benar !"


"dengan begitu kita akan mudah menemukan siapa pemiliknya! "


zain pun mengangguk "tina kau tidak keberatan bukan kalau gelang ini aku pakai sementara!? siapa tau ketika aku memakainya mudah untuk kita menemukan pemiliknya!? "


----- dengan gelang yang hanya ada satu didunia tentu saja dengan mudah dia akan mengenali dan bilang dialah pemilik gelang ini dengan sendirinya "


"em kau bijak juga ya sayang " ucap kena


"kau baru sadar ya!!? udah bijak ganteng lagi ya kan!? "


"idih pedenya!! kebangetan! "


zainpun terkekeh geli.


***


beberapa menit kemudian ibu may datang dengan suaminya .


"hey sayang bagaimana keadaanmu ?" tanya ibu may lembut pada tina.


"sudah baik bu! kurasa aku ingin cepat pulang bu "

__ADS_1


" sabarlah sayang nanti kita akan tanya dokter dulu ya? "


***


kena dan zain memutuskan untuk kembali kerumah setelah kedatangan ayah dan ibunya.


zain mengemudikan mobilnya membelah padatan jalanan ibu kota dimalam hari.


sebelum mereka benar benar pulang kerumah , zain mengajak kena mampir kesebuah rumah makan untuk mengisi perut mereka.


" kita mampir kesini dulu ya sayang? "


"baiklah kebetulan aku juga lapar kok hehe "


kena dan zain pun keluar dari mobil bersamaan mulai memasuki rumah makan didepan mereka.


***


"enak ya makan ditempat ini suasananya nyaman "


"kau tau kalau kau sudah jadi istriku aku mau kau setiap hari masak untukku jadi aku tidak usah makan diluar dan kita bisa menikmati banyak waktu bersama setiap aku pulang kerja dirumah "


" baiklah kalau itu mau mu "


akhirnya mereka mengisi kekosongan perut bersama dirumah makan malam itu.


***


sesampainya zain dan kena dirumah .


"sayang aku malam ini tidur bareng kamu ya !?" pinta zain.


"baiklah kalau begitu tapi bolehkah aku mencium keningmu sebelum kau masuk kekamar mu ?"


" tentu saja lakukanlah "


"cup! selamat malam sayang aku menyayangimu "


"aku juga selamat malam juga untukmu good dream my love? "


"I love you? "


"love you to.. "


akhirnya zain dan kena memutuskan untuk tidak lagi mengulangi hal yang sama seperti dulu tidur bersama.


kena sadar bahwa yang dilakukanya dengan zain , tidur bersama bahkan berciuman panas yang mereka selama ini nikmati adalah sebuah kesalahan.


kena memutuskan untuk memgajak zain menghindari semua itu dan bersabar menunggu sampai mereka benar benar sudah sah menjadi suami istri.


***


zain menerima keputusan kena meski sebenarnya sangat berat baginya tidak melakukan semua itu bersama kena.


tapi ia sadar mungkin memang benar apa yang diucapkan kena, ia harus sabar menunggu sampai benar benar sudah sah nantinya untuk bisa tidur bareng bahkan melakukan lebih dari pada sekedar tidur bareng dengan kena nantinya.


merebahkan tubuh mereka masing masing diranjang mereka masing masing juga dan terlelap dalam mimpi yang indah di malam itu.


***


keesokan paginya kena dan han memutuskan akan pergi kekantor bersama.

__ADS_1


"sayang kita berangkat bareng ?" ajak zain pada kena.


kena pun mengangguk dan tersenyum manis pada zain.


*ah senyumu dibibirmu serasa membuatku meleleh sayang ingin rasanya aku lum*t bibir ranum milikmu! huft sabar zain sabar belum sah* batin zain.


"hey kok bengong ayo berangkat " ucap kena melihat zain terdiam menatap senyumnya.


zain oun terkekeh sambil memgaruk rambutnya sendiri yang tidak gatal " e eh ya ya ayo berangkat "


akhirnya mereka berangkat bersama menaiki mobil milik zain menembus padatnya jalanan ibu kota menuju perusahaan zain.


tak berapa lama mereka sudah sampai dipelataran kantor yang diurus oleh zain.


"sudah sampai sayang "


"aku juga tau sayang.. " kena memegang slot pintu mobil zain dan akan membukanya.


sebelum pintu berhasil dibuka kena zain menarik tubuh kena kedalam pelukanya.


set!! "zain lepasin gimana kalau ada orang yang lihat " kena memberontak pada zain.


"tenang saja kaca mobil ku ini tidak bisa tembus dilihat dari luar jadi aman! kau tau aku kangen rasanya sama kamu pengen peluk cium juga"


"ingat zain kita belum sah sabar lah sedikit " ucap kena seraya melepas pelukan zain.


zain mendengkus kesal melepas pelukannya pada kena menatap depan lurus kearah luar kaca depan kemudi mobilnya.


"huft rasanya aku tak sabar sayang sungguh ini berat buat ku " ucap zain lirih namun masih terdengar jelas oleh telinga kena.


"lalu sekarang mau mu apa sayang kita melakukan semua itu sebelum kita menikah? aku tidak mau sayang!? "


"tidak! aku mau kita menikah sekarang " zain memutar kemudi dan mulai melajukan mobilnya lagi.


"zain!! kita mau kemana bukanya kita harus kerja ya!!? "


zain hanya diam dan lebih cepat melajukan mobilnya kearah bandung.


"kita mau kebandung!? "


"ya kita akan menikah dikua dekat rumahmu aku akan mengajak ayah dan ibumu ikut serta"


"tapi zain!! "


" sudahlah aku yakin ayah mu akan setuju lagian mereka kan juga pernah muda tau lah apa yang kita rasakan menahan hasrat itu sungguh pedih sayang?? "


idih otak mesum sih pantes gak bisa nahan hasrat xixixi batin kena.


***


2 jam perjalanan zain sudah sampai dikediaman kena dia menemuai kedua orang tua kena dan membeberkan apa yang ia rasakan tidak bisa jauh dari kena dan sebaliknya , serta ingin menikahi kena hari ini juga.


kena sebenernya merasa sedikit malu pada orang tuanya atas penuturan zain seolah dia tidak sabar untuk melakukan hal itu dengan zain menutup matanya sendiri dengan tangan kananya astaga zain kamu bikin malu aja..


***


orang tua kena pun paham dengan apa yang mereka rasakan , akhirnya ia pun menyetujui itikat baik zain untuk menikahi kena hari ini , dari pada mereka melakukan hal terlarang sebelum benar benar sah menjadi suami istri pikir orang tua kena.


bersambung


Nb jangan lupa like dan komenya serta votenya sedikit poin yang kalian beri insakallah bikin autor semangat up date

__ADS_1


__ADS_2