
zain pergi keapartemen rosa.
"aku yakin bang han tidak disana saat ini, kesempatan untuk ku buat mencari bukti kebenaran tentang mereka diapartemen rosa "
melajukan mobilnya kejalanan ibu kota menuju apartemen rosa.
apartemen nomor 12 ting tung.. !
ceklek
"zain kau kesini masuklah? "
"terimakasih "
masuk keruangan apartemen ia tak melihat foto foto mereka disana. bersih gak ada gambaran mereka berdua penghuninya.
"tumben kau kesini zain apa kau tidak sibuk kekantor "
"tidak bang han kan sudah pulang jadi aku tak lagi mengantikanya "
"emm oh ya mau minum apa zain?? "
"es lemon tea kalau ada "
"ada tenang aja bentar ya aku buatkan "
"ok trimakasih "
rosa melengang pergi kedapur untuk membuat kan minuman pesanan zain.
melihat rosa sudah pergi kedapur zain memasang sebuah cctv kecil yang rekamanya langsung dapat ia lihat lewat aplikasi diselulernya. ia pasang di beberapa sudut ruang apartemen rosa yang ia rasa tidak akan diketahui keberadaannya tidak lupa ia pun memasangnya di sudut dalam kamar rosa . sudah semoga ini berhasil
-
-
tak lama rosa membawa nampan berisi dua gelas es lemon tea dan menyuguhkanya di meja ruang tamu
"hay zain maaf lama ya "
"ah tidak lagian aku betah kok disini nyaman "
"benarkah !, ini minumnya minumlah "
"baiklah pasti enak yang buat kan wanita cantik " ucap zain setengah mengoda .
rosa pun tersipu sipu dengan godaan zain. "ah kau ini bisa saja zain. "
1 jam ngobrol ngobrol dengan rosa kesana kemari akhirnya zain pamit pulang.
didalam perjalanan ia ingat titipan kena tadi es cream dan martabak telor, akhirnya ia berhenti dipingir jalan ketika melihat penjual martabak dan membeli satu porsi martabak.
__ADS_1
martabak telor
kemudian dia mampir juga membeli es cream, sebenernya ia pengen membeli satu cup besar es cream untuk kena tapi ia urungkan , zain memilih membeli es cream porsi kecil satu dia ingin menjilati satu es cream bersama kena.
***
dikantor
"sebaiknya aku pulang kerumah hari ini kasian juga kena sendiri, aku akan pamit pada rosa semoga dia mengerti. "
calling rosa....
mendegar benda pipih diatas nakasnya bergetar rosa bangkit dari ranjangnya dan mendapati pangilan masuk han.
"ya halo mas tumben kau menelfon ku bukankah ini sudah jam pulang? " tanyanya disebrang sana
"iya aku cuma mau ngomong aku nanti tidak balik keapartemen aku akan pulang kerumah "
"kenapa kok begitu "
kalau aku bilang kasian dengan kena pasti dia marah
"halo mas kau masih disana "
"baiklah.. tapi ingat jangan sampai kamu menyentuhnya !!"
"iya soal itu kau tenang saja , ya udah aku tutup telfonya bay sayang love you "
tot... to.. tot...
dia tidak kesini menyebalkan sekali, besok agaknya aku harus masuk kantor bodo amat sama mas han yang tak memperbolehkanku. geram rosa dalam hati.
***
dikediaman han
sore hari zain sudah pulang dengan menteteng plasatik hitam ditanganya , ia membawa pesanan kena.
kena tengah duduk santai didepan tv merasa girang melihat zain dari pintu masuk dengan menteteng dua plastik hitam.
"hay zain kau sudah balik, apa kau membawa apa yang aku minta tadi" tanyanya setengah berbinar
zain melengang kearah kena "tentu saja aku mah mana pernah lupa dirimu saja selalu aku ingat apalagi permintaanmu " ucapnya nyengir sambil meletakan pesanan yang kena minta kemeja.
kena mengambil dua plastik hitam tadi dan membukanya dengan mata yang berbinar wah dia benar benar memelikanku es cream dan martabak telor kesukaanku .
"makasih ya zain kamu memang adikbipar yang TOP BGT top banget, tapi kenapa es creamnya satu apa kamu tidak mau? "
__ADS_1
"tentu saja aku mau, makan satu es cream satu bersamamu " godanya
ya ampun lebay deh
"hemm kalau begitu makanlah sendiri aku tidak mau makan satu es cream denganmu " kena memberikan es cream tadi pada zain dan menekuk air mukanya.
"yakin.. kau tidak mau ..enak lo... " goda zain
"tidak !!huhh sebenernya aku mau tapi ah gengsilah masa makan satu es cream dengan zain "
"baiklah aku akan memakannya sendiri hemmm enakk ..hem... dingin... "zain menjilat jilat es cream ditanganya memamerkanya pada kena.
kena yang melihat zain menikmati es creamnya hanya sangup menelan air liurnya sendiri.
"hem... enak banget.. seger... " goda zain lagi.
semakin lama pertahanan kena pun goyah tak sangup menahan air liurnya yang seakan mau menetes , ia tak memperdulikan egonya dan langsung mendekati zain dan ikut menjilati es cream yang ada ditangan zain bersamaan .
akhirnya kau terpancing juga kakak ipar .
saat tengah menikmati es cream berdua tiba tiba terdengar bunyi klakson mobil diluar, yang tak lain adalah mobil han.
agaknya itu suara mobil bang han , sial datang diwaktu yang tidak tepat grutu zain dalam hati
"nih es creamnya habiskan sendiri aku akan kedepan bukain pintu buat bang han " berlelu meningalkan kena yang blepotan karena es creamnya.
"baiklah yu.. hu... aku habiskan " girangnya.
kaya anak kecil aja grutu zain berlalu menghampiri mbukakan pintu untuk abangnya.
-
-
"hey bang baru pulang ?"
"ya ..em.. mana istriku sepi amat " han melengang kedalam
"tu didepan tv "
"hey ken lagi ngapain? "
"makan es cr.. "
tiba tiba han mendekat dan mengusap lembut es cream yang ada dipingir bibir kena. melihat itu zain dibelakanya mengepalkan tanganya geram dan langsung melengang pergi menaiki anak tangga kekamarnya. kena hanya melirik zain sedikit dengan ekor matanya dia kesal jengkel apa cemburu ah bodo lah urusan dia.
"kau seperti anak kecil saja makan es cream sampai blepotan begini , agaknya kau sangat suka es cream ya " suara han mengagetkan kena.
kena mengangguk dan tersenyum kecil sambil menghaabiskan es creamnya.
__ADS_1
bersambung.