
malam hari angin berhembus sangat dingin hinga seolah sampe menusuk ke tulang tulang , membuat kena merasa kedinginan begitupun dengan zain tanpa mereka sadari mereka tidur sambil berpelukan. karena merasa hangat tidur mereka sangat pulas hingga tanpa mereka sadari matahari telah beranjak dari persembunyianya.
Tak lama kemuadian terdengar ketukan pintu kamar kena
tok tok tok tok
"non non kena bangunlah sudah siang " ucap bibi as dari balik pintu kamar kena
kena menguap dan sadar ia bangun dalam pelukan zain langsung mendorong dengan kuat tubuh zain namun ia kalah kuat dari tubuh berototnya zain , hingga akhirnya dia malah dipeluk dengan erat oleh zain.
kena yang mendengar ketukan pintu dan suara bibi as yang mencoba membangunkanya dari balik pintu kamarnya ia menepuk nepuk dada bidang zain hingga membuatnya terbangun.
buk buk buk
"au.. h apa an sih mas..sih pa..gi juga "ucap zain serak suara khas bangun tidur
"zain bangun no bibi as didepan pintu kamar ku.. cepet lepasin "ucap kena pelan ditelinga zain takut bibi as dengar
"ok maaf " ucap zain singkat melepaskan pelukanya
" non bangun sudah siang " ucap bibi as lagi
"iya bi udah bangun kok mau mandi dulu nanti saya keluar " balas kena dari dalam kamar
"baik non" jawab bibi as berlalu meningalkan kamar kena
***
usai mendengar bibi as pergi kena berlalu kekamar mandi dan zain masih tertidur pulas diranjangnya.
usai mandi kena keluar dengan memakai baju handuknya dan belum memakai baju zain yang mencium bau harum dari arah kamar mandi ia memicingkan matanya dan didapatinya sang kakak ipar kena tengah mengeringkan rambutnya didepan meja rias.
ia pandangi pantulan bayangan kena , lewat cermin dimeja rias. zain hanya bisa menelan ludahnya melihat kena yang terlihat sangat amat sexy dengan baju handuknya sepaha yang memperlihatkan pahanya yang putih bersih dan rambutnya yang tergerai sangat sexy.
"sungguh ujian dipagi hari " batin zain
kena yang melihat zain tengah memperhatikanya dari balik cermin membuatnya salah tingkah , lalu berjalan cepat mengambil baju ganti dan menyuruh zain keluar dari kamarnya.
__ADS_1
***
usai sarapan kena menelfon han untuk sekedar menanyakan kabar.
tut.. tut...
"ya halo, kena ada apa " tanya han menerima telfon kena
"gak ada apa apa kok mas cuma mau nanya apa mas han baik baik saja disana ?" tanya kena
"mas siapa??? " tanya rosa berbisik disebelah han
"istriku " jawab han sama sama berbisik
"owh "
"mas..? "
"eh iya ken aku baik baik saja kok, kamu sendiri gimana disana ?" tanya han pada kena
"baik mas "
"iya mas, hati hati "
kena menutup telfonnya , ia merasa kasian pada suaminya han yang ditingal sendiri disana, padahal han sendiri tengah asyik menikmati kebebasan bersama rosa diapartemen yang ia berikan pada rosa.
***
flasback tentang rosa
rosa ia adalah cinta pertama han pertemuan mereka tanpa sengaja disebuah halte saat keduanya sama sama tengah berteduh saat hujan deras. disana rosa sendiri dengan membawa tas koper ia tengah kebingungan ,akan tingal dimana karena ia baru pertama kali menginjakan kaki di jakarta.
sedang han yang merasa aneh melihat wanita membawa koper malam malam mencoba bertanya.
"hay nona kau mau kemana membawa koper sebesar itu " tanya han pada si wanita yaitu rosa
"aku gak tau mau kemana " jawab rosa
__ADS_1
mendegar jawabpan rosa membuat han mengeryitkan dahinya.
"em kok gak tau "
"aku baru pertama dijakarta , ingin mencari kerja sebenernya tapi tas , dompet saya dijambret orang dan saya tidak punya uang karena semua uang ku ada di tas itu. ini yang ter sisa hanya koper yang berisi baju ku saja tuan "
"emm baik lah apa kamu mau ikut dengan ku aku ada apartemen kalau kamu mau tingal disana untuk sementara "
"benarkah tuan "
"iya, tapi jangan pangil aku tuan nama ku han pangil aku han dan siapa namamu "
"rosa tuan eh han .. em mas han saja ya "
"baiklah terserah kamu "
setelah hujan reda han membawa rosa keapartemennya, sampai diapartemen han mandi dan menganti banjunya karena sudah sangat larut han memutuskan untuk menginap diapartemennya.
"rosa cepat mandilah dan ganti bajumu nanti kamu sakit " pinta han
rosa mengangguk mengambil bajunya dan ke kamar mandi.
***
usai mandi dan berganti pakaian hening didalam apartemen mereka larut dalam pikiran masing masing.
"mas han juga tingal disini "tanya rosa memecah keheningan
"tidak aku hanya terkadang kesini kalau lagi malas pulang saja. "
"apa mas han tidak pulang ? " tanya rosa pelan
"malam udah larut banget jadi aku mau nginap disini.. "
"tap.."
"kamu tenang saja aku gak akan macam macan padamu tidurlah dan istirahatlah "
__ADS_1
rosa mengangguk tidur dikasur bersebelahan dengan han
bersambung