Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
sendiri


__ADS_3

pagi ini sebelum berangkat kekantor zain pergi kerumah sakit untuk menjemput rosa karena hari ini rosa sudah diperbolehkan pulang .


"pagi ros , bagaimana keadaanmu "


"sudah lebih baik zain, kau kesini "


zain mengangguk


"aku kesini untuk menjemputmu pulang keapartemenmu "


"baiklah terimakasih aku merepotkanmu lagi "


"tidak, sudah ku bilang kau santai saja " ucap zain sambil memainkan kedua alisnya keatas kebawah.


melihat senyum zain rosa pun ikut tersenyum.


usai mengantar rosa zain langsung kembali kekantornya.


"maaf aku antar sampai depan sini saja kapan kapan aku akan mampir soalnya sudah terlalu siang, aku akan langsung kekantor "


"tidak apa terimakasih " ucap rosa sambil melambaikan tanganya


****


dirumah keluarga han


kena dan han sudah sampai dirumah.


"agaknya rumah sepi mas "


"iya apa kau lupa kemaren nenek bilang akan berangkat kesurabaya bersama ayah ibu dan sya sebelum kita berangkat ke london "


"oh iya aku lupa " ucap kena sambil menepuk jidatnya sendiri


-


-


usai memberihkan diri han pamit untuk ke kantor .


"oh ya ken kau istirahatlah aku akan ke kantor "


"ke kantor bukanya mas lagi gak enak badan? "


"aku sudah baikan, aku pergi dulu bay " ucap han melambaikan taanganya.


maafkan aku kena harus berbohong kepadamu, aku sebenernya tidak kekantor aku akan keapartemen untuk memastikan rosa baik baik saja. batin han sambil melajukan mobilnya keapartemen nya.


***


diapartemen


rosa tengah istirahat membaringkan tubuhnya diposisi miring diranjang kamarnya , mencoba memejamkan mata. tiba tiba seseorang memeluk tubuhnya dari belakang .


"sayang maafkan aku " bisik han ditelinga rosa.


"mas han " ucap rosa membalikan tubuhnya

__ADS_1


"kau sudah kembali , mas maaf kan aku hiks hiks "


melihat rosa menangis seketika han membawanya kedekapan tubuh bidangnya.


"aku sudah tau semuanya dan kau tidak perlu minta maaf sayang ,harusnya mas yang minta maaf disaat kau membutuhkanku aku tidak ada disampingmu. maafkan mas ya sayang " ucap han sambil memebelai lembut rambut rosa .


seketika hening hanya suara isak tangis rosa yang sesekali terdengar.


"mas temani aku di sini malam ini, aku merindukanmu "


"baiklah aku janji akan menemanimu nanti malam disini, tapi aku akan kekantor sebentar kau istirahatlah sayang " han mengecup kening rosa dan berlalu dari kamar rosa


***


dikantor zain yang sedang sibuk dengan beberapa berkas dikantor han tiba tiba dikejutkan oleh kedatangan han.


"hay zain.. ?"


"bang han kau sudah pulang?? "


"ya! agaknya kau sibuk pergilah pulang aku akan mengurus berkas berkas ini "


pulang! karena bang han sudah pulang berarti kena juga. kalau bang han disini berarti kena dirumah sendiri,


"baiklah aku akan pulang jika itu maunu beberapa hari mengurus berkas berkas pekerjaanmu memang sangat melelahkan , kalau begitu aku pergi dulu "


han mengangguk dan duduk ditempat duduknya yang ditempati zain tadi.


ia mulai sibuk dengan berkas berkas yang menumpuk dimejanya.


***


dirumah keluarga han


tiba tiba suara pintu kamar mandi dibuka.


ceklek menampakan sosok kena usai mandi, dengan balutan handuk mandi dan rambu yang basah semerbak wangi samponya tercium harum oleh zain.


"hay kakak ipar " sapa zain dengan menyugingkan senyumannya.


"zain! sedang apa kau disini " ucap kena setengah terkejut


"kakak ipar kau sungguh wangi, apa kau mau tau aku kesini mau apa?? " ucap zain mendekat dan memeluk kena dari belakang dan berbisik kepadanya.


"aku mau.. aku mau membuktikan kebenaran dari pesanmu kemaren kakak ipar " bisik zain ditelinga kena


mendengar kata pesan kena mengingat bahwa dia membohongi zain soal melakukan malam pertama dengan han. astaga apa dia tau aku berbohong.


"apa kau ingat kakak ipar ??" bisik zain lagi ketelinga kena dan meluncurkan sedikit ciuman ditengkuk leher kena.


kena yang merasakan ciuman zain ditengkuk kelernya seketika membuat tubuhnya menegang .


"zain lepaskan aku bagaimana kalau ada orang yang melihat kegilaanmu ini "


"hemm.. apa kau lupa keluargaku sedang disurabaya dan bang han saat ini tengah dikantor bahkan ia yang menyuruhku untuk pulang " ucap zain sambil mnyenderkan wajahnya dipungung kena sesekali meresapi aroma tubuh kakak iparnya itu.


yan tuhan selamatkan aku dari si otak mesum ini tuhan batin kena

__ADS_1


melihat diamnya kena tanpa basa basi zain mengangkat tubuh kena dan menghempaskan tubuhnya keranjang dikamar itu.


lalu zain membuka kancing kemejanya.


"kau mau apa zain ! apa kau sudah gila "


seketika saat kena melihat zain selesai membuka kemejanya dan menampakan perut kotak kotaknya , kena langsung mengakui kebohongan pesannya itu.


"zain!! oke oke aku ngaku aku sudah bohong soal pesan itu, tolong jangan lakuin itu zain " jujur kena setengah takut


"aku sudah tau kau berbohong , tapi maaf kan aku kakak ipar hasrat ku sudah terlanjut berkobar " ucap zain setengah menyugingkan senyumnya sambil melepas sabuk celananya


"zain!!! jangan ku mohon " teriak kena sambil menutup matanya dengan telapak tangannya.


"ha ha ha ha kau takut!!!! "


"makanya jangan berani menjahiliku kakak ipatku sayang " ucap zain berlalu kekamarnya.


huft selamat ternyata dia tidak sungguh sungguh akan melakukanya padaku.


***


dikantor han sudah selesai dengan beberapa berkas pekerjaanya.


" selesai juga , malam ini aku sudah janji pada rosa akan pergi ketempatnya . sebaiknya aku memberi kabar kena biar dia tak menunggu ku pulang. "


caliing kena....


"halo mas ada apa tumben telfon? "


"halo ken, tidak ada apa apa cuma aku mau bilang nanti malam kau tidak usah menungguku pulang aku akan menginap diapartemen ku , soalnya masih banyak kerjaan ku disini. " ucap han berbohong


"baiklah mas "


"ya sudah aku tutup dulu telfonnya "


tut.. tut... tut.. .


mas han tidak pulang malam ini berarti hanya aku dan zain dirumah nanti


"hey kakak ipar bengong aja ntar kesambet lo " goda zain tiba tiba


"tumben rapi gitu mau kemana? "


"ada deh mau tau aja .."


mendengar jawaban zain kena langsung memalingkan wajahnya kearah lain.


ayo ajak aku zain batin kena


" em... kakak ipar kau dirumah sendiri tidak takutkan? aku dengar bang han malam ini tidak pulang! "


"kenapa kamu pikir aku takut dirumah sendiri tapi sebenernya memang takut ayo zain bilang ayo kena ikut aku "


"baiklah selamat menikmati menjadi penjaga rumah kakak ipar, aku pergi dulu jangan menungguku pulang " pamit zain berlalu dari hadapan kena.


"ah sial kenapa zain tak mengajakku , tega bener zain ningalin aku dirumah segedhe ini sendiri " guman kena

__ADS_1


bersambung


__ADS_2