Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
menikmatinya


__ADS_3

usai menguyur tubuhnya zain sadar bahwa dia sempat memasang cctv diapartemen Tina.


mencari cari keberadaan benda pipihnya setelah ia menemukanya ternyata mati kehabisan batrey.


"ah sial!! kenapa pakai lobed segala lagi " zain berjalan gontai kedepan nakasnya mengecas hpnya.


***


Kena merasa ada yang telah terjadi pada zain dia nampak risau memikirkanya , semenjak kepulanganya tadi pagi sampai siang dia tidak keluar dari kamarnya. apa sebaiknya aku keatas untuk melihat keadaan zain aku bawakan makan siang sekalian saja kalau begitu batin kena.


melangkah maju menaiki anak tangga satu persatu sampai didepan pintu kamar .


"ketuk tidak ketuk tidak ah ketuk saja lah, tapi dia bakal marah gak ya? . bodo lah soal marah tidaknya fikir belakanglah "


tok tok tok..


"masuk! "


kena mengambil nafas panjang dan menghembuskanya pelan sebelum ia membuka pintu kamar zain semoga tidak marah. ceklek!


membuka pintu mata kena terbelalak melihat kamar zain seperti kapal pecah astaga ! apa baru saja terjadi gempa bumi disini batin Kena.


"ada apa kakak ipar !!?"


"eh zain hehehe .. " kena nyengir kuda


"ada perlu apa kamu kesini, kalau tidak ada perlu keluarlah aku lagi tidak ingin main main "


what main main siapa juga yang mau main main aneh!!


"a aku kesini cuma mau ngantarin makan siang , kulihat sejak dari tadi pagi kau pulang kau belum makan " kena mendekat menaruh nampan berisi makan siang zain diatas nakas.


"terimakasih apa aku merepotkanmu?? "


kena mengeleng


"maaf tadi aku tidak menjawab sapaan dan pertanyaanmu "


"tidak apa aku tau kau sedang ada masalah agaknya "


"hemm, kakak ipar kemarilah duduklah disini " zain menepuk pingiran ranjangnya disamping tubuhnya.


Kena menelan susah payah salivanya mendengar zain menyuruhnya duduk diranjangnya.


"kemarilah, aku tidak akan memperkosamu kau tenang saja "


melangkah pelan kena menuruti permintaan zain untuk duduk diranjangnya.


meletakan bokongnya pelan dipingiran ranjang sedang zain yang sedang berbaring melihat kena sudah duduk mengeser kepalanya kepangkuan kena.


melihat kepala yang berada dipangkuan pahanya membuat tubuh kena sedikit menegang.


"nyaman " ucap zain


"kakak ipar aku ingin menunjukan sesuatu padamu , tapi nanti menunggu selulerku hidup "


"memang ada sesuatu apa yang akan kau tunjukan padaku ?? "


"ada deh nanti kau juga tau "

__ADS_1


melihat kena entah kenapa membuat hati zain merasa lebih tenang.


"emm.. baiklah aku akan menunggu sampai selulermu hidup "


"kakak ipar boleh kah aku minta kau membelai lembut rambutku , rasanya aku merindukan belaian ibuku "


"baiklah seperti ini apa kau suka " ucap kena ma sambil membelai pelan rambut zain.


"ya begini terimakasih entah mengapa kakak ipar aku begitu nyaman berada disampingmu "


ketika zain menikmati belaian lembut tangan kena tiba tiba , terbesit fikiran tentang yang terjadi antara dirinya dan Tina .


"aaarrgg kenapa. aku harus mengingat dia " zain bangkit secara tiba tiba dari pangkuan kena , membuat kena terperajat.


"zain ada apa ?? "


"tidak ,tidak ada kakak ipar aku hanya sedikit pusing " bohongnya


"mungkin karena kamu belum makan dari pagi ini aku suapin " kena mengambil makan siang yang ia bawa tadi dan mulai menyuapi zain sesekali tatapan mereka bertemu ditengah kena menyuapi zain.


zain menerima suapan kena aku mencintaimu kakak ipar aku mencintaimu.


setelah makan siang zain selesai hening diantara mereka.


"zain apa yang terjadi padamu sampai kau meporak porandakan kamarmu sendiri ??" pertanyaan kena membuyarkan keheningan.


diam ,ya zain hanya diam mendengar pertanyaan yang dilontarkan Kena tanpa ingin memjawabnya.


***


melihat diamnya zain membuat kena merasa tidak enak , akhirnya ia menarik zain untuk kembali menaruh kepalanya dipangkuanya.


"hemm"


"zain maaf aku bertanya hal yang seharusnya tidak harus aku tanyakan "


zain hanya diam dipangkuan kena.


"zain taukah kamu aku kesini karena aku menghawatirkanmu , sejak tadi malam aku menunggumu pulang sampai tengah malam kau tak kunjung pulang bahkan hpmu susah sekali dihubungi ."


"kenapa kau menghawatirkanku " tanya zain mendongkakkan wajahnya menatap kedua netra kena.


"aku juga tidak tau "


"apa. kau mulak mencintaiku kakak ipar?? "


"cinta ! aku tidak tau bahkan aku belum pernah merasakanya "


"benarkah!!? "


kena mengangguk " memang seperti apa ciri ciri orang jatuh cinta pada seseorang ?? "


"biasanya akan sering merasa khawatir kalau berjauhan , sering merasakan rindu kalau tidak kunjung bertemu, rasanya ingin selalu dekat denganya meski hanya sebatas ngobrol biasa. terkadang pengen ngejahilin hanya biar bisa deket dengan sidoi agap aja modus begitu maksudku " tutur zain panjang lebar.


kena mangut mangut sambil salah satu tanganya memegang dagunya.


"apa kamu juga merasa begitu saat jatuh cinta?? "


"ya begitulah "

__ADS_1


"hiihh jadi kamu jahilin aku kemaren kemaren itu , modus dong biar deket aku " kena menarik hidung zain


"au au au sakit tauk !!"


"rasain!! tuan modus .. hehehe "


"ow begitu ya sudah berani ya.. " zain bangkit dari pangkuan kena dan menghadapkan wajahnya pada wajah kena, menagkup wajah kena cepat dan mulai menempelkan bibirnya kebibir kena.


zain mulai memainkan kejahilan lamanya kepada kena melu*** bibir kena sampai habis.


sudah cukup lama zain melakukanya tanpa penolakan sedikit pun dari kena, sesekali zain dan kena berhenti untuk mengambil nafas kemudian mereka melakukanya lagi dan lagi.


"ah huh hah hah hah.. " suara nafas keduanya tersengal sengal.


satu jam sudah akhirnya zain melepaskan tautan bibir mereka dengan nafas yang tersengal sengal seperti orang hampir kehabisan nafas.


***


"kau menikmatinya?? " tanya zain dengan menyungingkan sedikit senyumnya.


kena merasa malu menundukan wajahnya yang memerah bak buah tomat yang matang, tidak berani menatap zain .


melihat kena tertunduk malu membuat zain mengulumkan senyumnya aku tau kau menikmatinya kakak ipar.. aku akan merebutmu dari bang han kakak ipar akan aku buat kau menrasakan apa itu cinta.


***


ditempat lain Han dan Rosa tengah menikmati pemandangan pantai dibalik penginapan mereka diBali , berdiri dibalik balkon kamar hotel yang mereka boking.


"mas disini suasananya enak banget sejuk udaranya gak kaya diapartemen kita "


"iya apa kamu suka? " tanya Han memeluk dari belakang tubuh Rosa.


Rosa mengangguk


"suatu saat aku janji , akan aku buatkan villa untukmu disini setelah proyek baru ku selesai apa kamu mau ??"


"benarkah mas tidak bohong kan?? "


"tentu saja tidak " ucap Han memeluk mesra Rosa.


"mas apa kamu mau melakukan iti sekarang !!?"


"tidak sayang aku hanya mau seperti ini saja, kita istirahat saja dulu kitakan baru sampai. lagian masih banyak waktu kita bisa melakukanya besok besok "


"apa juniormu tidak mengiginkanya bukankah kau sudah lama tidak menyentuhku atau jangan jangan kamu sudah melakukanya dengannya " Ucap Rosa melepaskan pelukan Han menberi jarak denganya.


Han yang menyadari Rosa memberi jarak denganya menarik cepat tangan Rosa dan membawanya kembali kedalam pelukanya.


"sayang pliss jangan rusak bulan madu kota dengan kecurigaanmu itu " bisik Han


"baiklah tapi kenapa kau tidak mau melakukanya sekarang denganku?? "


"aku cuma lelah sayang besok kita akan melakukanya aku janji hari ini kita istirahat saja dulu " ucap Han


"baiklah, tapi janji besok ya ?? aku sudah kangen banget sama kamu tau udah hampir satu bulan kita tak melakukanya "


"iya sayang " ucap Han lembut.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2