Iparku Mencintaiku

Iparku Mencintaiku
aku tidak melakukanya


__ADS_3

zain mengemudikan mobilnya membelah padatnya jalanan ibu kota menuju apartemen Tina.


memarkirkan mobil didepan apartemen dan bergegas memasuki apartemen ***** yang dimaksud Tina mencari nomor apartemen 20 milik Tina.


sampai tepat dipintu depan apartemen bernomor 20 ia mengetuk pintu.


tok tok tok..


terdengar suara kaki melangkah mendekat dari dalam dan suara pintu terbuka.


ceklek


"zain kau datang!! " ucap Tina mengulum senyum


"ya bolehkah aku masuk "


"eh ya ya masuklah maaf ya tempat ku tak sebagus rumahmu "


"gak kok aku suka disini suasananya nyaman " zain menelisik kekanan kekiri.


"benarkah!! oh ya zain kau mau minum apa?? "


"apa aja deh yang penting seger "


"baiklah aku ambil minum dulu kau bersantailah "


zain mengangguk sedang Tina berlalu kedapur untuk membuatkan minumnya.


***


dia tingal sendiri diapartemen?? kenapa aku merasa aneh dia tiba tiba menyuruh ku kesini. kenapa perasaanku tidak enak ah sudahlah..


zain sedikit merasa aneh Tina tiba tiba menyuruhnya datang keapartemennya.


"oh ya aku inget ,aku masih ada satu cctv apa sebaiknya aku pasang diapartemen Tina saja!! untuk mengawasinya kalau kalau terjadi apa apa denganya dia kan tinggal sendiri "


zain memasang satu cctv diruangan itu dan mengaktifkanya disudut yang tidak nampak oleh jangkauan mata. disini saja agaknya posisisnya pas dan aman lah dari mata jahat hehehe.


"zain kau sedang apa disitu!!? "


suara bariton Tina mengagetkanya "eh tidak ada kok Tin cuma ngelihat foto foto kamu aja . ngomong ngomong kau tinggal sendiri disini?? "


"ya begitulah keluarga ku semua pindah kebandung kampung halaman bokab dan rumah disini dijual, terpaksa deh aku tinggal disini. ini apartemen juga belum lama kok aku membelinya "


"ayo zain diminum ngobrol terus pasti hauskan?? "


"eh iya aku minum ya !! "


Tina mengangguk dengan sedikit menyungingkan senyumnya. minumlah zain habiskan ..


zain menghabiskan minuman buatan Tina dengan sekali teguk karena ia merasa sangat haus.

__ADS_1


"segar banget minuman buatanmu kapan kapan aku mau dibuatkan lagi " ucap zain menaruh gelas kosong bekas minumnya dimeja depanya.


-


-


selang beberapa menit tiba tiba zain merasa pusing dia berulang kali memijat keningnya sendiri .


Tina yang melihat reaksi pada zain mengulum senyumnya obat itu agaknya sudah bereaksi..


"zain! kau kenapa " Tina mendekati zain oura pura bertanya.


"tidak tau Tin tiba tiba kepala ku terasa sangat pusing!! auw..!! "


"apa mungkin kau sak " ucapan Tina mengantung tak kala melihat zain sudah tidak sadarkan diri.


Tina berusaha memapah zain membawanya kekamar miliknya , membaringkan zain diranjangnya .


Tina melepas sepatu, pakaian bahkan dalaman yang melekat pada tubuh zain hinhga zain terlihat tanpa sehelai benang terkapar diranjang Tina. maafkan aku zain aku harus melakukan ini maafkan aku.


***


Tina menutupi setengah badan zain dengan selimut miliknya karena jujur dia sangat malu sendiri melihat milik zain.


usai melucuti semua pakaian zain dan menutupi tubuh zain dengan selimutnya Tina melepas semua pakaianya juga dan berbaring disamping zain .


namun sebelum ia ikut tidur disamping zain , ia melakukan beberapa foto dengan zain dan disimpanya di memori dalam selulernya mungkin suatu saat aku akan membutuhkanya fikir Tina.


***


Dikediaman keluarga Han


Han sudah pulang dan meringsut dibawah selimutnya merasuki alam mimpi , sedang Kena mondar mandir kesana kemari menunggu kepulangan zain .


Malam yang sudah sangat larut ia merasa risau pada zain yanh tidak juga menunjukan batang hidungnya pulang.


"kemana dia kenapa sampai larut belum pulang juga dia kan masih sakit, sudah jam 11 malam lagi apa sebaiknya aku menelfonya untuk memastika dia baik baik saja, ya aku harus menelfonnya!!"


calligg zain... tot tot tot maaf nomor yang ands tuju sedang tidak aktif cobalah beberapa saat lagi tot!!


"sial nomornya tidak aktif lagi!! kau kemana sih zain!!?? "


sudah pukul setengah 1 malam rasa kantuk menguasainya akhirnya kena menyerah sudahlah percuma aku menunggu agaknya dia tidak pulang malam ini lebih baik aku tidur saja uwah.. kena pun ikut berbaring disamping Han suaminya.


***


Keesokan pagi diapartemen Tina.


Tina terbangun dan teriak "aaaa... !!! tidakk!!! apa yang sudah kita lakukan!!! hiks hiks!! "


zain yang mendengat teriakan Tina pun seketika terbelalak kedua matanya.

__ADS_1


terkejut ia merasa terkejut melihat Tina menangis disampingnya sedang ia melihat tubuhnya tidak memakai sehelai benang pun. "Tina apa yang terjadi pada kita!!!?? " teriak zain .


"hiks hiks se semalam ka kau memaksaku melakukanya hiks hiksss hikss!!! "


"apa!! tidak mungkin!! aku tidak mungkin melakukanya!! tidak! arrggg aku tidak melakukanya!!! aarrggg!! " zain mejambak jambak rambutnya sendiri merasa frustasi.


Zain bergegas mengambil pakaianya yang berserakan dan memakainya asal kemudia keluar dari apartemen Tina, tanpa meminta ijin pada pemilik apartemen.


zain berjalan cepat keparkiran mengambil mobil dan mengemudiakanya dengan kecepatan tinggi membelah jalanan ibu kota.


Beberapa kali ia nampak marah dan frustasi memukul mukul kemudi yang ada ditanganya.


bug bug"sial !! sial!! apa yang sudah aku lakukan pada Tina!! " bug bug zain memukul setirnya lagi. "kenapa aku tak mengingat nya ah sialll apa yang harus aku lakukan jika sampai ahh sialll!!"


***


Pagi dirumah keluarga Han.


Han sudah bersiap berangat kebali Kena mencium punggung tangan Han dan memgantatkan han sampai gerbang.


"jaga dirimu mas !!? hati hati dijalan ??"


"kau juga aku berangkat dulu "


kena mengangguk menatap kepergian Han.


selang beberapa menit sebelum kena menutup kembali pintu rumahnya ia melihat mobil zain masuk kehalaman depan. dia pulang kena mengukum sedikit senyum mengetahui zain pulang.


zain keluar dari mobil berjalan gontai memasuki teras rumahnya.


"zain!! kemana saja kau kenapa tadi malam kau tidak pulang dan hpmu juga tidak bisa dihubungi?? "


zain diam tak memgidahkan sapaan maupun pertanyaan kena dia berjalan melewati kena dsn menaiki tangga masuk kekamarnya membanting pintu keras. derrrr!!!!


kena yang masih dibawah mendengar suara bantingan pintu zain melonjak kanget dan mengelus elus dadanya sendiri. "astaga zain apa yang terjadi ?? kelihatanya dia sedang marah "


***


dikamar zain mepora porandakan seisi kamarnya, ia merasa frustasi marah benci pada dirinya sendiri.


"kau bodoh zain!!! kau bodoh!! "


pyar!!! suara kaca pecah katena dilempar zain dengan lampu tidur yang berada disamping tempat tidurnya.


-


-


-


sudah lelah dengan marahnya , akhirnya ia masuk kekamar mandi dan menguyur seluruh tubuhnya dengan mengunakan aliran air dari syower miliknya.

__ADS_1


bersambung


__ADS_2