
*Pengenalan tokoh*
Alessia Caroline Regan
Wanita super power yang memiliki 4 anak, rencana punya anak lagi.
Erik Regan
Bos mafia yang bucin dan takluk dengan isterinya, ayah dari 4 anak. kurang setuju memiliki anak lagi.
Daniel Regan
kembar pertama, anak dari Erik dan Caroline. jenius dan tegas.
David Regan
kembar kedua, anak dari Erik dan Caroline. rajin teguh dan sayang saudara.
Joshua Regan
kembar ketiga, anak dari Erik dan Caroline. playboy tapi setia
Jesselyn Regan
kesayangan dari tiga saudaranya, centil seperti ibunya.
Kelvin Savot
Orang kepercayaan Erik, satu-satunya yang bisa di percaya. pendiam dan dingin.
Vivi Savot
isteri Kelvin, mantan janda teraniaya.
Elios Grant
__ADS_1
orang kepercayaan Caroline, sifatnya kepo ketularan majikannya.
Stella Grant
isteri Elios, kalem dan penyayang.
Avara alsya Vras
kakak Caroline, lembut penyayang dan mudah percaya.
Jason Vraz
suami dari Avara, pemilik restoran sederhana.
Ruhan Jack
Teman terbaik dari Caroline, senang susah dia selalu membantu sahabatnya.
****
Lima tahun sudah berlalu Caroline sekarang bersama kebahagiaan yang sudah dia dapatkan.
Erik membawa anak-anaknya ke salah satu sekolah swasta yang ada di dekat rumahnya karena anak-anaknya harus mulai belajar sekolah 5 tahun usia si kembar 5 tahun itu pula mereka akan mulai menjalani kehidupan mereka.
"Mulai sekarang kalian sekolah di sini, kalian harus ingat kalian tidak boleh nakal tidak boleh membuat rusuh dan tidak boleh jahil kepada teman-teman kalian." Caroline memperingatkan anak-anaknya.
Keempat anak kembar itu menganggukkan kepalanya, mereka tersenyum begitu sumringah kemudian berlari masuk ke sekolah.
"Kita sudah menjadi orang tua, mereka sudah sekolah sekarang." ucap Erik yang melihat anak-anaknya masuk ke kelas mereka.
"Tentu saja, tentu saja mereka sudah dewasa. kamu kira selama ini aku ngapain? Aku kan membesarkan mereka, tentu saja mereka sudah dewasa." kesel Caroline yang mendengar perkataan sang suami.
"Ya jangan seperti itu, Sayang. Aku kan cuma mengatakannya, Kenapa kamu jadi marah sama aku?" Erik berusaha untuk menggoda sang istri.
"Sudahlah, sayang. lebih baik kita pulang, aku mau ke butik. Kamu urus pekerjaanmu." Caroline kemudian menarik tangan sang Suami.
__ADS_1
"Ya ampun istriku ini benar-benar tidak memperbolehkan aku melihat anak-anakku ya." Erik sedikit ngambek.
"Sudah, jangan banyak alasan, Lebih baik kamu cepat kembali ke perusahaan. Aku mau kembali ke butik, kalau mendengar kamu mengomel panjang lebar seperti itu telingaku jadi panas." Caroline yang kemudian mengajak sang suami untuk kembali ke tempat mereka.
Anak-anak sudah mulai sekolah dengan semua aktivitas yang akan mereka hadapi setiap harinya, sebenarnya saat berusia 4 tahun anak-anak sudah mulai sekolah. karena ada sedikit masalah akhirnya Caroline memutus sekolah anak-anaknya.
"Sayang nanti malam kita makan malam yuk." ajak Erik.
"Memangnya kamu mau mengajakku makan malam di mana?" tanya Caroline
"Kita makan malam romantis di tempat yang sudah aku pilih." Erik tersenyum.
"Kamu tidak akan mengajakku ke hotel lagi, kan? masak setiap makan malam kamu mengajakku ke hotel. Itu namanya kamu tidak modal." cibir Caroline.
Erik tersenyum.
"Tidak modal bagaimana, Sayang. Aku membangun hotel itu dengan susah payah, aku meneteskan keringat untuk menjadi seorang pengusaha. masa kamu bilang seperti itu."
"Ya tentu saja aku bilang seperti itu, bagaimana tidak. Kamu sudah membuatku kesal, membuatku seperti ini karena kamu selalu memanjakan anak-anakmu."
"Tentu saja aku memanjakan mereka, sayang. mereka adalah buah hatiku, permataku dan mereka adalah sesuatu yang membuatku sangat bahagia." jawab Erik.
Akhirnya mau tidak mau Caroline diam dengan semua ucapan-ucapan dari sang suami, Percuma saja. Caroline berbicara apapun suaminya akan menjawab ke jalur yang berbeda.
*Bersambung*
Mohon dukungannya untuk karyaku.
*Isteri bar-bar bos mafia
*Air mata dan pembalasan
*Isteri bar-bar bos mafia 2
Baca novelku yang lain, terima kasih 🥰👍❤️😊😊
__ADS_1