ISTERI BAR-BAR BOS MAFIA 2

ISTERI BAR-BAR BOS MAFIA 2
Rencana penculikan si kembar


__ADS_3

Di salah satu tempat, beberapa orang sudah berada di sana.


"Tuan, kami sudah menyusupkan anak buah kami ke tempat tuan Erik." kata salah satu anak Deren.


Deren Stuff, salah satu pengusaha yang hancur karena di hancurkan oleh Erik. seorang pengusaha yang sukses namun dia mencoba menghancurkan Erik. Hal itu membuat Erik langsung memberikan serangan balik.


"Kalian harus menculik anak dan isteri Erik. Aku akan membuat pria itu menderita." perintah Deren.


"Baik. jawab anak buah Deren.


Dendam kesumat yang dimiliki oleh Deren karena seluruh bisnisnya dihancurkan oleh Erik. Seharusnya pria itu berpikir dua kali sebelum mencoba untuk mencari masalah dengan bos mafia tersebut. beberapa usaha yang dimiliki oleh Deren hancur tanpa tersisa sama sekali bahkan seluruh harta kekayaan yang dia miliki tidak satupun dapat dia selamatkan.


"Tuan." Panggil salah satu anak buah Deren.


"Ada apa." jawab Deren.


"Tuan apa kita akan menyakiti anak dan istri Tuan Erik?" tanya anak buah Deren.


"Tentu saja kita akan membuat mereka menderita, kalau perlu kita akan membunuh mereka. pria itu sudah membuatku hancur lebur tanpa tersisa. Jika aku memberikan Dia kesempatan maka dia akan membunuhku." jawab Deren.


"Tapi, Bagaimana jika pria itu menemukan kita terlebih dahulu, Tuan? Itu akan sangat membahayakan tuan dan kami semua." ucap anak buah Deren.


Deren menatap anak buahnya, tatapan matanya menunjukkan kalau pria itu tidak mau tahu. dia tetap bersih kukuh untuk menghancurkan Erik sehancur-hancurnya. "Jika kalian tidak mau melaksanakan seluruh perintahku, terserah. Tapi aku tidak akan melepaskan pria itu bagaimanapun caranya. Dia sudah membuatku seperti ini, seperti pria tidak berguna."


Beberapa anak buah Deren sudah berada di hotel Regans, mereka diperintahkan untuk menghancurkan Erik dengan segala cara. Rencana awal mereka akan menculik anak-anak dan istri Erik. Namun mereka tidak tahu seperti apa wujud dari istri bos mafia tersebut.


Sekitar 20 atau 30 orang sudah menyusup ke hotel dengan identitas pekerja ataupun tamu hotel. "Kalian harus ingat, kita tidak boleh gagal jika sampai kita gagal. jika kita gagal pasti Tuan Deren tidak akan melepaskan kita." ucap salah satu anak buah Deren.


"Tapi, bagaimana jika Tuan Erik menangkap kita?"


"Itu akan lebih berbahaya daripada kita dihukum oleh tuan Deren, Tuan Deren adalah orang kejam tapi Tuan Erik adalah orang yang sangat kejam. Kamu bisa lihat sendiri kan seperti apa dia menghukum bos kita? pria itu sudah membuat salah satu kaki Tuan Deren tidak berfungsi sama sekali."


Beberapa anak buah Erik dan Caroline sudah berjaga-jaga di seluruh hotel Regans, di luar ataupun di dalam semua penjagaan sangat ketat. Caroline sendiri dia berbincang-bincang dengan begitu bahagia bersama dengan para istri pengusaha, sedangkan Erik dia baru datang bersama ke-4 anak-anaknya.

__ADS_1


"Sayang sekali anak paman Kelvin dan Paman Elios masih kecil, seandainya mereka sudah seusia kita mungkin akan sangat menyenangkan." ucap Daniel.


"Tentu saja, kalau mereka dewasa kita bisa bermain berempat. tapi karena dia masih kecil jadi cukup kita yang bermain." jawab David.


Joshua berjalan-jalan di sekitar tempat itu, acara pesta malam itu memang begitu ramai. acara ulang tahun ke-5 bagi si kembar, Caroline menoleh menatap keempat anaknya yang terlihat begitu tampan dan cantik.


Jesselyn adalah gadis yang sangat angkuh seperti ayahnya, sifatnya dingin terhadap semua orang.


"Lihatlah Nyonya Caroline, anak-anakmu benar-benar begitu menawan." ucap salah satu tamu.


"Tentu saja Nyonya, mereka sangat menawan karena mereka adalah anak-anakku." jawab Caroline sembari tersenyum.


Acara pesta hari itu begitu meriah, para pengusaha membawa anak-anak mereka dengan semua kado yang mereka bawa.


"Nyonya." Panggil salah satu pengawal wanita Caroline.


"Ada apa." tanya Caroline kembali.


"Nyonya, Saya melihat pergerakan yang tidak wajar. Kemungkinan besar ada beberapa penyusup yang masuk ke tempat kita." jawab pengawal Caroline.


"Baik, nyonya. Saya akan memberitahu kepada tuan Elios dan Tuan Kelvin." jawab pengawal wanita.


Caroline melihat situasi yang ada di tempat itu, dia melihat satu persatu para pekerja hotel dari beberapa pekerja yang sangat dikenal Caroline. Ada beberapa yang membuat wanita itu yakin kalau mereka adalah musuh.


"Ada apa, Nyonya? Kelihatannya kamu kehilangan sesuatu?" tanya salah satu istri pengusaha.


"Tidak ada apa-apa, nyonya. mungkin cuma ingin melihat beberapa makanan yang mungkin tidak terlalu disukai oleh para tamu." jawab Caroline sembari tersenyum.


"Oh ya, nyonya. Aku mau berdansa dengan suamiku dulu." ucap salah satu istri pengusaha.


Caroline mempersilahkan para wanita untuk makan jamuan yang sudah tersedia, sedangkan wanita itu.. dia berjalan begitu anggun ke sebuah tempat yang mungkin menjadi incaran oleh orang-orang itu.


"Ada apa, sayang?" tanya Erik ketika melihat sang istri mendatanginya.

__ADS_1


"Kelihatannya ada tamu istimewa, sayang." bisik Caroline.


Erik menoleh menatap sang istri. "Ada apa?" tanya Erik kembali.


"Aku sudah bilang Kan ada tamu spesial, Mungkin dia akan membawa kejutan ke pesta ulang tahun anak-anak kita." jawab Caroline.


Erik bergegas menelpon Kelvin dan Elios beserta beberapa anak buahnya yang lain. pria itu memerintahkan anak buahnya untuk bersiaga penuh, mereka juga diperintahkan untuk memantau para pekerja hotel.


Erik tidak terlalu mengenal para pekerja hotel. sedangkan Joshua yang dari tadi berjalan-jalan di sekitar tempat itu.. bocah itu malah berjalan ke suatu tempat, salah satu anak buah Deren melihatnya.


Satu bocah sudah keluar dari pengawasan Erik, mereka bergegas mengejar bocah itu namun ketika Joshua tahu ada yang tidak beres dia langsung melarikan diri. seperti yang dikatakan oleh kedua orang tuanya hidup mereka adalah hidup yang sangat berharga. Banyak orang yang mengincar nyawa mereka karena itu walaupun masih kecil mereka harus bisa menjaga diri mereka ketika jauh dari orang tuanya.


"Kejar bocah itu!" seru salah satu anak buah Deren.


Caroline meminta manajer hotel untuk membawa anak-anaknya, namun satu anak tidak ditemukan oleh Caroline hingga membuat wanita itu langsung kebingungan.


"Manajer, pastikan mereka kamu sembunyikan di suatu tempat. Aku akan mencari Joshua." ucap Caroline.


"Baik, nyonya." jawab manajer hotel.


Erik dan Caroline mencari keberadaan satu anaknya yang tiba-tiba tidak ada, Caroline berpencar dengan Erik, mereka menuju tempat yang berbeda untuk mencari keberadaan Joshua.


"Anak bandel itu benar-benar sangat menjengkelkan, sudah dibilang kan Jangan pergi dari kami." Caroline mengomel karena dia tidak menemukan keberadaan salah satu putranya.


Melihat seorang pria berpakaian pelayan bertingkat aneh, Caroline yang melihat hal itu dia bersembunyi. dia memantau pergerakan pria itu, dia yakin mereka adalah orang-orang yang menyusup ke tempat mereka.


*Bersambung*


Mohon dukungannya untuk karyaku.


*Isteri bar-bar bos mafia


*Air mata dan pembalasan

__ADS_1


*Isteri bar-bar bos mafia 2


Baca novelku yang lain, terima kasih 🥰👍❤️😊😊


__ADS_2