Istri Dadakan Tuan Aryan

Istri Dadakan Tuan Aryan
bab: 1 Salah Paham


__ADS_3

"Lo siapa? Kenapa, lo bisa ada di kamar gue?" Ucap gadis itu sambil menarik selimut untuk menutupi seluruh tubuhnya.


"Loh, elo yang siapa? Enak aja masuk kamar orang sembarangan". Ucap si pria tak terima


"Hello! Kok, lo malah nanya balik? Udah jelas-jelas ini kamar gue". Kekeh si gadis lagi


Pria itu menunjukkan sikap yang aneh, dan tiba-tiba ia berteriak. "Aaaaaaa..... gue pasti udah ternoda!!!" Teriaknya tiba-tiba.


"Ternoda apaan? Eh gue gak ada nyentuh, elo sama sekali ya. Ngelihat, lo aja gue eneg".


"Gak mungkin! Lo pasti udah ngelakuin hal yang enggak-enggak sama gue kan? Jawab lo!."


"Lo harus tanggung jawab! Gue udah gak suci lagi gara-gara lo." Tambahnya lagi


"Disini, yang cewek gue atau elo? Sumpah ya, baru kali ini gue lihah cowok modelan kek lo gini." Ucap nya dengan santai


"Lagian ya, mana ada cewek yang ngerusak cowok. Malah kebalikannya. Seharusnya itu ya, gue yang ngomong kaya tadi. Atau jangan-jangan, lo memang udah niduri gue lagi? Jawab!" Tegas gadis itu yang mulai terbawa emosi


Saat keduanya asik berdebat, tiba-tiba pintu itu pun terbuka.


Brakkk!!!!


Saat pintu berhasil terbuka, nampaklah sekerumunan orang-orang di ambang pintu tersebut.


"Ngapain kalian?" Tanya salah satu warga


"E..enggak ngapa-ngapain kok, pak. Sumpah!" Ucap si pria


"Mustahil!!! Jelas-jelas kalian sudah berada di satu ruangan yang sama, masih mau mengelak lagi kah?"


"Sumpah, pak. Kami gak ada ngapa-ngapain." Ucap nya sedikit memohon sebab memang ini lah yang terjadi


"Halah! Apa kamu pikir, kami ini anak kecil apa? Klo tidak mesum, lantas kalian ngapain? Main masak-masakan gitu?"


"Kok masak-masakkan sih, pak?" Protes warga yang lain. "Terus?" Tanya si bapak tadi. "Main kuda-kudaan dong, hahahaha" semua warga itu pun tertawa.


"Bantu ngomong dong, wanita jadi-jadian. Jangan gara-gara lo, kita di nikahin ya." Bisik nya serta memberi ancaman.


"Mau ngomong apa lagi gue? Percuma, mereka gak bakal percaya." Sahut wanita itu santai.

__ADS_1


"Lo kok santai aja sih?"


"Jadi, gue harus ngapain lagi?" Sahutnya. "Atau jangan-jangan, ini memang udah rencana lo ya? Lo mau menjebak gue, iya kan? Jujur aja lah." Tuduh nya tiba-tiba.


"Sudah-sudah! Malah bikin drama kalian. Sekarang, ikut kami ke rumah Pak RT". Ucap bapak yang tadi.


"Mau ngapain pak?" Kali ini si wanita yang angkat bicara.


"Mau di nikahkan."


"Apa???" Jawab keduanya serentak


*******


Malam itu, gadis muda yang memiliki paras yang cantik, dan memiliki hidung bangir itu telah mabuk gara-gara minum minuman berakhohol di sebuah Cafe remang-remang.


Kesya. Ya, gadis itu bernama Kesya Azzahra.


Karna lagi dalam ke adaan mabuk, ia masuk ke kamar kost nya tanpa menguncinya terlebih dahulu.


Tanpa ia sadari, seseorang telah masuk kedalam kamar kost nya, dan tidur bersama dengannya.


Dengan berat hati, keduanya pun di arak oleh warna menuju rumah Pak RT.


"Pak, ini serius kami bakalan menikah? Tapi saya gak kenal dia loh, pak?" Protesnya


"Sudah, diam! Jangan banyak bicara."


"Pak, saya gak kenal sama lelaki gila ini, pak. Tolong saya, pak." Ucap Kesya memohon


"Kurang aja! Enak banget lo ngatain gue gila?"


"Kenapa? Gak terima? Gak masalah sama gue, paham lo!"


"Pak, tolong lah! Nanti, kalau saya di apa-apain sama dia, gimana? Kalo saya di bunuhnya? Di siksa? Gimana nasib saya, pak." Ucapnya lagi dengan sedikit mengeluarkan air mata buayanya.


"Sudah, cukup!!! Kita nikahkan secepatnya. Kabari keluarga kalian, nanti sore biar saya nikahkan." Ucap Pak RT tersebut.


"Pak, apa kata orang tua saya klo saya dinikahkan dengan cara begini?" Ucap si pria yang mulai khawatir

__ADS_1


"Berani berbuat, berani tanggung jawab! Lagian, salah sendiri. Belum halal kok udah berani coblos duluan, gini lah akibatnya."


"Pak, tolong lah. Ini semua salah paham, Pak. Perjalanan saya masih jauh loh, pak. Masa kandas begitu aja." Protes Kesya mencoba untuk batal nikahannya.


"Alasan! Sudah, segera hubungi keluarga kalian. Jangan gara-gara kalian kampung kami jadi kotor, dan sial."


"Oh, shitt! Pak, kami gak ngelakuin apa yang bapak-bapak tuduhkan sekarang. Lagian, emang kami sampah apa? Sampai-sampai bisa bikin kampung kotor?"


Plakkk!!!


Tanpa aba-aba, Kesya memukul lengan pria itu dengan sangat kuat. "Eh, Cowok jadi-jadian, lo punya otak gak sih? Jawaban, lo tu pada ngaco semua, tau!"


"Bodo amat lah. Yang penting gue gak jadi nikah sama lo. Idih, amit-amit."


Karna desakan dan paksaan, akhirnya mereka pun menikah. Setelah ijab kabul selesai, dan warga mulai berpulangan. Keduanya mulai panik.


"Aduh, bagaimana ini? Gak mungkin kan, lo gue bawa kerumah? Apa kata mama nanti."


"Semua ini gara-gara lo. Klo aja gue gak jumpa sama lo, gue gak akan dapat sial gini." Umpatnya


"Lo itu buat sial gue, tau gak sih?" Kesya hanya terdiam sambil terus menunduk.


"Kenapa lo diam? Puas lo? Puas lo udah ngehancuri hidup gue?" Bentak nya


"Kok lo malah marah sama gue? Di sini yang salah itu elo. Udah jelas ini kamar gue, ngapain lo masukin?" Kesabaran nya mulai habis. Kini ia malah memarahi pria itu balik.


"Diam lo kan? Ya iyalah, mau ngelak apa lagi? Di sini itu yang sial gue, bukan lo. Jadi stop merasa di zholimi, paham lo!"


"Lo kira gue mau gitu nerima pernikahan ini? Ya enggaklah. Klo memang lo gak nerima pernikahan ini, lo bisa kok ceraikan gue. Gampang kan?"


"Ce..cerai?" Ucapnya gugup


Bersambung....


Waduh, masa baru nikah udah cerai aja sih.


Pernikahan yang gak sampai satu hari, namun udah cerai. Bisa dikatakan seumur jagung belum ya?


Em, mungkin lebih cocok seumur toge kali ya hahaha

__ADS_1


__ADS_2