Istri Hebatku

Istri Hebatku
16. Kau Hanya Milikku


__ADS_3

Raysa dan Albar sudah dalam perjalanan pulang, didalam mobil suasana hening tidak seperti ketika mereka berangkat tadi. Albar meraih tangan Raysa, di genggam erat tangannya sambil sesekali di cium.


Mereka sudah sampai, Raysa langsung turun dari mobil tidak seperti biasanya yang selalu menunggu di bukakan terlebih dahulu oleh suaminya. Sesampainya di kamar Raysa segera menyiapkan Air hangat untuk suaminya. Menyiapkan baju gantinya yang di letakkan di pinggir tempat tidur. Kemudian Ray turun kembali. Baru Ray mau membuka pintu mau keluar Albar sudah membukanya terlebih dahulu mau masuk ke kamar.


Airnya sudah saya siapkan, mandilah dan baju gantinya sudah saya siapkan.... "ucap Raysa


Sayang..... Kamu mau kemana?


Mau ke bawah sebentar mas.... Mandilah. "Raysa sambil tersenyum


Mbak..... Mbak Dijah saya sama mas Al makan di kamar, yang di meja makan silahkan di bereskan ya.... Mbak Dijah dan bik Sumi sudah Makan?


Sudah Non....


Ya sudah setelah selesai langsung saja istirahat ya mbak, sampaikan juga ke bik Sumi....


Iya non....


Saya ke atas ya mbak....


Ceklek......

__ADS_1


Sudah selesai Mas.... sebentar ya Ray mandi dulu... setelah itu kita makan..... "Ray tetap tersenyum seperti tidak pernah terjadi apa apa


Maafkan aku istriku.... "batin Albar sambil melihat istrinya yang masuk ke kamar mandi


Di kamar mandi Raysa selesai mandi, memakai baju yang paling indah, dengan tali spagheti berbahan sutra warna soft purple. Dia memoles wajahnya tipis - tipis natural tapi tetap kecantikannya tetap terpancar sempurna... walau memakai baju sexy tapi penampilannya tetao elegant.


Ceklek.....


Seketika Albar menoleh melihat ke arah istrinya, matanya tak berkedip hanya bisa menelan salivanya....


Makan yuk mas.... Sepiring berdua ya....


Ayo mas Aaa...!


Mereka berdua makan sepiring berdua, hening tanpa obrolan apapun.


Alhamdulillaah... Sudah habis mas... minum dulu.... klo sudah enakkan tidurlah....


Albar masih penasaran apa yang mau di lakukan Raysa, dengan memakai baju lingerie yang s*** make up tipis, parfum yang wangi... Albar beranjak dari sofa pindah ke Tempat tidurnya, Raysa masih terlihat sibuk merapikan piring bekas makan... Dan setelah itu menyusul Albar berbaring ke tempat tidur....


Seperti biasa Albar miring ke kanan menghadap ke istrinya, sambil memandangi wajah istrinya dengan mata yang terpejam ada sedikit air mata yang mengalir di sudut matanya......

__ADS_1


Ray...... Sayang.... Maafkan Aku.....


Raysa mengubah posisi tidurnya jadi kini mereka posisinya berhadapan, Raysa hanya menatap wajah suaminya dengan mata berkaca kaca. Raysa mengulurkan tangannya menyentuh dahi, mata ,hidung, pipi dan terakhir bibir suaminya, Albar hanya bisa terpejam menikmati sentuhan istrinya karena tidak biasanya istrinya seperti ini....


Mas..... "sambil menyentuh bibir suaminya. Dia mencurinya dariku, Dia mencurinya dariku. Atau aku yang mencuri darinya, atau aku yang merebutmu darinya. Kenapa tidak jujur padaku, aku tidak mau di duakan..... "ucap Raysa sambil terus mengalir air matanya.


Dengan mengenyampingkan rasa malunya Ray melu*** bi*** suaminya dengan penuh gairah. Albar melihat istrinya walau dengan mata terpejam tapi air mata istrinya tak kunjung berhenti.... Albar menikmati dan memeluk erat tubuh istrinya....


Semoga dengan ini bisa berakhir kesalahpahaman ini..... "batin Albar


Malam itu mereka berdua melakukan apa yang seharusnya dilakukan oleh suami istri, Setelah selesai Raysa langsung ke kamar mandi untuk membersihkan diri dan melanjutkan tidur... Albar melihat istrinya yang mulai terlelap tidur...


Matamu sangat indah, lentik, engkau sungguh sempurna bagiku.... Aku yang lemah dan kurang tegas tentang hal ini.... Aku harap engkau memaafkanku istriku.... "batin Albar....


Albar memeluk erat tubuh istrinya dan diapun ikut terlelap...


#


#


#

__ADS_1


__ADS_2