
Sepekan sudah Albar mengikuti segala kegiatan istrinya, sepekan juga Albar tidak ke kantor yang membuat Arya pusing tujuh keliling. Bagaimana tidak pekerjaan yang numpuk membuatnya harus nglembur berhari hari.
Albar berangkat dengan hati yang riang, sampai di lobby perusahannya semua karyawan di buatnya heran karena sepanjang perjalanan wajah si bos CEO nya mengembangkan senyumnya tanpa jeda beda dengan kebiasaannya yang lebih terlihat dingin dan galak khas CEO kejam seperti rumor di luaran.
Tuttt....
Ar... Ke ruangan gue sekarang....
Ceklek....
Ar... bantu gue buat resepsi pernikahan. Urus semua. Semua keluarga baik keluarga gue ataupun keluarga Raysa harus tau kecuali Raysa.
Maksud lo apa Al....
Gue mau buat kejutan buat Raysa....
oke siap bosss.... Rencana kapan bos....
Minggu depan....
Sejak rencana yang di buat oleh Albar untuk membuat kejutan kepada istrinya. Albar sering pulang telat, tidak jarang hingga pulang larut malam atau bahkan tidak pulang. Dan Albarpun jarang telpon atau sekedar mengirim pesan ke istrinya.....
Tuttt.... Tuttt .... Tuttt....
Assalamua'alaykum mas....
Waalaykumsalam, iya Ray.... ada apa?
"Dalam hati Raysa mas Albar kenapa ga biasanya mas Albar manggil Ray... Mas hari ini bisa pulang cepat.....
Maaf Ray mas lagi banyak kerjaan..... udah ya mas mau meeting.....
__ADS_1
tuttttt......
Astaghfirullaah....... Ada apa dengan mas Albar.... jang suudzon sama suamimu sendiri Ray....
Akhirnya hari hari dihabiskan Ray dengan rutinitas seperti biasa, di rumah, ke rumah singgah dan rumah sakit. Walau jarang di balas oleh suaminya, Raysa tetap mengirimi pesan untuk mengingatkan hal hal kecil seperti jangan lupa makan, jangan terlalu capek dll.
Sore itu.... Tetiba Mas Arya asistent sekaligus sahabat suaminya mengantar sebuah paper bag dengan isi gaun pesta yang sangat indah. lengkap dengan cadar bandana kesukaan sang suami karena menurut suaminya ketika memakai cadar bandana aura matanya sangat indah....
Nona Raysa, Silahkan siap siap dan pakailah baju yang sudah di siapkan. Nanti Tuan Albar akan menjemput anda pukul 6 sore....
Ba....baik.... Pak Arya klo boleh tau mau kemana saya harus pakai baju ini?
Nanti Nona Raysa akan tau sendiri..
Karena waktu sudah menunjukkan pukul 16.30.
Segera Raysa menyiapkan dirinya, dan memakai baju yang sudah disiapakn Albar untuk istrinya. Kali ini Raysa memakai celak dimatanya, menambah keindahan matanya dengan didukung Bulu mata yang lebat dan lentik. Entah kebetulan atau memang sudah bagian dari takdir, hari sebelumnya Raysa sibuk berhenna dengan teman temannya. sangat indah di tangganya semakin membuat penampilan Raysa sempurna.
Brummm....
Aisha..... "batin Arya
Assalamualaykum Mas Arya......
Wa..wa.. waalaykumussalam....
Mari mas..... "Ya Allaah kenapa denganku, jantungku berdegub kencang.....
I...iya Sha silakan.... Cantiknya "batin Arya
Aisha datang karena diminta Raysa untuk menemani Raysa... Ya bukan Raysa namanya jika tidak menjaga dirinya dari fitnah. Walau Arya orang kepercayaan suaminya tetap Raysa menjaga muruah dirinya agar tidak berdua duan dengan orang yang bukan mahromnya.
__ADS_1
Ehhh.... Udah sampai Sha.....
I...iya baru saja Ray..... Maa sya Allaah Ray..... Pasti suamimu terpana melihat kamu.....
Hush udah yuk jalan.....
Pak Arya..... Kami sudah siap....
Baik Non Raysa silakan masuk.... Arya membukakan pintu mobilnya bergantian dengan membukakan untuk Aisha.....
Masuk Sha....
Terima kasih mas......
Mereka berangkat menuju tempat yang sudah di siapkan oleh Albar. Arya sepanjang jalan selaku mencuri curi pandang Aisha. Walau Aisha tau tapi tetap mengondisikan hatinya dengan pura pura tidak tau. Bisa dibilang Arya adalah calon suami Aisha, Karena Arya sudah datang melamar dan mereka hanya tinggal menunggu hari pernikahannya saja. Tapi tetap mereka masih harus menjaga batasan karena masing masing belum halal.
Mobil sudah sampai di hotel berbintang yang sangat megah, Arya pun menepikan mobilnya dan segera Raysa dan Aisha keluar dari mobil.
Pak Arya maaf sebenarnya kesini mau ngapain ya.... Suami saya mana?
Tuan Albar sudah menunggu Non Raysa, mari saya antar....
Ceklek......
lho kok gelap.... "ucap Raysa
#
#
#
__ADS_1