
Albar dan Raysa sampai di Pantai yang di tuju, mereka segera menyisiri pantai yang sebentar lagi matahari sudah akan memasuki peraduannya....
Sayang duduk sini saja......
Iya mas......
Kamu menyukai senja?
"Raysa menatap wajah suaminya.... Sangat aku sangat menyukai senja, disana ada keteduhan dan ketenangan. Pelebur Segala masalah ketika aku sedang di buai kilauannya.....
Mas baru sekarang bisa menikmati senja....
Hemm... Benarkah?
Aku terlalu sibuk, sehingga untuk sekedar menepi menghilangkan penat seperti ini tidak bisa. Dulu aku larinya ke hal hal yang mungkin jika kamu tau kamu akan membenciku.
Ssstttt..... Mas masalalu bukan untuk dibenci, akan tetapi masalalu sebagai bahan belajar untuk menjadi lebih baik lagi.
Apakah kamu tidak akan membenciku jika nanti perlahan kekuranganku dan kejelekanku terbuka olehmu."ucap Albar
Menikah bukan hanya masalah hati, tapi juga saling melengkapi, menerima segala kekurangan pasangan kita, saling menguatkan dan mendoakan. menghindari masalah dengan menyimpulkan argumen kita tanpa kita mencari penjelasan dulu dan itu bagian dari sebuah kepercayaan. Menikah adalah tujuan kita untuk meraih masa depan dengan indah. Bukan terus berkubang pada masa lalu. Setiap orang punya masa lalu baik mas Albar ataupun Aku. Menataplah kedepan bersamaku bukan berarti kita tidak menoleh kembali ke belakang. hanya saja menolehlah hanya untuk sekedar sebagai bahan ajaran untuk melangkah ke depan agar tidak kembali salah. "Sambil mengusap lembut pipi Albar, Raysa sambil memandang indahnya senja yang mulai keperaduan.
__ADS_1
Terima kasih sayang..... "bisik Albar dengan lembut sambil mengecup kening Raysa. Aku sangat beruntung dan sangat bahagia, I Love U Raysa Kamila Al Hanifah.
I Love U Too Mas Albar Dallat Mujasworo.... Mas sudah masuk maghrib, kita sholat dulu habis pulang...
Baik Istriku.....
Mereka berdua mencari mushola di dekat pantai dan segera melaksanakan sholat maghrib. Setelahnya merekapun pulang, karena Raysa sudah merasa capek dengan rutinitas hari ini. Sesampainya di rumah....
Mas.... mau makan dulu atau mandi dulu....
Mas mandi dulu sayang....
Setelah Raysa menyiapkan makan malam, dan bergantian mandi membersihkan diri. Malam ini Raysa terlihat cantik. Memakai baju tidur dengan model terbuka dengan tali spagheti rambut di kuncir kuda semakin terekspos kecantikan Raysa. Berbeda dengan biasanya, biasanya Raysa tetap memakai jilbab walau di dalam rumah kali ini dia tidak memakainya. 2 ARTnya sudah dimintanya untuk beristirahat, korden semua di tutup agar 2 Satpam di depan tidak bisa melihat ke dalam rumah.
Albar masih menatap Raysa dengan penuh rasa takjub....
Mas..... Sudah lihatinnya, ayo makan dulu.....
Ca cantik.... Kamu malam ini cantik....
Gombal..... Makan dulu ya .....
__ADS_1
Setelah makan malam, Raysa membersihkan meja menyimpan sisa makan di kulkas dan mencuci piring serta mangkok kotornya . Dirasa sudah selesai Albar langsung saja mengendong Raysa ala bridal style untuk di bawa ke kamar....
Massss..... "teriak Raysa....
Kenapa sayang ...
Kaget astaghfirullaah mas.....
Albar sambil cengengesan melihat istrinya mengerutu....
Didudukkannya Raysa di pinggir tempat tidur, dan Albar duduk perlahan di samping Raysa dengan tatapan yang terus menatap istrinya, Albar membuka kunciran Raysa, membelai rambut hitam Raysa...
Ray.... Sayang.... Aku mengingingkan mu malam ini "bisik Albar sembari mengecup telinga Raysa. Setelah di balas anggukan oleh Raysa, Albar langsung menyusupkan tangganya ke tengkuk dan segara mencium bibir Raysa me****t sedemikian bibir Raysa. Dan terajdilah kehangatan yang seharusnya terjadi antara suami istri....
Cup.... Terima kasih sayang.....
#
#
#
__ADS_1