
Sesuai jadwal mereka berangkat ke Dubai keesokan harinya. Sepasang kekasih yang menikmati masa pacarannya setelah menikah. Hari sabtu adalah jadwal registrasi ke panitia, berarti masih ada waktu 2 hari sebelum kesibukan Raysa musabaqah.
Kenapa Sayang....... "Ucap Albar berbisik di telingga Raysa, dengan posisi sambil memeluk Raysa dari belakang
Indah Mas.... Sangat Indah.... "ungkap Raysa, tidak pernah Raysa membayangkan akan ada hari ini seperti ini, berstatus sebagai istri berdua bersama suami. Sayapku belum mampu mengepakkan untuk terbang bersama, tapi aku akan berusaha untuk membawa keberkahan rumah tangga kita sampai ke jannahNya. Ray.... akan berusaha menjadi istri yang baik untuk mas Albar.
Sayang..... Mas beruntung mendapatkanmu sangat beruntung....
Mas... Ray tidak sesempurna itu, malah Ray takut ketika ada kekurangan pada diri Ray yang sudah mas Albar temukan seketika mas meninggalkan Ray. Ray hanya berusaha menjadi hamba Allaah yang taat. yang selalu melaksanakan perintahNya dan menjauhi larangan Nya.
Stttttt..... Jangan bicara seperti itu sayang.... Bantu aku untuk menjadi suami yang baik untukmu. Akupun tidak sesempurna yang kamu bayangkan, akan tetapi bantulah aku untuk menyempurnakan kekuranganku.
Malam ini berlalu tanpa ada aktifitas, mereka melalui malamnya dengan saling berpelukan menikmati tidur yang indah. Hari kedua menjadi pasang suami istri, mereka sangat menikmati masa-masa indah pacaran mereka.
Mas.... Mas Albar..... Bangun sudah mau masuk subuh....
emmmhhh...... iya sayang.....
__ADS_1
10 menit kemudian Albar sudah keluar dari kamar mandi, dan mereka melanjutkan dengan sholat berjamaah. Dilanjutkan dengan Raysa persiapan ikut musabaqah, Raysa murojaah hafalan dengan Albar tidur di paha Raysa. Raysa sambil membaca Al Qur'an sambil membelai lembut kepala Albar.
Mas..... Sudah jam 7..... Bangun ya kita sarapan yuk.....
Iya sayang mas mandi dulu ya..... cup "Albar sambil mengecup bibir Raysa, yang membuat seketika Raysa menegang kaget.
Mas..... "Ucap Rayaa dengan wajah merah merona
15 menit Albar sudah selesai mandi, dan bergantian dengan Raysa yang ke kamar mandi.
Sungguh nikmat berpacaran setelah menikah, mereka terus bercengkrama sambil saling menggenggam erat tangan.
Sungguh aku berasa mimpi, wanita ini sangatlah sempurna aku meresa tidak pantas di sampingnya."batin Albar
Mas.... kenapa kok ngelamun.....
Ga ada sayang, mas hanya terpesona dengan mu. Mas ga bisa berkata apa-apa hanya bisa bersyukur dengan diberikannya istri sesempurna sepertimu sayang....
__ADS_1
Maa sya Allaah... Alhamdulillaah... Mas, maukah aku ceritakan sesuatu? "mereka masih menikmati indahnya taman di tempat mereka sedang duduk sekarang.
Apa itu sayang?
Dulu ada seorang gadis kecil, kala itu gadis itu masih kelas 6 SD. Banyak yang mengelu - ngelukan akan kecantikan gadis kecil itu. Di hari terakhir dia sekolah dia di culik oleh seorang laki - laki yang menyukainya. Mungkin jika sekarang bisa di bilang pedofil. Anak itu sempat ketakutan, dia mencoba tetap tenang. Dia tau orangtuanya pasti akan menemukannya, karena di cincin yang dia pakai sudah terpasang GPS rahasia yang tersambung langsung ke hp papanya. Malam itu hampir saja gadis itu kehilangan kehormatannya dan nyawanya. Berbekal ilmu beladiri yang dia punya, dia melawan sekuat tenaga. Bertepatan itu papanya datang bersama polisi dan membawa penculik itu. Sejak itulah gadis itu menutup dirinya, memakai hijab syar'i dan memakai cadar di wajahnya. Sejak itu hidupnya aman dan tenang. Itulah ceritaku mas, dan gadis itu adalah aku... Dengan itu yang membuatku ketakutan ketika mas melihat wajahku, bayangan masa lalu seakan hadir kembali......
Maafkan Mas ya sayang.... waktu itu mas begitu saja menyetujui dokter untuk membuka hijab dan cadarmu karena untuk memudahkan mereka..... sambil mengecup lembut kening Raysa.....
Terima kasih mas....
"
"
"
"
__ADS_1