
Mas.... Sudah mau maghrib ayo nanti semua pada nyariin kita.
Hemm.... "Sambil menggandeng tangan Raysa
Sayang, Mama kirim pesan kita di minta untuk mampir ke butiq terlebih dahulu.
Klo gtu sekalian sholat disana saja mas....
45 Menit kemudian mereka sudah sampai di butiq dan sudah di sambut hangat oleh karyawan yang sengaja menunggu mereka. Mereka berdua di minta keruangan khusus untuk bebersih terlebih dahulu setelahnya mereka akan di tias oleh tim MOU.
Mas... Mau ada acarakah....
Entahlah sayang.... kita ikutin aja....
Mereka segera bebersih secara bergantian, Raysa masih kikuk karena sudah lama tidak berduan seperti ini.. Albar memeluknya dari belakang....
Apakah kamu tidak nyaman saya di sini?
Emmm ti.... tidak mas.... hanya karena sudah lama tidak bersama ada rasa canggung.....
Apakah mas perlu keluar?
Tidak perlu mas, Raysa perlahan membuka cadar dan hijabnya di depan suaminya. Albar melihat istrinya, sungguh dia merasa jatuh cinta untuk kesekian kalinya. Raysa membuka bajunya hanya tersisa baju lapis jubahnya. Dan dia segera untuk ke kamar mandi.
Akhirnya mereka berdua selesai, dan sudah memakai baju yang sudah di siapkan dan sudah di rias. Raysa di pakaikan henna dadakan sambil menunggu suaminya di rias...
Mas.... Kok kayak kita mau nikah lagi ya....
Ga pa pa sayang.... biar selamanya seperti pengantin baru...
Mas Al bisa aja....
__ADS_1
Untuk kesekian kalinya Albar di buat terpesona dengan istrinya hingga dia menatap tak berdkedib.
Mas... Ayo sayang sudah hampir terambat kita. "bisik Raysa di telinga
Segera Albar Tersenyum.... Yuk sayang mengulurkan tangannya dan Raysa meraihnya. Mereka keluar dengan saling bergandengan tangan. Di luar sudah ada yang menjemput mereka.
Mari Tuan.... Kami akan mengantar Tuan Muda dan Nona Muda....
Baik Pak.... Di dalam mobil mereka berdua masih saja saling pandang, memang benar seperti pengantin baru. Tangan mereka masih saling terpaut....
Kamu sangat cantik..... "bisik Albar
Suamiku juga tampan..... "bisik Raysa
Mereka saling tertawa bersama..... Tak berapa lama mereka sudah sampai di Hotel yang sudah di pesan oleh keluarganya. Mereka berdua turun dari mobil, dan masih setia bergandengan tangan.
Mereka memasuki Hall sesuai dengan arahan pelayan yang mengantar mereka berdua. Mereka di arahkan duduk di meja yang sudah di sediakan sesuai dengan yang mereka lihat. Baru saja mereka duduk, Layar besar hidup.
Slide foto satu per satu mulai terlihat. Dari masa Raysa di awal kehamilan, dati mulai Trimester awal sampai akhir dan melahirkan. Dan setelahnya slide foto di mana Albar merasakan morning sicknes dan ngidamnya yang aneh dari awal trimester awal sampai akhir. Raysa tak bisa menahan ketika melihat video pendek Albar yang merasakan kesakitan ketika Raysa mau melahirkan, seketika Raysa memegang tangan suaminya dan berjongkok di hadapan suaminya...
Maafkan Ray mas.... Pengorbananmu sangat besar untuk kami, seharusnya kala itu aku tetap bertahan disisimu. Aku sudah berdosa oergi tanpa seizin dari mas.... Raysa menangis terisak dengan...
Albar seketika mengecup kening istrinya dan meminta istrinya berdiri... Memeluknya erat...
Maafkan mas juga sayang... Jangan tinggalkan mas lagi....
Jika kamu minta ridhoku, hamillah adek Aleysa aku aka membayar lunas kesalahanku tidak menemanimu ketika hamil.... "bisik Albar
Modus ih....
PYARRRR...
__ADS_1
Lampu hidup semua, ternyata disana banyak sekali orang. Yang di awal mereka mengira hanya mereka sendiri.
Di depan panggung sudah ada Aleysa...
***Bismillaahirohmanirohim....
Mommy and Daddy Aleysa love u so much.
Jangan berantem lagi ya.
Aleysa akan membacakan suroh Ar Rohman.
Karena Aketsa bersyukur Mommy bertemu dengan Daddy dan Mommy ga akan menangis lagi.
Mom... Dad.... Love U so much***...
Raysa dan Albar segera berlari ke arah putrinya dan memeluknya erat.
Thank u Sayang, Daddy love u too....
Aleysa gadis kecil tapi sudah di biasakan memakai cadar seperti Raysa... Kali ini cadarnya di sibak ke atas dan terlihat wajah cantiknya, sungguh sempurna.
Aleysa memulai membaca ayat per ayat dengan fasihnya. Semakin membuat Albar menangis berderai, sungguh inilah hasil didikan istrinya. Dia tidak akan menyia nyiakan lagi keluarga kecilnya.....
Mereka bertiga berpelukan.... Sungguh semua keluarga sangat bahagia... inilah yang mereka tunggu....
Semoga Kalian Terus Bahagia Nak.... "batin Mama Raysa
#
#
__ADS_1
#