Istri Hebatku

Istri Hebatku
25. Kehilangan


__ADS_3

Albar segera pergi meninggalkan kantor, entah apa yang ada di fikirannya sekarang. Hanya satu dia ingin segera pulang dan meminta maaf atas kebodohannya. Dia melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi berharap bisa segera sampai tujuan. Mobilnya di parkirkan sembarangan di halaman rumahnya.


tap...tap....tap....


Albar berlari ke kemarnya, tidak mendapati istrinya.Mencari di ruangan lain juga tidak temukannya....


Bik.... Bik.... Dijah..... Dijah...


i...i...iya tuan..... "jawab mbak Dijah


Non Raysa belum pulang tuan, hanya tadi Non Raysa meminta tolong untuk mengambilkan baju bajunya dan sudah di antar pak Supri.


A....Apa maksudnya.... Diantar kemana ?


Tadi pak Supri ngantarnya ke rumah sakit tempat Non Raysa dinas Tuan.


Albar langsung keluar dan kembali melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit tempat Raysa bekerja. Sesampainya Albar di rumah sakit langsung berlari ke ruangan milik Raysa.


Maaf Pak.... Anda mencari siapa?


Istri saya, Dokter Raysa...


Dokter Raysa tadi siang sudah resign pak.


Resign?!


Iya pak....


Albar seketika lemas dan terduduk di bangku ruang tunggu di depan ruangan Raysa. Dia langsung berlari mencari ke tempat kontrakan Aisha.


tok..tok..tok...


Ceklek.....


Al..Albar.....


Sha... mana Raysa.... Raysa di sini kan Sha.... Cepet panggilin Raysa.....


Raysa tidak ada disini, Raysa sudah pergi. Dan aku ga tau dia pergi kemana. Sebenernya mau anda apa, tadi di depan Raysa memandangnya saja sebagai istri anda pun tidak! Anda dengan santainya memeluk perempuan lain yang helas haram bagi anda. Maaf saya tidak bisa bantu, karena Raysa pun tidak memberi tahu akan pergi kemana.....


Sha tolong Sha..... Raysa dimana?


Maaf, tidak ada disini dan silakan anda pergi!


Albar kembali dengan tangan hampa, ia melajukan mobilnya tanpa arah. Berusaha mencari Raysa, dia menepikan mobilnya karena suara dari handphonenya.


Al....


Al....


Iya...


Lo dimana?


Gue nyarik Raysa... Raysa benar benar pergi ninggalin gue dalam keadaan hamil....


Lo aja emang yang Bodoh.....

__ADS_1


Tutttttttt


Hingga tengah malam Albar masih mencari Raysa. Dia tidak lagi memperdulikan dirinya... menjelang pagi dia pulang ke rumahnya, melihat kondisi Albar hampir aemua pekerja di rumahnya sangat prihatin. Di mengurung di dalam kamarnya tidak lagi memikirikan kondisinya, di dalam fikirannya hanya Raysa dan bayi dalam kandungannya.




***SURABAYA***



Setelah pesawatnya mendarat di Surabaya, Raysa segera menghubungi salah satu sahabatnya yang kini sedang berdinas di Surabaya.



Tuttt.... Tutttt... Tutttt.....



Assalamualaykum.....



Waalaykumussalam....



Khaulah.......




Aku Khaulah, Raysa...Maaf aku baru ganti no....



Maa sya Allaah Raysa, iya Ray kamu udah sampai kan, aku udah nunggu di Terminal 1 kedatangan.



Baik Kha....



Raysa di jemput oleh sahabatnya Khaulah. Mereka bersahabat ketika masih kuliah, bersama Aisha, Rahma, Hafsoh dan Maryam mereka mengontrak rumah untuk tinggal bersama hingga kedekatan mereka melebihi seorang sahabat. Mereka saling menjaga, bahkan mereka tau keberadaan Raysa hanya mereka sepakat untuk sementara dan atas permintaan Raysa untuk bungkam.



Raysa sampai di rumah yang di tempati Khaulah, rencana Raysa akan tinggal disana. Keesokan harinya planning oertama adalah memasukkan lamaran kerja di rumah sakit tempat Khaulah bekerja.



Alhamdulillaah...... Makasih ya Khaulah....


__ADS_1


Sama sama Ray.... Planning pertama kamu nanti apa Ray.



Aku mau masukin lamaran di rumah sakit, siapa tau ada rezeki. Setelahnya aku mau nyoba nyoba usaha online Kha.... Bagaimanapun aku harus bisa survive karena ada janin dalam rahimku Kha....



Kamu hamil Ray.... Astahgfirullaah Ray.... Kamu nekat Ray.... Bukannya orang hamil itu maunya deket deket terus sama soulmate halalnya...



Khaulah..... Kami bisa in sya Allaah Kha.....



Tapi kamu ga ngerasain morning sick es atau ngidam gtu Ray?



Ga Kha Alhamdulillaah, 1 kemudahan lagi dari Allaah semoga kedepannya sampai lahiran juga demikian Aamiin....



Aamiin... ya udah istirahtlah besok aku antar kamu ke rumah sakit tempat aku dinas, dan kebetulan sedang membutuhkan dokter kandungan...



Makasih Kha....



\*\*\****Di bawah langit yang sama***


***Dua insan saling merindukan***



***Mas... Maafkan aku, Aku rindu padamu***.....



***Ray.... Kamu dimana Ray, Maafkan Aku Sayang*** ...



Mereka sama sama menatap ke langit dan bintang yang sama berharap ada keindahan keesokan harinya\*\*\*.



\#


\#


\#


\#.

__ADS_1


__ADS_2