Istri Hebatku

Istri Hebatku
29. Detik Detik Melahirkan


__ADS_3

Tak terasa hari berganti hari bulan berganti bulan. Semenjak kehamilan Raysa mendekati HPL, Raysa sudah jarang sekali update di akun Instagramnya. Membuat Albar serasa kehilangan kembali. Hari perkiraan melahirkan kurang 1 pekan lagi, tapi orang tua Raysa dan juga kedua mertuanya sudah standbye di dekatnya. Tentu tanpa sepengetahuan Albar, Mereka membuat alasan yang sebisa mungkin Albar tidak curiga.


Menjelang fajar Raysa seperti biasa rutinitas barunya yang selalu bolak balik ke kamar mandi. Ketika dia ke kamar mandi, dia mendapatkan flek dan dia tau itu bagian dari tanda tanda akan melahirkan. Dia berusaha rileks, karena belum ada rasa mules atau kontraksi pada dirinya. Seperti biasa dia melakukan aktifitasnya, walau sudah mengajukan cuti. Tapi kegiatannya masih padat, selain sebagai dokter Raysa juga mengajar tahfidz dan juga menulis buku. Kini buku yang sedang jari Best Sellernya ada tentang. Cara cepat menghafal Al Qur'an pada Anak. Dari bukunya itulah Raysa semakin bersinar namanya.


Mungkin karena Albar sibuk kerja dan tidak pernah menonton TV sehingga tidak pernah dapat kabar mengenai Raysa.


Pagi itu setelah sholat subuh, Albar merasa perutnya mulas dan pinggangnya sakit berasa panas serasa mau patah semua. Rasanya hilang timbul, hingga pukul 9 pagi apa yang fi rasakan oleh Albar semakin menjadi. Hingga membuat assistennya yaitu Arya kebingungan. Dan itupun rasanya masih hilang timbul.


"Di tempat Raysa, Raysa sama sekali tidak merasakan apa apa. Hanya dia memiliki feeling jika hari ini dia sepertinya sudah waktunya melahirkan. pukul 12.30 air ketuban Raysa pecah. Namun juga tidak ada rasa yang di keluhkan Raysa seperti kontraksi dan yang lainnya. Hanya saja semua penghuni rumah sudah panik, dan Raysa di bawa ke rumah sakit.


"Diwaktu yang sama Albar semakin menjadi, rasa sakitnya tak bisa di tahan lagi. Sehingga Albar di larikan ke rumah sakit.'


Arya segera menghubungi orang tua Albar, ketika mencoba menghubungi Papanya Albar tidak ada jawaban. Setelah mencoba menghubungi no Mamanya Albar tersambung.


Assalamu'alaykum tante....


Waalaykumsalam Ar....


Ini tant, Albar kami larikan ke qrumah sakit, karena sedari pagi sakitnya tidak juga kunjung reda.


Memang sakit apa Ar...


Tadi Albar memgeluh perutnya mules dan sakit tant, dan punggungnya panas serasa mau patah semua....


Ohhh.... Biarkan saja Ar bantu elus elus punggungnya saja. Nanti juga hilang sendiri rasa sakitnya. Suruh dia sabar saja. "Cinta mereka sangat kuat, biar tau rasa itu anak.batin mama Widuri mamanya Albar


Tapi tant....

__ADS_1


Udah ga pa pa... Tante lagi sibuk.... tuttttttt


Kok di matikan.....


Cihhh bikin repot aja sih....


Ceklek...


Bagaimana kondisi bos saya dokter?


Tuan Albar tidak apa apa, apakah istrinya sedang hamil? kemungkinan istrinya akan melahirkam jadi tuan Albar ikut merasakan sakitnya.


I... I...Iya dok istri bis saya sedang hamil. Tapi mereka berjauhan dok, apa mungkin.....


Mungkin saja pak, jika ikatan cinta dan ikatan batin mereka sangat kuat.


Ba...Baik Dok terima kasih.....


Arya masuk ke ruangan rawat Albar.


Masih sakit Al...


Masih Ar... ga kuat gue Ar.....


Sabar kata mama sama kata dokter suruh sabar....


Hah sabar gimana Ar....

__ADS_1


Kata dokter busa jadi Raysa mau melahirkan dan kamu yang merasakan sakit. Sabar aja klo sakitnya ilang berarti anak lo udah lahir.


Beneran Ar... lo..lo jangan bohong Ar.... Anak gue mau lahir Ar....


Mungkin, klo gtu sabar aja nikmati rasa sakit itu. Ikatan batin kalian berdua itu sangat tinggi dan cinta kalian juga. Tetep lo bodoh, gue syukur Allaah nimpahin rasa sakit melahirkannya ke lu....


Ahhhhh..... Ar sakittttt ini lebih sakittttt Ar..... Ahhhhhhh..... "Albar berteriak kesakitan, Arya hanya bisa bantu mengelus punggungnya saja sesuai dengan arahan Mama Widuri mamanya Albar.


Hufffttttt..... Albar seketika jatuh terlentang ke tempat tidur sambil nafasnya yang masih ngos ngosan. Tapi rasa sakitnya hilang seketika....


Ar.... Sakitnya ilang Ar, apa anak gue udah lahir Ar.... "Albar sambil menangis sesengukkan.


Bisa jadi Al, Sabar ya....


Ting.....


"Arya melihat notifikasi di HP nya... Instagram Raysa, Langsung di bukanya ada sebuah photo tangan seorang bayi yang menggengam jari seorang wanita."


Al Lihat....


Seketika air mata Albar tidak terbendung lagi ketika melihatnya.... Sambil bersyukur dan menyebut nama Allaah.... Anakku dah kahir Ar, anakku perempuan. di lihat dari caption yang tertera....


"**Welcome to our world my princes, mama papa love u so much *Aleysa Amira Putri Albar"


❤️❤️❤️***


#

__ADS_1


#


#


__ADS_2