
Sudah hampir satu minggu kepergian Raysa dari rumah, selama itu juga Arya mencarinya. Namun hasilnya masih nihil, tidak ada sama sekali petunjuk. Bahkan Kakaknya Raysa Fahrez pun tidak tau adiknya dimana. Kabar ini membuat seluruh kedua keluarga besar sangat khawatir. Dimana Raysa pergi dalam keadaan hamil, semua menyalahkan Albar apalagi Fakhrez kakak iparnya.
Awalnya Fakhrez sangat marah kepada Albar, setelah Dia mendapat kabar dari Rahma jika Raysa baik baik saja dan berada di tempat yang aman Fakhrez cukup lega. Fakhrez mendesak untuk minta no handphone milik Raysa yang baru, walau di awal Rahma dan Aisha tak memberi namun mereka akhirnya luluh juga.
tutt..... tutt..... tutt....
Raysa ragu mau menerima telp dari kakaknya, hingga panggilan yang ketiga baru berani menerimanya.
Assalamualaykum kakak Raysa yang paling ganteng sedunia...... "Raysa berusaha menetralisir kegugupannya
Waaalaykumussalam, Ray?
Hmmmm......
Pulanglah......
Kak maafin Ray, izinkan Ray untuk saat ini.
Ray masalah tidak akan selesai juka kamu menghindarinya, tapi hadapilah....
Ray tau kak, mungkin Ray kekanak kanakan. Tapi Ray ingin tau seberapa besar cinta mas Albar kepada Ray, seberapa besar rasa setia mas Albar kepada Ray. Hingga saatnya Ray pulang Ray akan mengambil keputusan apakah pernikahan Ray patut di lanjutkan ataukah sebaliknya.
Hehhhh.... Kamu sekarang dimana dek?
Ray di surabaya kak, di tempat nya Khaulah. Ray sudah mulai dinas di rumah sakit S. Ray mohon jangan kasih tau ke Mas Albar ya kak....
__ADS_1
Sampai kapan kamu disana Ray?
Belum tau kak, doakan saja kami sehat dan selalu dalam lindungan Nya.
Aamiin.... Bagaimana kehamilanmu dek?
Alhamdulillaah sudah masuk 8 minggu kak, Emmm.... Kak menurut kakak mama sama papa perlua tau keberadaan Raysa apa tidak termasuk kedua mertua Ray....
Untuk masalah itu biar kakak yang menyelesaikan, kakak usahakan agar Albarpun tidak tau.
Makasih kak, Ray ada jadwal visit kak. Kapan kapan disambung lagi ya....
Iya dek, hati hati di jaga kandungannya dengan baik. Kalau ada apa apa langsung kabari ke kakak.
Iya kak in sya Allaah, Assalamualaykum kak....
Setelah mendapat kabar dari Raysa, Fakhrez menghubungi kedua orang tuanya dan juga kedua mertua Raysa. Fakhrez mengundang mereka untuk datang ke suatu tempat untuk membicarakan kondisi Raysa.
Kondisi Albar sangat memprihatinkan, selama 1 minggu Dia mengalami mual muntah parah. kini Albar di rawat di rumah sakit karena kekurangan cairan.
Ma.....
Iya Al....
Apa kata dokter ma, Al sakit apa.
__ADS_1
Kamu ga sakit Al.
Terus kenapa Al mual Muntah terus ma Klo Ray ga sakit?
Kamu.... Dokter bilang kamu mengalami kehamilan simpatik. Karena Raysa sedang hamil, kamulah yang merasakan mual muntah dan bahkan ngidam juga.
Kok bisa ma, apalagi Ray sekarang belum tau ada dimana.
Itu karena ikatan batin kalian sangat kuat, cinta kalian sangat kuat. Semoga dengan begini cukup meringankan beban Raysa untuk kehamilannya.
Apa yang harus Al lakukan ma, Al sudah berusaha mencari Raysa tapi Raysa belum juga di ketemukan.
Kamu aja yang bodoh Al, Mama ga mau ikut campur masalah kamu. Kamu yang membuat masalah, kamu yang harus bisa menyelesaikan. Kami sebagai orang tua hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk oernikahan kalian.
Huffttt......
Keesokan harinya Al sudah boleh pulang, dengan di antar Arya....
Ar... Tante nitip Al ya. Tante mau nemenin om ke luar kota. Sementara klo kamu ga keberatan nginep duku di rumah Al. Takutnya klo dia ngidam ga ada yang bantuin, Ar maukan?
Baik tante sementara Arya tinggal di rumah Al...
Makasih ya Ar....
#
__ADS_1
#
#