Istri Kedua Mr.Billionaire

Istri Kedua Mr.Billionaire
Ibu mertua


__ADS_3

Mobil dave berhenti di sebuah panti asuhan sederhana, laki-laki itu turun dengan membawa beberapa paper bag di susul dengan bella di belakangnya.


Dave mengetuk pintu itu dan muncul lah seorang wanita paruh baya yang menyambutnya dengan terbuka.


Dave dan bella di persilahkan masuk dan anak-anak disana dengan wajah yang gembira berhamburan mendekati dave.


"Paman, kami sangat merindukanmu." ucap dalah satu anak lelaki disana.


"Paman juga merindukan kalian."


"Paman, apa itu untuk kami?" seseorang menunjuk paper bag yang dibawa oleh dave.


"Tentu saja, nih bagikan dengan teman mu ya." bella tersenyum tipis melihat anak-anak disana yang tak sangat senang menerima pemberian dave.


"Dave!!" seseorang memanggil namanya membuat dave dan bella melihat ke arah wanita paruh baya yang cukup cantik berdiri disana.


"Tante ayumi." dave berdiri dan memeluk wanita yang di panggil tante itu dan pemandangan tersebut tak lepas dari pandangan bella yang memperhatikan interaksi keduanya.


"Tante disini juga?" tanya dave.


"Ya, tante tadi kebetulan lewat sini jadi mampir dulu." jawabnya yang di angguki oleh dave.


Dan pandangan tante ayumi kemudian tertuju pada bella, "Apakah dia....pacarmu?" tanyanya dengan kedua alis terangkat.


"Bukan tante, bella coba sini!!"

__ADS_1


Arabella pun mendekat.


"Tante ini bella asisten ku, dan bella ini tante ayumi mama dari Nicholas, kau masih ingat bukan?"


Reflect gadis itu menatap ayumi dengan sedikit keterkejutan dan dengan segara mengulurkan tangannya dengan rasa gugup, "Tante, senang bertemu dengan anda." dan ayumi memblasa uluran tangan bella dengan senyuman di bibir mu.


"Nama yang cantik sama seperti orangnya." pujinya yang membuat bella tersipu malu.


"Terima kasih tante."


...********...


Arabella terduduk di bangku taman belakang panti sembari melihat anak-anak yang sedang bermain disana.


Rasa bahagia sangat terasa melihat mereka yang tertawa dengan sangat puas sembari memainkan mainan yang dave berikan tadi.


"Ya, mereka imut dan menggemaskan." jawab bella berusaha tenang meskipun perasannya tak karuan saat ayumi yang tak lain adalah ibu dari suaminya duduk di sebelah nya dan mengobrol dengannya untuk pertama kalinya.


"Hidup tanpa orang tua sejak kecil itu sangatlah menyedihkan tapi mereka masih bisa tertawa dengan semua penderitaannya." guman ayumi menatap lurus ke arah anak-anak.


"Dan terkadang banyak dari mereka yang selalu berkata bahwa hidupnya lebih menyedihkan dari orang lain tanpa mereka sedari itu tidak ada apa-apanya di bandingkan di tinggalkan oleh kedua orang tua." Arabella menyahut membuat ayumi menatapnya sejenak dan kembali menatap ke depan.


......******......


"Kalau begitu tante duluan ya." pamit ayumi dari balik kaca mobilnya.

__ADS_1


"Iya tante, hati-hati."


"Dan bella senang bisa mengobrol denganmu, lain kali bisakah kita untuk bertemu lagi? Sepertinya pembicaraan kita cocok." ucapnya tersenyum ke arah bella.


"Tentu tante, aku juga senang bisa berbicara dengan tante."


"Baiklah, kapan-kapan mari kita bertemu lagi."


Bella mengangguk dan setelah itu mobil milik ayumi pun melaju menjauhi pekarangan panti asuhan.


Dan setelah mobil tante ayumi benar-benar hilang dave dan bella masuk ke dalam mobil dan dave segera melajukannya untuk kembali ke kantor.


"Sepertinya tante ayumi menyukaimu?" guman dave.


"Begitukah?"


"Memangnya apa yang kalian bicarakan sampai tadi ku lihat kalian tertawa bersama yang sama sekali bukan tipe tante ayumi untuk mengobrol bersama kaum muda seperti kalian?" tanya dave sembari tetap fokus menyetir.


Arabella mengedikan bahunya, "Entahlah, kurasa tadi kita hanya membicarakan hal-hal sepele saja tidak ada yang lebih."


"Tante ayumi dan aku memiliki kesukaan yang sama, kami sama-sama menyukai anak kecil yang menggemaskan." lanjutnya dan dave mengangguk mengerti.


"Sebenarnya... Tante ayumi itu menginginkan seorang cucu dari anaknya Nicholas hanya saja pernikahan yang sudah berjalan lima tahun lebih bersama sepupuku itu sama sekali tidak membuahkan hasil sampai sekarang, alhasil tante ayumi sering pergi kesini untuk melihat anak kecil." ujar dave membuat Arabella terdiam.


"Sampai hubungan yang tadinya baik-baik saja pun menjadi renggang, aku tak jarang mendengar tante ayumi dan sepupu ku bertengkar saat kami bertemu."

__ADS_1


Arabella menatap penuh prihatin, pantas saja nona sarah menyuruh suaminya untuk menikah lagi disaat wanita di luar sana begitu menjaga suaminya agar tidak dekat dengan wanita lain.


Bella baru tahu, bahwa sebuah keluarga bisa saja hancur hanya karena tidak kunjung memiliki seorang keturunan.


__ADS_2