Istri Kedua Mr.Billionaire

Istri Kedua Mr.Billionaire
Bertemu tanpa sengaja


__ADS_3

Malam itu sekitar jam 7 malam Arabella tengah berada di salah satu toko pembelanjaan, untuk stok makanan di rumahnya.


Arabella mendorong troli belanjaannya yang kini sudah terisi cukup banyak, sembari melihat list di tangannya agar nanti tidak bulak-balik belanja kembali.


"Arabella!!" dan sebuah panggilan membuat gadis itu menoleh ke belakang.


"Tante ayumi?"


"Ternyata memang kamu." ucap wanita paruh baya itu yang kemudian berjalan lebih dekat ke arah bella.


"Sedang belanja?" tanyanya melihat ke arah troli arabella.


"Iya tante, biasa stok bulanan. Tante sendiri?" tanya bella balik.


"Tante abis beli sesuatu di sekitar sini." jawabnya sembari menunjukan paper bag di tangannya, "Terus gak sengaja liat orang kayak kamu dari luar, tante samperin dong ehhh ternyata emang kamu." lanjutnya.


"Masih lama belanja?" tanyanya lagi.


"Udah kok tante, tinggal bayar ke kasir." jawab arabella.


Dan ayumi menatap jam di ponselnya, "Ini masih belum terlalu malem, gimana kalau kita mampir dulu ke cafe di sekitar sini sambil ngobrol gitu?" ucap sang tante.


Bella berpikir sejenak sebelum akhirnya mengiyakan ajakannya, "Boleh tante."


Dengan senyum yang terpancar di bibirnya tante ayumi pun menggandeng tangan arabella, "Oke, ayo tante anter ke kasir."


...******...

__ADS_1


"Tante kesini sendirian?" tanya bella sembari menikmati minuman coklat hangatnya yang di pesan tadi.


"Iya, abisnya gak ada yang bisa di ajak keluar jadinya sendirian." jawabnya, "Tante gak punya anak gadis, punya nya anak laki-laki itu juga sibuk banget kalau pulang suka tengah malem. Punya menantu juga gak bisa di ajak buat kayak gini, sibuk sendiri sama temen-temannya." lanjutnya sembari mengaduk-ngaduk minuman di depannya.


Arabella hanya tersenyum canggung menanggapi curhatan tante ayumi.


Drettttt


Ponsel arabella yang tergeletak di atas meja berdering dengan nama 'Kenneth' yang terpampang jelas di layar ponsel.


"Tante maaf, bella angkat telpon dulu." izin bella.


"Iya, angkat aja."


"Kenapa ken?" tanya bella setelah panggilan tersambung.


"Kenapa kau tak bilang sudah pergi dari rumah?"


"Aku ada di depan rumahmu dan kata ayahmu kau sudah pergi kemarin."


"Karena aku juga tidak bisa terus tinggal disana, terlalu jauh ken pergi kerja dari rumah."


"Lalu bisakah kau beritahu aku dimana kau tinggal sekarang? Sangat sulit jika aku ingin bertemu denganmu."


Bella menatap sebentar ke arah tante ayumi yang kini tengah menatap ke luar lewat dinding kaca, "Enggak sekarang ken, jika kau ingin bertemu denganku datang lah ke ++++, aku sedang berbelanja disini." ucap bella.


"Baiklah aku kesana sekarang, kau jangan pergi dulu."

__ADS_1


"Iya. Kalau begitu aku tutup sekarang."


"Pacar kamu?" tanya ayumi saat bella menaruh kembali ponselnya di atas meja.


Dengan cepat bella menggeleng, "Bukan tante, dia temanku, dia ingin kesini, tak apa kan tante?" izin bella dengan tak enak.


"Tentu saja, ini juga udah malem kayaknya tante mau pulang sekarang deh." ucapnya.


"Mau pulang sekarang ya, mau bella pesenin taksi dulu buat tante?" tawar bella sembari mengambil ponselnya kembali.


"Tidak usah, supir tante juga ada di bawah. Tapi bisakah kita bertukar nomor ponsel, biar nanti gampang gitu kalau tante pengen ketemu kamu." ucapnya.


"Ohh boleh tante."


Bella segera menuliskan nomornya saat ayumi menyerahkan ponselnya dan mengembalikannya setelah itu.


"Kalau begitu tante duluan ya."


"Hati-hati di jalan tante."


"Kamu juga ya, jangan malem-malem disini nya." ucapnya sebelum akhirnya pergi dengan membawa beberapa paper bag di tangannya.


...******...


Tak berselang lama orang yang di tunggu-tunggu pun datang dan tanpa basi-basi ken mengambil minuman bella dan meminum nya tanpa izin, membuat gadis itu hanya bisa menatap cengo.


"Tidak bisakah kau pesan minuman mu sendiri" cetus bella menatap sinis ken.

__ADS_1


"Bel, bisakah kau menampungku di rumahmu. Aku sangat lelah mendengar ocehan ayahku." keluhnya sembari menyenderkan kepalanya di bahu bella.


"Sudah ku duga." guman bella yang sudah hapal dengan sifat ken.


__ADS_2