ISTRI KU 18 TAHUN

ISTRI KU 18 TAHUN
Lintah Darat


__ADS_3

“Sayang jangan lama-lama


bersedih.” Dani menggoda gadis cantiknya.


“Kak Dani jangan seperti ini.”


Erliana “Aku takut terlalu berharap nantinya.” Batin Erliana


“Seperti ini bagaimana


maksudmu?Hm...” Dani


“Tidak.” Erliana


“Oh iya, soal pekerjaan kakak


sudah siapkan untuk mu.” Dani


“Benarkah. Terima kasih. Kapan


aku bisa mulai Kak?” Tanya Erliana bersemangat


“Hey-hey semangat sekali ha ha ha


ha” Dani


DUG DUG DUG


“Hai ...Keluarlah, rumah ini akan


kami sita.” Teriak seseorang dari luar


“Ada apa itu sayang?” Tanya Dani,


rupanya teriakan sampai ke telinga Dani


“Tidak tahu kak!” Erliana segera


berlari menuju ke luar rumah


DUG DUG DUG


“Ada apa ini?” Tanya Erliana


kepada seseorang yang sudah berada di depan pintu tersebut. Badannya tinggi, botak,


hitam, perutnya sedeikit buncit, wajahnya bringas sangat menyeramkan menurut


pandangan Erliana. Mereka berpakaian serba hitam.


“Hai gadis cantik, bibi mu ini


tidak dapat melunasi hutangnya kepada bos kami dan jaminan nya adalah rumah nya


dan rumah milik mu. Jadi tolonglah bekerjasamalah,  jangan membuat kami kesulitan dalam


menjalankan tugas ini, sekarang juga kosongkan rumah ini.” Salah satu orang


suruhan dari pihak lintah darat.


“Apa tidak mungkin?” Erliana. Bi


Asti pun segera masuk kedalam.Erliana menggelengkan kepalanya “Kenapa bisa


seperti ini bi?” Tanya Erliana. Dia tidak sadar bahwa ponselnya belum dia


matikan, sedari tadi Dani mendengarkan dan cepat-cepat dia menuju rumah


Erliana.


“Mau kemana dia?” Adit yang baru


saja tiba tepat didepan pagar rumah sahabatnya. Namun Dani tidak sadar


keberadaan Adit. Aditpun menyusulnya.


Datanglah seorang pria tampan,


Dia adalah bos dari Lintah Darat. “Bagaimana tugas kalian?” Tanya nya pada


salah seorang anak buah nya.


“Maaf bos.”


“Dasar tidak berguna.” Teriak bos


nya

__ADS_1


“Maaf bos.”


Bos itu menunjukkan beberapa


surat perjanjian yang dulu pernah disepakati antara dia dan Bi Asti. Bos lintah


darat itu memandangi Erliana tidak sopan, dia melihat Erliana dari atas ke


bawah ke atas lagi. Lalu tersenyum lebar.


“Hai gadis cantik siapa namamu?


Aku Rey” ucapnya memperkenalkan diri. Rey seorang bos lintah darat, umurnya 35


tahun tapi masih membujang, tampan, tinggi, dan bisnisnya ini membuat dia


sukses, dan kaya raya di kota M. Rey menyubit dagu Erliana dengan genit, membuat


Erliana merinding dan dia menepis tangannya Rey.


“Sombong sekali kau.” Rey


menjambak rambutnya Erliana sehingga wajahnya menengadah ke atas. Rasanya sakit


inginnya Erliana menjerit dan menangis tapi Rey telah membungkam mulutnya


dengan tangan yang satunya lagi.


“Kau mau berteriak atau akan aku


jadikan kau sebagai budak?” Rey


Erliana menangis ketakutan


setelah mendengar ucapan Rey yang akan menjadikannya seorang budak. Erliana


menggelengkan kepalanya sambil menangis.


“Kalau begitu jangan berteriak,


mari kita selesaikan masalah ini dengan baik.” Ajak nya Rey


Setelah Rey melepaskan Erliana,


Rey menuntun Erliana untuk duduk bersama. Dan dia menunjukkan Surat perjanjian


dan isi surat perjanjian.


Yang mana kedua belah pihak


memiliki kesepakatan untuk mengadakan hutang piutang. Maka dari itu melalui


surat perjanjian ini dijadikan sebagai bukti. Bukti tersebut menyatakan bahwa


kedua belah pihak telah melakukan hutang piutang. Kemudian telah menyetujui


beberapa ketentuan sebagai berikut :


1.       Pihak pertama memberikan pinjaman berupa uang tunai. Pinjaman


          tersebut diberikan kepada pihak kedua. Jumlah uang tersebut sebesar Rp.300.000.000,-


          (Dua ratus juta rupiah).


2.       Dari pinjaman tersebut pihak kedua telah memberikan jaminan.


          Jaminan ini berupa 2 unit rumah dari pihak kedua.


3.       Pihak kedua akan mengembalikan pinjaman tersebut yang berupa


          uang. Pengembalian uang yang disertai bunga sebesar 20%. Adapun jangka waktu


          pengembalian uang selama 1 (satu) tahun.


4.       Apabila pihak kedua tidak membayar pinjaman sesuai jangka waktu


          tersebut. Maka jaminan tersebut akan dikuasai dengan penuh oleh pihak pertama.


Surat ini dibuat menjadi 2 (dua)


rangkap. Masing-masing sudah ditandatangani yang disertai materai 6000. Demikian


pembuatan surat perjanjian hutang ini dibuat dan digunakan semestinya. Surat


ini tidak ada unsur paksaan dari kedua belah pihak dan pihak lainnya.


Kira-kira seperti itulah isi dari

__ADS_1


surat perjanjiannya. Dan di ujung kanan baah surat perjanjian itu dia melihat


ada tandatangan bibinya. Hiks hiks hiks Erliana tak kuasa menahan air matanya.


Erliana dan semua yang berada di dalam rumah mendengar ada keeributan diluar


sana.


“Hei, kau siapa?”


“Minggir aku salah satu dari


anggota keluarga ini.” Dani pun memaksa untuk masuk. Dia melihat Erliana


menangis dan Rey mengelus-ngelus rambut gadis cantiknya.


“Erliana.” Teriak nya


“Kak.” Erliana berdiri dan hendak


berlari menuju Dani, tapi Rey menarik tangannya Erliana hingga duduk


dipangkuannya.


“Ahh...Lepaskan.” Teriak Erliana


“Hey ******** siapa kau? Berani


menyentuh milikku, Lepaskan dia.” Pinta Dani yang meraih tangan Erlian untuk


merebutnya.


“Oke oke” rey melepaskan Erliana.


Erliana menangis dan memeluk Dani.


“Ada apa?” Dani menatap Erliana


yang berlinang air mata.


“Oke ...aku akan menjelaskan. Ini


adalah surat perjanjian hutang antara aku dan Bu Asti. Tapi karena bu Asti ini


tidak dapat melunasi hutangnya padaku, maka jaminan nya ini akan aku milikki.


Jaminannya ini berupa  rumah milik bu


Asti dan rumah milik gadis cantik ini. Jadi aku hanya ingin mengambil hak ku,


apa aku salah?” Rey


Dani menatap Erliana lalu bi


Asti.


“Padahal aku sudah memberikan


kesempatan emas pada gadis ini, jika dia ikut bersama ku aku akan bebaskan dia


dan keluarganya dari hutang ku. Dan rumah ini tidak akan aku sita. Bagaimana? “


Rey


“Sialan kau!”


“B U A K”


Dani memukul wajah Rey, hingga


pukulan nya itu mendarat tepat pada bibir sebelah kiri Rey dan menimbulkan


darah karena sobek. Seketika itu anak buah nya Rey tidak ragu untuk maju untuk


membalas tapi tiba-tiba Adit datang ditengah-tengah mereka.


“Hentikan.” Adit “ Bagaimana


kalau kita mulai lagi dengan kepala dingin.” Tambahnya karena sebenarnya Adit


sudah berada diluar sejak tadi.


“Bi....” Erliana berteriak karena


tidak tahan lagi menahan marah sambil menangis...Namun Erliana kepalanya sakit,


pandangan nya gelap dan dia tidak ingat apa-apa lagi. Erliana jatuh dan tak

__ADS_1


sadarkan diri.


__ADS_2