
Menjelang tiga tahun lagi akan keberangkatan haji, masalah baru kini menimpanya, Anak pertamanya dililit hutang rentenir.Putri Karmila menikah dengan suaminya sudah berjalan sebelas tahun, namun suaminyapun sama halnya dengan Tasmapuja, memegang kendali ekonomi keluarga, istrinya cukup dijatah secukup pikiran suaminya, padahal kenyataannya, istrinya merasa tidak cukup, sehingga kadang pinjam tabungan suaminya yang dititipkan padanya. Tabungan suaminya lama-lama sudah terpakai banyak, untuk bilang pada suaminya dia takut, akhirnya minta sama Karmila ibunya, namun tidak cukup, terpaksa pinjam rentenir.Pikir dia bisa menyicil. Namun ternyata dia kewalahan untuk menyicil hutangnya, akhirnya untuk menyicil pada rentenir pertama, dia meminjam lagi pada rentenir kedua, hingga berlanjut sampai akhirnya di suatu hari dia datang menangis pada ibunya. "Bu, tolong Diana Bu, pinjam uangnya untuk menutupi semua hutang pada rentenir!" pintanya memelas. "Memang berapa hutangmu?" jawab ibunya tak sabar.Diana hanya menyodorkan catatan kecil hutangnya pada ibunya.Karmila terbelalak matanya ketika melihat hutang anaknya hampir 10 jutaan, Akhirnya dia bicara pada suaminya, "Pak, anak kita tanpa sepengetahuan suaminya, hutangnya sudah banyak." Ibu tidak tega, karena takut sama suaminya yang kasar, dia tidak berani bilang."Tasmapujapun bertanya,"Berapa hutangnya?" "Sepuluh jutaan,"jawab Karmila dengan nada sedih."Masya Allah..," sahut Tasmapuja mengurut dada."Panggil besok anakmu kemari !" perintah Tasmapuja pada istrinya.Keesokan harinya Diana datang ke rumahnya.Ayahnya menasehatinya dengan sedikit sedih dan kecewa, agar anaknya tidak mengulanginya lagi."Bapak tidak punya uang segitu banyaknya, terpaksa Bapak harus pinjam uang bank." katanya sambil memandang anaknya yang sembab karena menangis dan sering bertengkar dan sakit hati atas kekasaran suaminya.Bahkan ketika tahu, ayah mertuanya selingkuh, dia makin lebih merendahkan istrinya dengan penghinaan yang menyakitkan.Diana tidak terima, suaminya menjelekkan ayahnya, meskipun dia tahu ayahnya salah, dia tidak terima ayahnya dihina.Karena itu pula Diana tidak mau cerita hutangnya kepada suaminya takut suaminya malah makin marah dan lebih menghinanya.
__ADS_1
Akhirnya ayahnya meminjam bank untuk membayar hutang Diana sekalian diapun butuh untuk membeli motor baru.
__ADS_1
Setelah tiga hari tidak pulang, barulah suaminya datang ke rumah mertuanya.Suaminya hanya bersikap sok membela diri menyalahkan istrinya yang pergi dari rumah.Karmila hanya bisa menasehati menantunya agar sabar menghadapi istrinya jika nanti sudah pulang.Karmilapun akhirnya buka rahasia yang dia simpan, bahwa putrinya sudah berhutang sebelum hutang yang baru dibuatnya ini.Karmila meminta menantunya, ikut bertanggung jawab atas hutang istrinya. Suaminya mengiyakan, namun tidak semuanya.Akhirnya Tasmapuja teringat akan tetangganya yang membutuhkan tanah untuk tapak rumah. Kemudian dari uang jual tanah itu hutang Diana banyak yang tertutupi, tinggal yang sisanya suaminya mencicil.Namun masalah ini tidak hanya sampai disitu, pertengkaran masih saja terjadi hingga anak yang tertua tidak betah dan tinggal bersama oma dan kakeknya.
__ADS_1