Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Gagal hubungan intim


__ADS_3

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, bahkan tahun berganti tahun.Sudah hampir tiga tahun setengah tragedi terbesar rumah tangga Karmila berlalu.Karmila selalu berdo'a pada Tuhan agar ia bisa melupakan kejadian pahit, dan lukanya tidak sakit lagi bila mengenang hal itu, namun tetap saja sesekali Karmila mengenangnya, saat dia berhubungan intim dengan suaminya.Kala suaminya bila mengajaknya berhubungan intim dengan cara merangsangnya, Karmila bergairah, dirinya merasa terangsang, namun sayang, tiba-tiba terlintas dan terngiang rekaman suaminya yang merayu istri temannya yang bernama Wulan, surut lagi minatnya untuk bercinta dengan suaminya meskipun dia sudah terangsang.Apalagi, suaminya tidak memijatnya terlebih dahulu hanya langsung merangsangnya, sedangkan suaminya bila memijatnyapun, jika minat itu tiba-tiba hilang, Karmila tidak lagi bergairah, cuma dia hanya menjalankan kewajibannya sebagai istri.Tasmapuja kadang enggan meneruskan hasratnya jika istrinya tidak bergairah, dia dengan sabar memijat- mijat istrinya lagi sampai akhirnya keduanya tertidur.Tasmapuja merasa kasihan pada istrinya yang masih terluka karena perbuatannya.Dia sudah menghianati sumpah janji setia yang diucapkannya bersama di tempat suci yakni di sebuah mesjid ketika mereka sesudah shalat berjama'ah asar kala itu.Tasmapuja terpukul hatinya, jika istrinya tidak selera bahkan menangis.Jika sudah demikian diapun berusaha menepis keinginan hasratnya.Tapi jika istrinya beralasan cape dan merasa sesak di dada, dia masih berharap istrinya untuk digaulinya kembali jika istrinya sudah tenang.Karmila kadang merasa tidak bergairah bila terlintas perselingkuhan suaminya, namun sakitnya tidak dirasakannya.Jika demikian dia berusaha untuk melayani suaminya lagi bahkan bisa timbul hasratnya jika suaminya kembali memijat tubuhnya dan merangsangnya kembali.Jika hubungan intim keduanya berhasil mencapai klimaksnya, Karmila merasa bersyukur, do'anya merasa dikabulkan Tuhan untuk tidak sakit bila tiba-tiba teringat peristiwa itu.Tidak setiap kali hubungan intim itu mengalami kendala, kadang hubungan itu berjalan lancar penuh gairah dan kemesraan.Karmila yang berusaha menepis bayangan itu dengan menggantikannya dengan khayalannya agar tetap bergairah.Sungguh keras usaha Karmila selama ini, menepis bayangan yang menghantuinya jika dia sedang berhubungan intim dengan suaminya.Perempuan lain kadang berusaha untuk keperkasaan suaminya di tempat tidur, tapi bagi Karmila, permainan di tempat tidur membuat dia harus siap terluka, makanya dia enggan memberikan pengobatan pada suaminya walaupun terasa suaminya sudah mulai loyo.Bahkan dia tidak merasa kecewa jika sedang tidak berminat, dia malah bersyukur ada alasan untuk menghindari suaminya.Lain dengan pikiran Tasmapuja, dia tidak ingin mengecewakan istrinya, dia akan terus berusaha selama istrinya masih ada minat atau gairah, yang penting baginya istrinya terpuaskan.Dia ingin membayar kesalahannya dengan memberi kepuasan pada istrinya di setiap hubungan intimnya.Bahkan dia ingin istrinya bisa puas melebihi kepuasannya saat istrinya sedang bergairah.


Malam itu malam Jum'at, Tasmapuja lupa akan kebiasaan keinginan istrinya jika ingin berhubungan intim. Dia langsung merangsang istrinya sehingga istrinya mau berhubungan intim.Tapi baru beberapa menit, istrinya tiba- tiba berkata," Aku gak ada minat lagi," katanya sambil melepaskan pelukan suaminya.Kemudian Karmila tampak menelungkup dan sepertinya menangis pelan.Tasmapuja tertegun, dia tahu sakit hati istrinya muncul kembali, dia kemudian memijit-mijit kaki Karmila, namun karena nampak Karmila menangis, setelah memijit kaki Karmila, kemudian Tasmapuja menyelimuti tubuh Karmila yang telanjang, kemudian diapun memakai pakaiannya kembali dan tidur di samping istrinya.Kali ini Tasmapuja yakin hubungan intimnya tidak akan berhasil alias gagal.


__ADS_2