Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Sahabat Karmila bag 2


__ADS_3

Rina menikah dengan Tedi, seorang mantri kesehatan.Hidup Rina mendapat kemajuan dari pendapatan suaminya seorang mantri kesehatan, meskipun dia tidak memiliki izin praktek di rumahnya, ada saja orang meminta tolong berobat kepadanya, dan dia mendapat imbalan alakadarnya.Rina sisihkan pendapatan dari suaminya untuk ditabungkan, sehingga dia dapat membeli sebidang tanah yang lumayan cukup luas untuk perumahan.Karena belum mampu membuat rumah permanen, Rina mengontrak dulu di rumah salah satu warga dekat suaminya bekerja.Kehidupan Rina makin meningkat, anaknyapun sudah diberikan tiga laki-laki semua, Tedi kecewa, dia menginginkan seorang anak perempuan, akhirnya dia berselingkuh dengan seorang janda, ketika itu Rina sedang hamil tujuh bulan.Rina akhirnya tahu suaminya punya simpanan seorang janda, dia datangi rumah janda itu yang tinggal bersama orang tuanya.Karena melihat Rina sedang hamil tua, kedua orang tua janda itu tak tega melihatnya, akhirnya setelah Rina bersilaturahmi kepada kedua orang tua janda itu, Rina pamit, karena janda selingkuhan suaminya tidak mau menemuinya, entah malu entah takut, dia hanya berada dalam kamar bersama suaminya.Perasaan Rina saat itu hancur, sambil berlinang air mata, dia keluar dari rumah sang janda, dalam hatinya berdo'a semoga Tuhan memberikan kesadaran pada suaminya agar tidak tergoda janda itu.Sepulang Rina dari rumah sang janda, kedua orang tua janda itu memanggil anaknya,"Mia!" teriaknya menahan kekesalan."Mia, keluarlah ,nak!" panggil ayahnya kembali.Tedi dan Mia keluar dari kamar, sambil keduanya menunduk, mereka cemas takut ayah Mia memarahinya."Mia, Tedi, jangan teruskan hubungan kalian ini, bapak tidak tega melihat istri nak Tedi yang lagi hamil tua," kata ayah Mia sambil menarik napas panjang.Akhirnya Tedi tidak lagi berhubungan dengan janda itu, karena ayahnya telah melarangnya.Namun rupanya Tedi sedang puber kedua, meskipun Rina sudah melahirkan anak perempuan, tak lama kemudian, setelah putrinya berumur lima tahun, Tedi tergoda oleh seorang gadis muda.Gadis itu dari keturunan orang miskin, karena melihat Tedi yang lagi banyak uang, dia rela menjadi istri kedua Tedi.Rini kembali hatinya hancur, namun dia tabah dan menyetujui suaminya nikah siri dengan gadis itu.Gadis itu bernama Ernawati, dia dijanjikan akan dibelikan rumah setelah nikah nanti.Tedi rencana meminjam bank yang mana uangnya akan diberikan pada istri mudanya.Karena persaratan pinjam bank harus ada kartu keluarga dan fotocopy KTP suami istri, maka Tedi memakai data Rina, sementara pencairan istri mudanya yang akan menandatangani.Ketika pinjaman bank cair sebanyak seratus juta, Yantini pegawai bank yang sudah mengenal Rina heran, kok orangnya lain, kebetulan Yantini punya no HP Rina, maka ditelponlah Rina oleh Yantini."Hallo, Rina, ini Yantini!"kata Yantini setengah berteriak di toilet bank, dia sengaja permisi ke toilet untuk menelpon Rina."Ya hallo, ada apa Yan?" jawab Rina kaget." Teteh, suamimu hari ini pencairan setelah duhur nanti, persaratan atas namamu, tolong datang ke Bank BRI sini, sekitar pukul dua," kata Yantini menjelaskan."Ba..baiklah, " jawab Rina gugup, dia tidak menyangka suaminya diam-diam meminjam uang bank tanpa sepengetahuannya.Setelah shalat duhur, dia bergegas ke Bank tempat Yantini bekerja.Begitu sampai, Tedi kaget dan gelagapan, "Bu untunglah kau kemari, aku sebenarnya ingin memberi kejutan buatmu,"katanya berkilah."Kejutan apa?" tanya Rina pura- pura tidak tahu."Aku pinjam uang untuk bangun rumah kita," jawabnya agak gugup."Kita tinggal menandatangani penerimaannya sebentar lagi," jawabnya lagi seperti bingung,karena istri mudanya ada ikut bersamanya menunggu di luar.Tedi kemudian menyuruh pulang istri mudanya, karena dia tidak dibutuhkan lagi di bank, Rinalah yang akan membawa uangnya.Akhirnya Rina dibantu tetangga dekatnya mulai membangun rumah permanen untuk ditinggali bersama ketiga anaknya.Istri mudanya hanya diberi sepuluh juta rupiah, itupun karena Rina merasa kasihan.Rina tidak mau emosi kepada suaminya demi keharmonisan kekuarganya yang dia pertahankan.Kini dia menikmati hasil kesabarannya mendapatkan rumah impiannya yang sudah lama dia tunggu.


__ADS_2