Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Tidak Bisa Tidur


__ADS_3

Sejak kata cerai dikatakan Tasmapuja, keluar dari kamar dengan marah.Dia langsung berfikir keras, kemana dia akan pergi setelah bercerai ini.Tidak mungkin dia berada di rumahnya, akhirnya lamunannya dia akan pergi dari rumah mencari pekerjaan di luar desanya, namun tiba-tiba terbayang di wajahnya, Karmila sakit keras, tidak ada orang yang mengantarnya atau menemaninya.Memikirkan hal ini dia mengurungkan niatnya untuk pergi jauh."Ah.., bagaimana ini, kenapa aku terbawa emosi?"katanya dalam hati.

__ADS_1


Tasmspujapun mengingat anak pertamanya yang sudah pisah ranjang bahkan pisah rumah.Anak dan cucunya kumpul di rumahnya."Seandainya ada apa-apa dengan mereka bagaimana?"katanya pula sambil mengkrenyitkan dahinya.Dia pusing memikirkan itu semua."Ya Allah, ampuni aku yang telah salah langkah dan ampuni istriku yang telah aku sakiti hingga membenciku."pintanya dalam hati.Setelah berdo'a dia kemudian memejamkan matanya berusaha tidur,meskipun begitu pikirannya masih tetap menerawang tidak bisa tidur.

__ADS_1


Karlina setelah suaminya keluar dari kamar, tidak bisa tidur, pikirannyapun gelisah.Dia bergumam dalam hatinya,"Apakah ini salah?"Bukankah aku sudah bertahan untuk keluarga selama ini?"Karmila menyesal atas ucapannya yang sudah terlanjur dia ucapkan, hingga dia berfikir, bagaimana jika benar- benar Tasmapuja pergi jauh darinya, "Apakah aku sanggup menjalani hidup tanpa suami?" pikirnya agak ragu.Namun kemudian dia tepiskan kekhawatiran itu, dia akan menjalani hidup ini apa adanya dan mengalir apa adanya.Bukankah banyak yang menjadi janda, dia bisa meneruskan hidupnya.Lagipula, dia sudah mengucapkan janji yang dalam hati diucapkan akan menikah satu kali sudah dia batalkan, karena suaminya mengingkari janjinya.Seandainya dia jadi janda kelak, dia tidak menutup kemungkinan untuk menikah lagi.Pikiran Karmila melayang ke depan.Bagaimana selanjutnya, "Apakah perceraiannya akan dilanjutkan ke pengadilan agama?" pikirnya dalam hati. Kemudian dia memikirkan keberangkatan haji, akhirnya memutuskan untik tidak mengurusnya dulu.Karmila setelah itu berkhayal, bagaimana dia akan bercerita kepada anaknya mengapa mereka bercerai atau pisah ranjang.Memikirkan hal ini dia merasa pusing dan berusaha menutup mata untuk tidur.Beberapa saat kemudian dia dikejutkan Tasmapuja yang membangunkan anaknya untuk sholat Subuh.Tasmapuja sudah shalat duluan,tidak membangunkan dia.Biasanya dia selalu menunggu istrinya berjamaah subuh, kali ini dia merasa canggung karena sekarang sudah bukan istrinya lagi.Karmila merasakan ada perubahan dari Tasmapuja dia mengerti.Lalu dia mandi dan shalat sendiri.Kini dia harus membiasakan apa-apa sendiri, namun ada perasaan bebas dalam dirinya.Dia merasa tidak ada lagi yang mengekangnya.Dia tarik napas dalam-dalam, agar suasana hatinya sedikit lega.Namun disamping dia merasa bebas ada juga perasaan hampa dan kurang bergairah."Ah, ini hanya karena kurang tidur," pikirnya untuk sementara.Rencananya dia akan menikmati kebebasannya sampai puas, Pikirnya punya suami selalu dikekang, ingin beli ini itu dilarang. Mungkin kalau tidak punya suami, dia bisa bebas membeli apa yang dia inginkan.

__ADS_1


Waktu di sekolah, Karmila mengajar seperti biasa, pikirannya fokus pada anak didiknya, meskipun di rumah ada masalah.Namun,tiba-tiba Karmila menerima telpon dari Tasmapuja yang nadanya sedih,"Bu, sudah pulang?"tanyanya."Belum,"jawabb Karlina pendek."Aku tidak tenang dan gelisah, di kebun aku tidak semangat kerja, bagaimana kalau kita balikan lagi?" katanya mengharap.Karmila tersenyum dan menjawab, "Aku masih ingin bebas, masa sebentar tunggulah satu atau setengah bulan dulu", katanya namun tak yakin."Sudah, kita ngobrolnya di rumah saja," kata Tasmapuja menutup telponnya.Rupanya pagi sebelum kerja, Tasmapuja tidak sengaja bertemu temannya yang dulunya sebagai penghulu."Pak, saya mau ngobrol sebentar,"katanya sambil mengajak temannya menepi di pinggir jalan."Ada apa?" temannya heran.Tasmapuja kemudian mengatakan niatnya bagaimana cara yang benar untuk minta rujuk sama istrinya.Temannya tersenyum namun segera menjawab pertanyaannya.Setelah itu dia ucapkan terima kasih dan hatinya sedikit lega.

__ADS_1


Sorenya Tasmapuja mengobrol panjang lebar, katanya kalau dilamain proses rujuknya ribet, harus menikah kembali, tapi kalau belum lama cukup disaksikan orang yang paham agama cukup dua orang saja.Karena sudah sore, Karmila dan Tasmapujapun harus bersabar menunggu pagi besok.Rencananya sambil jalan pagi, dia akan meminta tolong temannya yang paham agama untuk jadi saksi rujuknya. Malamnya, Tasmapuja tidak bisa tidur, dia tidak sabar menunggu pagi.Karmila juga tidak bisa tidur, dia bukan tidak sabar mau rujuk, tetapi hatinya masih ingin bebas dari kekangan Tasmapuja.Akhirnya dia putuskan sebuah syarat kepada Tasmapuja sebelum rujuk.Itu yang akan dia katakan besok pagi.

__ADS_1


__ADS_2