
Pada suatu malam, Tasmapuja dan istrinya sedang memadu kasih di kamarnya."Aku suka rambutmu yang sekarang, Pak," kata istrinya sambil membelai rambut suaminya yang sudah mulai panjang, tetapi tidak gondrong."Tetapi aku risih, rasanya geli di telinga,"jawab Tasmapuja."Potong sekitar telinga saja kalau risih,"istrinya menimpali.Tasmapuja hanya diam tak berkomentar.Karmila suka akan gaya rambut suaminya yang biasanya kalau sudah agak panjang sedikit dia selalu potong rambut sampai gundul.Jika sudah gundul, Karmila terkadang merasa benci, pandangannya suaminya bagaikan penjahat dan pemerkosa, apalagi dia telah memperkosa istri orang walaupun tidak dipenjara, karena suka sama suka, hanya kena denda suaminya saja.Karmila jika sudah melihat suaminya gundul rasanya enggan mendekatinya.Entah kenapa melihat dia rasa melihat penjahat dan pemerkosa, namun itupun tidak selamanya pikirannya seperti itu.Mengingat kewajibannya sebagai istri, dia mau tak mau harus melayani suaminya.Karmila heran,suaminya senangkali di gundul, padahal dulu ketika gondrong sebelum pergi transmigrasi, Karmila sering menyuruh suaminya potong rambut malu sama tetangga yang selalu bilang ke Karmila."Mila, suruh suamimu potong rambut, gak pantas gondrong begitu, apalagi sudah punya anak," kata seorang ibu tetangganya.Karmila hanya mengangguk mengiyakan.Karmila menuruti saran tetanganya, namun Tasmapuja masih suka rambut panjang, meskipun istrinya menyarankan, dia tidak peduli.Namun ketika ikut transmigrasi yang mengharuskan rambut gundul, dia menurut, bahkan sampai sekarang dia suka rambut gundul, padahal Karmila suka rambut suaminya dipotong pendek saja, terlihat tampan jika suaminya berambut pendek.Hari ini Tasmapuja baru memotong rambutnya sampai gundul seperti biasa.Melihat Tasmapuja baru potong rambut, cucunya yang tomboy mau potong rambut juga.Padahal ibu, neneknya dan saudaranya ingin melihat adiknya rambutnya panjang agar tidak nampak tomboy lagi.Karena merengek, Tasmapuja akhirnya mengabulkan permintaan cucunya potong rambut pendek, padahal rambutnya sudah pendek, seukuran rambut perempuan.Melihat cucunya potong rambut pendek, Karmila kecewa dan marah pada suaminya, mengapa cucunya dibawa potong rambut, apalagi dia juga melihat suaminya gundul.Rasanya wajah pemerkosa kembali timbul di matanya.Dia kembali mengingat Tasmapuja yang sudah memperkosa adik dan istri orang, hingga perasaan benci pada suaminya timbul kembali.Malam itu Karmila setelah sembahyang Isya langsung tidur karena ngantuk.Dia tidak ingin bermanja-manja pada suaminya yang gundul itu.Entah kenapa hatinya tidak menerima suaminya jika sudah potong rambut sehingga gundul.Karmila jarang melihat suami orang potong rambut gundul meskipun sudah tua.Ketika Tasmapuja potong rambut gundul sebelum terjadi pemerkosaan, Karmila hanya merasa tidak suka saja, tetapi setelah terjadi pemerkosaan, melihat suaminya potong rambut gundul rasa tidak suka itu bercampur benci.Karmila membayangkan suaminya laksana seorang penjahat pemerkosa, seperti yang dia lihat para penjahat di TV rambutnya digundul.Tapi mau bagaimana lagi itu hak Tasmapuja rambutnya mau panjang, pendek, ataupun gundul.Tapi sayang, Tasmapuja dulu egois, Karmila pernah rambutnya dikeriting menggunakan obat yang dibelinya, maklum kala itu belum ada salon, malah Tasmapuja menyiram rambutnya dengan minyak tanah.Karmila tersinggung dan marah, dia rasanya ingin minggat dari rumah.Padahal Karmila tidak mau protes jika suaminya digundul meskipun dia tidak suka.Giliran rambutnya dikeriting, dia marah.Karmila pergi dari rumah mencari pinjaman uang untuk ongkos pulang ke rumah orang tuanya.Waktu itu Karmila baru punya anak satu.Sebelum keluar rumah, dia sudah berkemas menyiapkan pakaiannya dan pakaian anaknya untuk dibawa pulang.Waktu itu belum menjadi PNS.Namun sayang, Karmila tidak berhasil mendapat pinjaman, akhirnya dia kembali ke rumah dan mau mengembalikan pakaian yang ada di tasnya mau dikembalikan ke lemari.Namun alangkah terkejutnya tasnya hanya berisi bantal, pakaiannya sudah tidak ada.Karmila tersenyum merasa lucu atas perilaku suaminya.Akhirnya dia tertawa dan tidak marah lagi meskipun suaminya tidak minta maaf.Tasmapuja selalu membuat Karmila tersenyum kembali ketika dia marah, sehingga marah Karmila hanya sebentar.Kini Karmilapun kecewa sama suaminya yang telah potong rambut gundul dan membuat cucunya tomboy lagi rambutnya.Malam itu dia tidak mau berkasih mesra dengan suaminya.