Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Murid baru


__ADS_3

Hari itu hari pertama masuk sekolah setelah libur semester pertama.Karmila sedang duduk di ruang guru sambil bekerja di laptopnya.Ketika itu datang tamu seorang ibu muda dengan anaknya yang katanya mau mendaftar di sekolahnya.Karena sibuk Karmila sekedar menyapanya dan ibu muda itu masuk ke ruang operator sekolah.Keesokan harinya Karmila tidak membawa laptop.Dia ke sekolah mengendarai sepeda.Karmila tidak mau diantar biar memakai sepeda ontel itung-itung olahraga pikirnya.Di sekolah anak-anak bergotong royong, membersihkan kelas masing-masing.Ketika Karmila kembali ke ruang guru, Karmila kembali berjumpa dengan ibu muda yang kemarin mendaftarkan anaknya."Ibu dari mana dan tinggal di mana sekarang?"tanya Katmila sekedar berbasa basi." Saya dari desa Bukitraya dan sekarang tinggal di desa Kemuning ini di jalur lima" katanya."O ibu orang Jawa?" tanyaKarmila lagi."Saya orang Sunda, ibu tinggal di mana?"tanyanya pada Karmila."Saya tinggal di jalur Raya yang ada bakso Tiga Putri," kata Karmila."O ibu saya tahu itu, dulu ibu saya tinggal di Kemuning, saya baru sebulan di sini," katanya."Siapa nama ibumu?"tanya Karmila penasaran.'Namanya Wulan" katanya.Karmila terperanjat, nama itu baginya tidak asing.Nama itu membuat Karmila jantungnya berdebar hebat, namun Karmila berusaha tenang."Apa Wulan yang cucunya hampir di perkosa suaminya, dan kemudian bercerai?" tanya Karmila penasaran."Ya, kok ibu tahu?" tanyanya heran."Ibumu adalah selingkuh dengan suamiku" makanya aku marah pada ibumu kala itu, dan minta pada suaminya untuk tidak menampakkan diri padaku karena aku masih sakit hati." jawab Karmila.Ibu muda terkejut,"ibu aku tidak tahu mohon maaf", katanya dengan nada sedih."Tidak apa-apa, itu bukan salahmu, tapi kalau kamu minta maaf untuk ibumu, aku sudah memaafkannya." jawab Karmila.Karmila hanya menasehati anak Wulan agar tidak seperti ibunya."Suamiku bertamu pada ibumu, saat suaminya tidak di rumah, lama- lama datang setan menggoda keduanya, tidak ada niat jadilah perselingkuhan", kata Karmila sambil menarik napas panjang, hatinya sedih dan jantungnya masih berdebar.Karmila menganggap itu ujian dari Tuhan, sehingga dia harus berusaha untuk ikhlas."O, ya silahkan kalau mau pulang, dan jangan cerita lagi pada ibumu ya!" pinta Karmila pada ibu muda yang mendaftarkan anaknya di kelas tiga, yang ternyata cucu Wulan yang sudah berselingkuh dengan hanya mau dibayar seratus ribu rupiah.Karmila tahu itu dari pengakuan suaminya, sehingga Karmila membalasnya dengan minta uang dulu pada suaminya jika ingin berhubungan intim.Sakit hati Karmila belum sembuh benar, dia berusaha mengubur peristiwa itu sedalam-dalamnya.Namun sayang, bagaimana dia bisa cepat melupakan peristiwa itu, jika orang yang membuat sakit hati keturunannya bersekolah di tempatnya mengajar?Karmila terus menarik napas panjang kembali dia berusaha menenangkan pikirannya kembali.Murid baru cucu Wulan ini anak dari putrinya,sedangkan yang dulu hampir di perkosa suaminya anak dari putranya.Suami Wulan tidak ada lagi hasrat pada istrinya, setiap mau berhubungan intim terbayang wajah Tasmapuja, sehingga hilang seleranya pada istrinya.Ketika istrinya tidak ada di rumah, suami Wulan ada hasrat pada cucunya, untung keburu ketahuan oleh Wulan yang saat itu pulang.Karena takut cucunya diganggu lagi, akhirnya Wulan meminta cerai.Karmila sudah senang ketika Wulan tidak di Kemuning lagi.Itu memudahkan dia bisa melupakan kenangan pahitnya.Namun kini muncul murid baru yang ternyata cucu Wulan.Bagaimanakah perasaan Karmila selanjutnya? Akankah dia merasakan sakit hati lagi?


__ADS_2