Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Mendapat Calon Mantu


__ADS_3

Anak Karmila yang pertama janda beranak empat.Dari suami pertama dikaruniai anak perempuan satu, karena suami pertama meninggalkannya tidak ada berita hingga anaknya berusia setahun, maka Diana menikah lagi dengan suami keduanya dan dikaruniai anak tiga.Suami keduanya masih tinggal di rumah mertuanya, rumahnya dibelinya meskipun secara angsuran.Hermawan suaminya yang kedua ingin dekat anak-anaknya, meskipun tidak satu rumah, mengingat rumah tempat kediamannya sudah terkenal tempat dia berjualan bakso, dan agar dia dapat membantu memberi uang jajan pada putri-putrinya.


Putri Diana dari suami pertamanya yang bernama Rina, tidak jauh dari anak bungsu Karmila Zulfikar. Keduanya sekarang sekolah di bangku SMU.


Anak pertama dari suami keduanya, diberi nama Putri.Anak kedua bernama Mira, dan anak ketiga diberi nama Intan.Ketiga anak dari suami keduanya tidak mau ikut ayahnya, karena ayahnya selalu kasar, sehingga mereka takut, cuma yang paling kecil saja yang tidak takut, karena Intan belum pernah dimarahi ayahnya.

__ADS_1


Rina cucunya Karmila yang hampir seusia anaknya memiliki bakat bela diri dan hobi main gitar, Adiknya, Putri memiliki bakat sama dengannya, cuma kakaknya lebih dulu mengikuti latihan bela diri.


Suatu hari, di tempat mereka latihan, kedatangan pemuda yang mantan peserta bela diri kelompoknya, bahkan memiliki kepandaian di atas pelatihnya.Pelatihnya memberi kehormatan untuk pemuda itu melatih murid-muridnya, jika sedang ada di tempatnya.Pemuda itu bernama Mustofa, asal kelahiran Lampung.Ketika Rina dan Putri latihan bersama, Intan si kecil ingin melihat kedua kakaknya berlatih.Dia minta ibunya mengantarnya.Malam itu malam Minggu, Diana membawa Mira dan Intan dengan bersepeda motor melihat kedua anaknya berlatih bela diri.


"Diana, kau disini?" tanya pemuda itu sambil tersenyum.

__ADS_1


Mustofa akhirnya berbincang-bincang dengan Diana sambil memperhatikan peserta bela diri berlatih."Aku pernah mencarimu setelah tiga tahun kepergianku dari pondok sepupuku," ucapnya sambil mematikan rokoknya.Kemudian dia bicara lagi."Aku mendengar, pernikahanmu tidak bahagia dan diambang kehancuran, makanya aku kemari," sambil menatap Diana penuh rindu.Diana ta'jub mendengarnya, memang, diapun merasa kehilangan Mustofa kala itu, Mustofa hanya sempat menitipkan surat pada temannya bahwa dia pergi untuk sementara, tetapi karena tidak ada kabar lagi diapun berusaha melupakannya.


Mustofa sebenarnya kembali ke pesantren, namun Diana sudah pindah, dan dibilangkan sudah menikah oleh kerabat sepupunya.Akhirnya dengan rasa kecewa, dia kembali ke orang tuanya dan tidak lama kemudian menikah.


Kini Mustofa berjumpa lagi dengan kekasih pertamanya, yang sama-sama lajang kembali.Istrinya dia ceraikan setelah tau selama kepergiannya, istrinya meminjamkan uang sama orang lain dengan berbunga.Mustofa malu dan menceraikan istrinya.Anak perempuan pertamanya dia titipkan sama orang tuanya di pondok pesantrennya, dan yang kedua dibawa ibunya karena masih kecil.Mustofa pergi merantau lagi dan tiga tahun kemudian sepupunya menjodohkannya dengan kerabat istri sepupunya.Namun rumah tangganyapun tidak bahagia, karena tidak berdasarkan cinta.Istrinya mengusirnya, mungkin karena faktor ekonomi juga.Akhirnya terbetik kabar bahwa mantan kekasih pertamanya, sudah jadi janda.Dia langsung menuju tempat kerabatnya di desa Kemuning.Dan kini mantan kekasihnya ada di hadapannya."Aku kangen, lama kita tak jumpa Dek,' katanya pelan malu di dengar orang.Karmilapun pipinya memerah, diapun merasakan hal yang sama, namun karena dia seorang wanita,dia hanya diam tak menjawab , hingga tak terasa sudah pukul sepuluh malam, Intan sudah mulai mengantuk, kemudian mereka pulang.Diana mendapatkan nomor Mustofa begitu pula sebaliknya, sehingga obrolan mereka berlanjut di HP, hingga larut malam sekali.

__ADS_1


Kini, Karmila dan Tasmapuja senang, dia mendapatkan calon mantu yang baik dan sayang pada cucu-cucunya.


__ADS_2