Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Kemarahan Mirna pada Karmila


__ADS_3

Mirna yang tadinya satu RT dengan Karmila telah pindah rumah ke rumah barunya yang sudah ada monumen hajinya.Bahkan rumah lamanyapun sudah di bongkar habis.Namun Mirna masih saja mau ikut campur urusan RT Karmila, salah satu anggota RT meminta tolong kepada Karmila agar membilangkan sama Mirna bahwa Mirna tidak berhak lagi ikut dasawisma RTnya. Karena Karmilapun menganggap ini benar, maka Karmilapun menyampaikan usulan temannya tadi. Namun tidak disangka, di depan Karmila Mirna tidak marah, pikir Karmila, Mirna mau menerima usulannya.Rupanya Karmila marah besar, dia merasa disisihkan.Dia ingin mengikuti kegiatan di RT lamanya, karena merasa punya tanah di sana.Tapi diapun tak bisa membela diri rumahnya sudah dibongkar, jadi otomatis bukan warga RT lamanya lagi.Tapi Mirna enggan marah sama istri pegawainya itu hanya kekesalannya dia ceritakan di belakang Karmila.Karmila akhirnya minta maaf namun Mirna masih tetap jengkel, dia merasa disisihkan. Padahal Mila masih menghormatinya sebagai sahabat.Namun karena sifatnya yang egois dan tidak mudah memaafkan kesalahan orang lain akhirnya Mila tak ingin berteman akrab lagi.Entah karena ini pula Tasmapuja tidak lagi menerima job dari majikannya lagi. Kata suami Mirna dia berikan perawatan kebunnya kepada tetangga dekatnya yang butuh pekerjaan.Tasmapujapun tidak keberatan, karena job lainnya sangat padat.Kini suami Mirna bukan lagi majikannya lagi.Bahkan Tasmapujapun sering dapat tawaran kerja dari yang lain.Memang kalau rezeki gak akan kemana, meskipun tidak lagi merawat kebun Mirna Tasmapuja selalu bekerja tiap harinya.Karmila menerima kemarahan Mirna dengan sabar, dia menyesal mengapa dia mau saja dijadikan jembatan perantara orang yang tak senang padanya.


Mirna pindah di lingkungan RT lain , berarti dia hanya sebagai anggota.Mirna haus akan kekuasaan, tak dapat menjadi pengurus di RTnya yang sekarang, dia berharap masih mendapat penghormatan di RT lamanya.Namun karena sifatnya yang tidak menyenangkan, ada warga yang protes agar dia tidak boleh mengikuti kegiatan di lingkungan RTnya karena sudah pindah tempat tinggal.Tapi mungkin kalau sifat dia ramah dan tidak sombong, orang tidak akan mengusiknya.Malah beruntung kas dasawisma ada tambahan dari warga lain, tapi itu tadi karena sifatnya yang angkuh, meskipun sudah menjadi hajipun belum berubah.Baru perubahan sedikit dia tidak lagi genit pada laki-laki lagi.Sifat angkuh dan mudah tersinggungnya masih ada padanya.Perkataan Karmila telah menyinggungnya, dia merasa tidak dihormati karena warga RT lamanya mendepak dia keluar. Karmilalsh yang jadi sasaran kemarahannya, karena dia yang berani ngomong padanya, atas nama anggota dasawisma RT.Dia tidak terima, merasa harga dirinya direndahkan.Namun Mirnapun juga menyadari dia sudah pindah rumah, namun apa salahnya kalau dia ikut kegiatan di RT lamanya, pikirnya dalam hati.Sebenarnya bagi Mirna dan lainnya tidak keberatan dia ikut kegiatannya, cuma untuk keanggotaan, dia tidak berhak.Tapi Mirna tidak ingin sekedar ikut kegiatan, bahkan dia ambisi ingin menguasai kegiatan dan langkah dasawisma di RT lamanya.Itulah yang membuat dia marah.Andai dia bijaksana, " Tidak apa-apa saya tidak dimasukkan anggota asal diberi kesempatan ikut kegiatannya saja". khayalan Karmila dalam hatinya.Andai dia berkata begitu, pasti hatinya tenang, warga yang ptotespun tidak bisa berbuat apa- apa.Namun sayang, sifatnya yang angkuh membuat dia marah dan tidak terima, yang kena dampaknya adalah Karmila.


__ADS_2