
Pagi itu Karmila setelah siap shalat Subuh, pergi jalan- jalan pagi.Karmila berkata,"Saya mau rujuk sekarang, asal kamu tidak lagi mengatur apa yang ingin kubeli.Uangmu aku yang pegang."kata Mila sambil menatap suaminya."Boleh, sekarang apa yang kamu inginkan, asal mampu saya akan mendukungnya."jawab suaminya tegas.Karmila senang, dia memberi kesempatan kepada Tasmapuja untuk berubah.Karmila ingin agar ekonomi rumah tangganya dialah yang mengatur, suaminya boleh usul asal Karmila setuju.Tapi jika Karmila tidak setuju, Karmila akan membuat perhitungan kembali di lain hari.Sampai di depan pintu rumah temannya,Tasmapuja mengucapkan salam,
__ADS_1
"Assalamu'alaikum," serunya biar terdengar oleh orang dalam rumah."Wa'alaikum salam" jawab tuan rumah sambil keluar."E..Pak Puja, tumben pagi-pagi kemari, ada apa?" tanyanya heran."Ah, biasa Pak, jalan pagi cuma sekalian mampir mau minta tolong,"jawab Tasmapuja yang langsung duduk di teras rumah temannya itu.Temannya ikut duduk pula di teras, dan istrinyapun keluar menyapa Karmila.Tasmapuja kemudian menceritakan maksud kedatangannya, dan temannya paham."Begini, ucapkan oleh kalian dua kalimat syahadat, kemudian suami minta rujuk dan istri menjawab untuk menerimanya.Temannya memberikan contoh ucapan yang harus diucapkan pada istrinya, dan juga yang harus diucapkan istrinya.Setelah itu, temannya menasehati Tasmapuja, jangan sekali-kali lagi mengucapkan talak, hanya karena emosi sesaat.Tasmapuja dan istrinya pamit dan tidak lupa mengucapkan terima kasih.Istrinya cepat- cepat berjalan karena dia harus sekolah.Setelah sampai rumah, istrinya siap-siap berangkat sekolah, dan Tasmapuja meminta istrinya untuk dia antar,karena sudah resmi jadi suaminya lagi, Karmila tidak menolak. Tasmapuja dalam perjalanan menyuruh istrinya cepat pulang, rasanya kangen, seperti lama tak jumpa.Istrinya mengangguk saja, kini dia tidak bebas harus patuh, apa kata suaminya yang bukan menyangkut ekonomi, dia harus mematuhinya.
__ADS_1
Malam harinya,Tasmapuja kembali meminta untuk berhubungan intim, namun Karmila membuat permintaan, capek tidak capek Tasmapuja sebelum melakukan hubungan intim harus memijat terlebih dahulu sebelum memberinya rangsangan.Pijatan itu adalah bentuk protes Mila yang masih ingat suaminya memijat Mirna, sepertinya Mila tidak akan pernah lupa akan hal itu selama hidupnya.Terlebih-lebih bila keadaan dirinya pegal-pegal dan sakit kepala.Permintaan Mila bukan membuat Tasmapuja keberatan, malah dia dengan senang hati melakukannya karena dia berharap istrinya akan melayani hasratnya.Permintaan Mila dianggapnya hal yang mudah dan tidak memberatkan.Justru dia sendiri menawarkannya meskipun Karmila tidak memintanya.Karmila mengerti kalau suaminya menawarkan diri untuk memijatnya, itu tandanya suaminya lagi ada hasrat untuk berhubungan intim.Tapi tetap saja, Karmila masih merasakan cemburu saat dia dipijat kepala.Bayangan suaminya memijat Mirna menyimpan luka yang teramat dalam hingga sudah melupakannya.Kini Mirna sudah tiada lagi bahkan janda yang ingin dinikahinyapun telah lebih dulu tiada daripada Mirna.Rasa cemburunya berangsur berkurang.
__ADS_1