Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga

Istri Yang Bertahan Untuk Keluarga
Nasihat Karmila


__ADS_3

Tasmapuja dilahirkan dari keluarga miskin di desa.Sekolahnyapun hanya sampai naik kelas empat SD, setelah itu dia ikut kakaknya yang jauh lagi ke pelosok desa di kaki gunung, guna mencari uang dengan bekerja menggembala kerbau.Setelah remaja, dia kembali ke desanya dan bekerja di pabrik gilingan padi.Jika malam, dia bermain-main dengan remaja desa lainnya, apalagi jika sudah gajian, dia traktir temannya sekedar minum kopi di kedai, dan memberikan sedikit hasil kerjanya pada orang tuanya, tak terpikirkan olehnya untuk menabung.Pada usia tujuh belas, barulah dia terpikirkan untuk menikah, akhirnya dia kumpulkan uangnya untuk biaya menikah.Namun pernikahan dengan istri pertamanya tidak lama, karena Tasmapuja tidak bisa membahagiakan istrinya dengan penghasilan yang sedikit, ditambah diapun tak memiliki tabungan.Ketika menikah dengan Karmila, Karmila tidak banyak menuntut,Karmila tahu penghasilan suaminya hanya cukup untuk makan dan keperluan anaknya yang masih kecil, bahkan untuk membeli susu saja untuk anaknya kurang terpenuhi.Akhirnya atas nasihat Karmila, Tasmapuja mengajak keluarga kecilnya bertransmigrasi.Karena Tasmapuja tidak biasa menabung, diapun mulai mencoba menyimpan penghasilannya tidak diberikan pada istrinya kalau istrinya tidak meminta.Karmilapun karena tidak mengerti penghasilan suaminya yang tidak tetap berapa penghasilannya tidak mau meminta, seandainya dia butuh sesuatu di warung, dia ambil dulu atau berhutang.Itulah kebiasaan Karmila yang suaminya tidak berusaha untuk mencegah dan mengajarinya belanja kontan.Sementara gaji Karmila sejak mulai jadi PNS, SK nya selalu digadaikan.Seandainya Tasmapuja mau memberikan kesempatan istrinya, mengelola keruangan, Karmila pasti sudah memiliki apa yang dia kehendaki sejak lama.Sejak peristiwa perselingkuhan Tasmapuja dengan adik Karmila, Tasmapuja mulai mempercayai istrinya untuk memegang penghasilannya, setelah terlebih dulu memotong keperluannya.Lain dengan suami-suami teman Karmila, Gajinya diserahkan istrinya utuh, baru dia minta pada istrinya.Hal ini yang belum Tasmapuja lakukan.Namun ketika Tasmapuja selingkuh lagi dengan Wulan, untuk menghibur istrinya yang masih depresi, penghasilan Tasmapuja hampir seluruhnya diberikan pada istrinya.Bahkan, apa yang diminta Karmila meskipun itu tidak terlalu penting, Tasmapuja berusaha mengabulkannya.Tasmapuja tidak ingin istrinya merasakan kekecewaan atas kesalahannya, karena depresi Tasmapuja kerap dibuat kecewa oleh istrinya.Kini Tasmapuja akan selalu mengingat nasihat atau permintaan Karmila, untuk tidak bertamu ke rumah orang yang suaminya atau keluarganya yang tidak ada di rumahnya.Takut ada fitnah bahkan terjadi sesuatu hal yang pernah dia lakukan terhadap Wulan, akan terulang lagi.Kejadian dengan Wulanpun tanpa direncanakan, terjadilah hal yang membuat malu keluarganya, sampai anak gadisnya ikut depresi kabur dari rumah selama tiga hari.Untung depresi Karmila disertai keimanan yang cukup kuat untuk bertahan demi keluarganya, meskipun pernah terjadi perceraian, namun tidak sampai ke pengadilan, bahkan keluarganyapun tidak ada yang tahu, kalau Tasmapuja menjatuhkan talak satu karena kecewa pada istrinya yang masih depresi.Untung Tasmapuja segera sadar atas kekeliruannya setelah merasakan sehari tanpa didampingi istrinya, dia merasa hampa dan tak bergairah.Dia kembali memohon pada istrinya untuk berbaikan.Karmila menerima kembali Tasmapuja karena meskipun masih marah pada suaminya, dia masih menyayangi dan mencintai suaminya.Karmila hanya menasehati suaminya untuk tidak membalas perkataannya ketika depresi itu timbul sewaktu-waktu,karena jika dibalas depresinya semakin menjadi.Nasihat itu akan Tasmapuja ingat agar perceraian tidak terulang lagi.Ketika Tasmapuja memperbaiki kran seorang janda, dia cepat pulang dan tidak ingin berbasa-basi karena tidak ada seorangpun keluarganya yang menemani.Semoga Tasmapuja selalu mengingat nasihat Karmila untuk selamanya.


__ADS_2