
*Episode 10* Karakter
#3 Minggu setelah nya#
Amira mulai terbiasa menjalani hari-harinya ia semangat menguras pabrik dan perkebunan bersama istri pertama juragan Ardi. karena Ayahnya dulu juga punya perkebunan yang luas Amira tidak terlalu kesulitan ia belajar dengan cepat. Lastri sangat senang dengan adanya Amira yang meringankan pekerjaan nya. Amira juga mendapat kan gaji dan bonus selain uang bulanan tentunya.
" Wahhh kak, aku dapat gajih dan bonus juga nih". Amira memasang senyum p*psodent.😁
"iya dong kan kamu sudah kerja keras juga, gak gampang loh ngurus pabrik gini, jadi kamu perlu suntikan semangat biar kamu makin giat, Kakak kan juga pernah muda jadi kakak tau vitamin penyemangat kamu" Lastri terkekeh melihat Reaksi Amira.
"Ayo kita pulang , nanti kalo Si Abang sudah pulang dan pekerjaan kita tidak terlalu banyak kita jalan-jalan dan shopping ya..! biar kita gak suntuk ketemu pupuk sama ngitung angka-angka terus" lanjut Lastri.
Amira mengikuti langkah Lastri..
******
Amira sudah mulai memahami karakter para madu-madunya dan cerita cerita hidup mereka.
Lastri yang terlihat jutek ternyata pribadi yang hangat ,dewasa dan keibuan mengayomi para madunya. ia juga sangat ikhlas suaminya berganti-ganti istri agar menghindari zina.
~Maryam yang ceria , orang yang nyaman untuk berbagi keluh kesah. kalau sudah curhat dengan Maryam pasti resah dan gelisah nya langsung berganti dengan senyuman bahkan tawa lepas ia juga mengurus segala keperluan rumah tangga dan semua sekolah anak-anak juragan.
__ADS_1
~Heni , Orang yang paling dihindari para penghuni rumah. Ia merasa sangat disayang karena ia yang paling muda (kepedean tingkat tinggi) apa yang ia inginkan harus segera dikerjakan para pelayan dirumah. *padahal mah orang males debat aja sama dia* . sok berkuasa hanya saja dia juga tidak berani mengusik istri pertama dan kedua juragan, ia hanya berani menindas pelayan dan istri-istri baru juragan yang satu ruangan dengan nya dibelakang.
Amira tidak takut dengan Heni. Hanya saja ia malas berdebat Amira memilih lebih sering menghindari karena ia harus bekerja jadi dia sudah lelah hayati 😁. setelah pulang ia langsung ke kamarnya atau pergi taman belakang mungkin juga bertemu Maryam . untuk melepaskan penatnya.
Heni melihat Amira yang baru pulang dari pabrik.
"hehhh... heehhh... melengos aja gak liat ada orang disini?" ketus Hani .
Amira memutar matanya jengah melihat Heni
awalnya tidak memperdulikan ia ingin cepat istirahat.
"woyyyy.. dipanggil itu nyahuttt dong..." Hani sangat kesal dicuekin Amira.
"ckckck ... baru kerja gitu aja capek... makanya kalo emang gak bisa kerja gak usah sok sok' an ikut kerja... kelihatan banget carmuk " sinis Heni
"yang namanya kerja yaa pasti capek lah ... emang situ pengangguran , cuma ongkang-ongkang kaki gak punya kerjaan...?!" balas Amira.
"aku emang istri paling disayang dan paling cantik 🤪 makanya gak di Bolehin kerja sama juragan "... jawabnya masih dengan kepedean tingkat tinggi... setinggi tugu monas
Amira tersenyum meledek😝😆😏
__ADS_1
"bilang aja gak bisa kerja ... susah amat"
"Enakkk aja kamu bilang aku gak bisa kerja, kalo gak percaya nanti ku buktikan kalo juragan sudah Pulang, Aku ini memang Istri yang paliiiinggg disayang...." kalo bisa dilihat mungkin kepala Heni sudah mengeluarkan Asap 🤯🤯🤯.
" udah Ahhh malas ngeladenin orang kaya kamu buang buang waktu....." Amira melengos pergi.
" emmm😠... Awasss nanti akan ku buat kamu yang dibuang dariii sini..." Heni mengepalkan tangan karena Amira terang-terangan melawan nya.
"b*doooo Amattttt...." balas Amira.
" brrrakkk.... " Amira menutup pintu kamar nya dengan kerasss
Heni semakin murka
"kuraaaanggg ...... Ajaaarrrrrr........."🤬🤬🤬
*
*
*
__ADS_1
#bersambung.....