
...1 jam setelah Rangga meminta izin masuk kamar dengan segala cara mama Ratna berhasil membuat Amira mau menyusul sang suami , Amira jadi serba salah satu sisi dia memang lelah .. disisi lain dia sangat segan jika satu kamar dengan Rangga ....
...Ingin istirahat dikamar lain sangat tidak mungkin selain kamar semua sudah terisi penuh juga akan tampak Aneh jika orang lain melihat nya. pasangan suami-istri baru menikah sudah beda kamar , apa yang akan dipikirkan semua orang disana pikir Amira meskipun yang ikut hari ini selain keluarga inti yang ada cuma para pekerja , tapi toh mereka pasti juga pikiran aneh terhadap mereka....
"aduuuhh... gimana ini masuk gak yaa... " Amira mondar mandir hampir 10 dia masih berdiri didepan pintu.
"gimana yaaa .. ck... diluar gak enak masuk apa lagi... aku harusss gimana yaaa .." Amira masih bingung (hayooo mikir apaan 🤣🤣🤣🤣.... )
"Loh kak .. kenapa gak masuk kak Rangga belum bukain pintu yah...?" Reni yang ingin kedapur tidak sengaja lewat didepan kamar Rangga melihat Amira yang sedang mengepalkan tangan ingin mengetuk pintu berfikir Rangga tak membuka-buka kan pintu.
"Emm mungkin mas Rangga sedang tidur... jadi gak dengar , emmm Kaka boleh numpang istirahat dikamar kamu aja gak Ren..." Amira beralasan. Amira sebenarnya memanggil Rangga dengan sebutan "Mas" saja sudah sangat kaku , hanya saja dia tidak mungkin terus-menerus memanggil Rangga dengan sebutan 'Pak' bisa-bisa mertua nya ceramah pagi sampai malam seperti kemarin.
"Ya boleh banget dong kak.. tapi Reni mau kedapur bentar ya ... Air minum dikamar Reni abis nih Kaka duluan aja..."
"Makasih dek..." Belum sempat Amira beranjak terlalu jauh dia mendengar Reni bicara pada dirinya sendiri.
"Wahhh.. bener bener nih kak Rangga , harus ku laporin kemama nih masa istrinya sendiri gak bukain pintu...!!" Amira Mendengar suara Reni meskipun gadis itu berkata cukup pelan .
"Emmm ... dek " panggil Amira , "kakak gak jadi numpang istirahat dikamar kamu... " Reni mengernyit heran. "Emmm gini , tadi Kakak lupa sebenarnya mas Rangga udah pesan kalo Kaka mau masuk kamar , tinggal masuk aja pintu nya gak dikunci juga kok.." Amira nyengir kuda pada Reni dia tidak ingin membuat mama mertua nya sampai mengomeli Rangga.
"owh ... iya kak... yaudah kakak istrirahat aja gih sana... Reni kedapur dulu ya.."
"Ceklek..." untung Rangga benar-benar tidak mengunci pintunya.
"Iya dek kakak masuk dulu ya..."
Amira pun membuka dan menutup pintu kamar dengan sangat pelan.
Saat Amira sudah masuk kamar dia sempat berdiri cukup lama di balik pintu.
"Lohh ... pak Rangga kok malah tidur di sofa , apa gak sakit-sakit nanti badannya" Amira Aneh melihat Rangga yang memilih tidur di sofa
"Harusnya kan biar aku aja yang tidur di sofa.. ck.. Ahh mangkin jadi gini aku sama dia..."
...Sebenarnya Rangga belum tertidur nyenyak saat Amira masih bediri mematung di pintu kamar dia sengaja tidur di sofa . Rangga kasihan pada Amira yang sudah 2 malam tidur di karpet kamar nya , hanya saja dia bingung harus berbuat apa serta dia dan Amira sendiri pasti sangat segan untuk tidur disatu kasur yang sama. Maka dari itu dia memilih pulang larut malam agak tak bertatap muka langsung dengan Amira pasti akan sangat kikuk pikirnya....
"emmm ya udah deh aku capek juga , mungkin pak Rangga emang pengen nikmatin angin sejuk disini makanya dia tidur disofa " batin Amira . Karena memang Rangga membuka jendela yang tidak jauh sofa yang sedang Rangga tiduri angin disana terasa sangat sejuk meskipun sedang siang hari.
1 setengah jam Amira tertidur.
"Astaghfirullah hal adzim... udah jam setengah empat lewat.. mending aku mandi dulu deh... habis itu sholat Ashar.
tidak sampai 20 menit Amira sudah menyelesaikan ritual mandi plus ganti baju dikamar mandi , lalu dia sholat Ashar dikamar saja.
__ADS_1
saat Amira tengah sholat , Rangga pun mandi sebenarnya Rangga sudah terbangun saat Amira masih dikamar mandi , tidak terlalu lama Rangga memutuskan untuk sholat Ashar di musholla yang tidak terlalu jauh dari villa , gak mungkin kn Rangga dibelakang Amira 🤭🤭..
*****
seusai shalat Amira keluar dari kamar dia agak sedikit bingung kenapa di villa terasa sedikit sepi tapi dia berusaha berpikir positif mungkin semua masih pada istirahat dikamar atau pergi berkeliling disekitar villa.
15 menit berselang Amira duduk digazebo Yang berada di belakang villa merasa bosan.
"kok sepi banget ya orangnya pada kemana nih semua , apa aku cari Reni aja kamarnya bosen juga sendiri kayak gini"
Amira berjalan menuju kamar ini kemudian
"tok tok tok"
"dek... ini kakak ... kamu lagi ngapain dek.. masih tidur ya.."
"dek..." tapi Amira tetap tidak mendapatkan jawaban dari dalam.
"ceklek"..
kemudian Amira berjalan agak semakin keluar .
Tapi beberapa saat dia berjalan menyusuri villa tidak ada satupun bekerja di rumah mertuanya atau pekerja villa. Amira semakin merasa Aneh kenapa seperti tidak ada satu orangpun di sini.
"loh.. kok pada sepi.. pada kemana semuanya...?" Amira bicara pada dirinya sendiri.
tidak lama kemudian Rangga datang dari arah luar dia melihat Amira yang sedang bingung.
"Assalamualaikum.. kamu lagi ngapain"
" emm ... ini mas semua kayak sepi banget ya di sini kayaknya kok nggak ada orang sih.. kemana ya semua...?"
"oh ... oh iya ya kok kayak sepi banget sih atau enggak kita tanya aja kita tanya Pak ganda penjaga villa aja mungkin dia tahu orang-orang lagi pada kemana...?".
Rangga kemudian berjalan berdampingan dengan Amira untuk mencari pak ganda yang kamarnya Yang berada di bagian belakang villa.
"tok tok tok Assalamualaikum Pak ganda..."
"tok tok tok... pak Ganda Pak ini saya Rangga."
__ADS_1
tidak ada jawaban dari dalam kamar. kemudian Rangga dan Amira berjalan menuju garasi ternyata di garasi hanya tinggal ada 1 mobil didalamnya Rangga pun mulai mengerti mungkin ini adalah rencana dari mamanya , Mama Ratna memang terkenal dikeluarganya dia punya berbagai rencana yang ada di otak nya.
saat Rangga dan Amira kebingungan dengan pikirannya masing-masing , tidak lama Pak ganda pun datang beliau baru saja datang dari kebun.
"Assalamualaikum Tuan Rangga , nyonya muda"Pak Galih datang menghampiri Amira dan Rangga
"waalaikumsalam Pak , kok ini pada sepi pada kemana ya semuanya" tanya Rangga.
"oh itu .. Tuan besar nyonya besar Nona Reni dan semuanya sudah pergi dari tadi sekitar 1 jam yang lalu mereka sudah pulang duluan Tuan , nyonya.. katanya nyonya besar mereka harus buru-buru pulang karena semua security ikut hari ini jadi nggak boleh ninggalin rumah terlalu lama.."jawab Pak Galih sopan
dan pikiran Rangga pun terbukti ini memang adalah rencana yang disengaja dari mamanya untuk mendekatkan diri nya dan Amira.
Rangga dan Amira pun segera berkemas dan pulang.
selama diperjalanan Amira menemani Rangga mengobrol.
"maaf ya ... aku masih sibuk akhir-akhir ini , aku jarang ketemu kamu..." Rangga membuka percakapan.
"iya nggak papa kok mas aku ngerti kok kalau mas memang masih banyak pekerjaan..."
"oh ya maaf juga ya besok aku harus keluar kota dulu beberapa hari , kamu tidur aja di kasur Jangan tidur di bawah..."
"emm.. i.. iya.. iya mas..."
selama perjalanan pulang Rangga meminta Amira menceritakan semua masa lalunya kenapa dia bisa dikejar oleh Fadli dan Paman Didik . Amira pun menceritakan semuanya sebenarnya Rangga sudah tahu apa yang dialami Amira karena dia meminta asistennya Yudha untuk mencari tahu masa lalu Amira dan itu juga yang menyebabkan dia tidak bisa tidur nyenyak semalaman .
hanya saja dia ingin mendengar cerita lengkap dari Amira langsung. Dia merasa sangat kasihan dengan masa lalu istri mendadaknya ini.
Rangga juga mulai terbuka pada Amira dia sudah mau berbicara sedikit sedikit tentang kegiatan nya Sekarang juga shalat Maghrib berjamaah di masjid dan makan malam berdua.
💞💞💞💞💞💞💞
sesampainya di rumah interaksi Rangga dan Amira memang terlihat lebih mencair.
"yes.. rencanaku berhasil juga akan pah.." ternyata mama Ratna dan papa hari mengintip Rangga dan Amira dari jendela kamar mereka juga melihat Rangga membawakan tas Amira.
*
*
*
*
__ADS_1