Janda Perawan Meet Duda Kesepian

Janda Perawan Meet Duda Kesepian
penyesalan dokter Dion


__ADS_3

sore harinya Reni akan bersiap pulang.


"Kak .. Reni nginap ya... malam ini... kan dirumah sepi mama sama papa juga belum pulang umroh..." Reni Merengek ingin menginap, karena dari semalam rangga tidak memperbolehkan menemani dirinya dan Amira.


(ciyeee boss Rangga gak mau diganggu nih ceritanya 🀣🀣🀣)


"nggak usah dek paling besok ka Amira udah pulang kok... kamu besok langsung kantor aja biar kakak sendiri yang ngurus kepulangan ka Amira ..." sanggah Rangga... Amira pun tidak bisa mengijinkan Reni untuk menginap karena Rangga selalu punya berbagai alasan agar tidak menginap bersama mereka.


"iihh kakak nih bilang aja gak mau diganggu... Ya udah hari ini pulang dulu ya... Assalamualaikum.."Reni mencibirkan bibirnya kemudian pamit.


"waalaikum salam..." Amira dan Rangga menyahuti berbarengan walaupun suara Amira masih terdengar lirih.


πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


"Eih Renita... kamu mau pulang?" Reni yang baru melewati beberapa lorong keluar dari kamar rawat berpapasan dengan dokter Dion.


"Iya dok tapi gak langsung pulang juga sih ..."


"hah .. maksudnya?"


"Iya ... mau mampir cafe dulu sama Nana , Icha sama mas Agung juga ... udah lama gak ngumpul... dokter mau ikut?"


Owh... kaya gak bisa deh... ngomong-ngomong kalo kamu pulang Amira siapa yang jaga...? Abang nya ..?"


"Abangnya..?"


"iya... tadi yang cowok... itu Abang kamu kan?dia abang nya Amira juga kan?".


"Owh itu ... kak Rangga iya Kakak aku tapi bukan kakak nya kak Mira... tapi .... suaminya kak Mira..!"


" Su.. suaminya... kamu gak salah ..?"


"deg deg deg " 3x lipat lebih cepat detakan jantung dokter ....🀯🀯🀯🀯🀯🀯dokter Dion masih berharap bahwa Reni salah ucap.


"Ren... Reni .." tiba-tiba ada sebuah suara yang mengejutkan mereka berdua.

__ADS_1


"Eiih kak Rangga ... kenapa nyusul...?" tanya reni pada Rangga.


"ini handphone kamu ketinggalan dari bunyi terus Kakak IPAR kamu kan jadi gak bisa istirahat..."Rangga menekankan kata IPAR , sepertinya dia sengaja karena dia sempat Mendengar pembicaraan Reni dan dokter Dion .


"oh iya aku lupa...(Reni tepuk jidatnya) perasaan tadi udah aku masukin tas deh Kak... eiih iya ka kenalin ini dokter Dion .."


"hmm.." Rangga hanya menganggukan kepalanya dan tersenyum pada dokter Dion


"dokter Dion kenalin ini kakak aku Kak? Rangga..."


" Eiiih ... iya... " dokter Dion tersadar dari lamunan pahitnya.. dia mengangkat sebelah tangan kanannya menyambut uluran tangan rangga yang ingin mengalaminya dan


berkenalan.


"Kenalkan saya Rangga kakak nya Reni dan Suaminya Amira..."


" sa..ya.. Dion teman satu kampus nya Amira saat kuliah dulu... " kebetulan di tempat Amira dan dion kuliah dulu memang terdapat beberapa jurusan berbeda.


"Owh iya kalau begitu saya pamit dulu dokter, Istri saya sendirian dikamar ... "


Ren... kamu langsung pulang aja... jangan mampir-mampir dulu..." pesan Rangga pada adiknya.


"ya sudah hati-hati ... Waalaikum salam..." jawab Rangga


"Mari dokter saya pamit pulang duluan Assalamualaikum..."Reni juga pamit pada dokter Dion.


*******


sepeninggal kakak beradik itu.


dokter Dion kemudian duduk dan bersandar di kursi yang tidak jauh dari sana perasaan kecewanya kembali menyelimuti hatinya lebih sakit daripada kekecewaannya beberapa tahun lalu karena Amira adalah perempuan yang berhasil mencuri hatinya sejak mereka masih berkuliah dulu.


bahkan kali ini Amira telah menikah , dokter dion merasa tidak ada harapan lagi untuk mendapatkan Amira, Padahal dia berencana mengungkapkan perasaannya setelah bertemu kembali dengan gadis pujaan hatinya itu.


"Ya Tuhan. . kenapa rasanya sakit sekali..." dokter Dion menepuk-nepuk dadanya.

__ADS_1


"kenapa tidak dari dulu saja aku ungkapkan perasaanku ..."dokter Dion menyesali kenapa dia tidak mengungkapkan perasaannya saat bertemu dengan Amira di rumah sakit waktu itu Amira menjaga neneknya yang tengah sakit parah .


" kenapa aku terlalu lama meyakinkan hati ku sendiri bahwa aku memang benar-benar sayang sama kamu Amira..." Beberapa bulan yang lalu dokter Dion sangat ingin fokus pada kuliahnya dulu hingga dia tidak terlalu memikirkan perasaannya pada Amira yang kini hanya menjadi sebuah penyesalan.


"Semoga kamu selalu bahagia dengan pernikahan mu sekarang Amira hanya itu doaku untukmu..."ucap dokter Dion sangat lirih.


*


*


*



*


*



*


*


*


*


#MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN YA SEMUANYA..


*HARI INI OTHOR.. DOUBLE UP YA... SIAPA TAHU ADA TEMEN-TEMEN YANG GABUT NGGAK BISA PULKAM KAYA OTHOR...😁😁😁


*


*

__ADS_1


*


*


__ADS_2