Janda Perawan Meet Duda Kesepian

Janda Perawan Meet Duda Kesepian
Diminta menjadi sekretaris pribadi SUAMI


__ADS_3

sore itu Amira duduk temannya sendiri sambil mengamati beberapa tanaman yang diberikan oleh ibu mertuanya , Sudah lebih dari dua minggu dia dan Rangga menikah .


biasanya Reni selalu bersamanya , entah untuk pergi belanja, kerumah bibinya , belajar atau pun hanya sekedar bercengkerama dirumah tapi sekarang gadis itu sudah beberapa hari ini sedang sibuk dengan persiapan sidang skripsinya jadilah Amira merasa sepi sekarang .


Mama mertua nya juga sedang pergi arisan bersama teman-temannya sebenarnya ibu mertuanya selalu mengajak untuk pergi hanya saja Amira belum PD untuk bertemu dengan teman-teman sosialita mertuanya.


Amira sangat bersyukur sekarang walaupun dia telah menikah suami dan mertuanya tidak pernah melarangnya untuk bertemu dengan keluarga bibinya bahkan kadang ibu mertuanya ataupun Reni selalu mengantarnya ke tempat peternakan Keluarga bibik nya juga kadang mengirimi makanan atau sebaliknya saat paman Galih datang mengantarkan susu Sapi segar kerumah mertuanya itu , begitu pula dengan bibinya bik lilis jadi sedikit lebih tenang dengan keadaan Amira sekarang.


"Assalamualaikum ..Lagi ngapain nak...." tiba-tiba suara papa harry mengejutkan Amira yang sedang melamun.


"aah waalaikum salam ... ini pa cuma lagi nyiram tanaman aja..." Amira sedikit terkejut tapi kemudian Amira langsung mencium punggung tangan mertua nya.


"ini bunga yang Mama kamu belikan kemarin ya udah subur banget ya sekarang... owh ya... Mama sama Reni belum pulang ya..??"


"iya pah belum mungkin sebentar lagi mama pulang.. kalo Reni sih gak tentu waktunya pah"


"oh ya .. gini Nak kamu bisa nggak bantuin Rangga di kantor , sekarang Ghea sekertaris pribadi Rangga ingin resign..."


"emmm ... bantuin apa ya pah dan kenapa Mbak Ghea pengen resign pah...? eiih maaf Mira pah jadi banyak tanya ..." Amira tersenyum tipis.


"ah.. enggak apa-apa nak santai aja sama papah... jadi gini kan ghea sekretaris Rangga itu kebetulan dia udah 3 tahun menikah dan sekarang dia pengen program hamil gitu loh nak.. maksud papa kan kalau kamu jenuh di rumah gimana kalau kamu bantuin Rangga di kantor..."


"emm ... Amira sih bisa kok pah , malah seneng klo bisa bantuin mas Rangga tapi gimana sama mas Rangga apa boleh...? gimana nanti Amira bicara dulu sama Pak eih.. sama mas Rangga...?!"


Amira sebenarnya yang merasa sedikit jenuh memang ada niat ingin meminta izin pada Rangga untuk bekerja hanya saja dia merasa sedikit sungkan apalagi mereka baru saja menikah dan dia pun belum terlalu saling mengenal dengan Rangga. Tentu nya Amira sangat senang saat papanya menawarinya bekerja di perusahaan Rangga.


"Sebenarnya sih... papah udah bicara sama Rangga tapi kalau kamu mau minta izin dan bicara langsung sama Rangga papa rasa itu memang lebih baik nak..."


walau pun Amira belum sebulan menjadi menantu nya dia sudah menyayangi Amira seperti putrinya sendiri itu sebabnya saat dia melihat Amira kesepian karena semua orang yang yang ada di rumahnya sedang sibuk dengan urusannya masing-masing beberapa hari ini , Apalagi putra nya Rangga . Dia pun berpikir Bagaimana caranya agar Amira tidak kesepian dan bisa semakin dekat dengan Rangga .


Dan saat mendengar Ghea ingin meminta izin resign dia pun membicarakan hal ini dengan Rangga saat tadi dikantor lalu kemudian dengan Amira dirumah.

__ADS_1


💞💞💞💞💞


esoknya dipagi hari.


seperti biasa kesibukan Amira membantu mertuanya di dapur walaupun mereka mempunyai asisten rumah tangga tapi mertua Amira lebih senang menyiapkan sarapan untuk keluarganya sendiri dan Amira pun dengan senang hati membantu sang mertua.


selesai sarapan Rangga memanggil Amira untuk berbicara di kamar


"iya ada apa mas..." sebenarnya Amira masih agak sedikit kikuk berdekatan dengan Rangga , walaupun mereka tinggal serumah mereka cukup jarang bertemu karena Rangga akan pulang larut malam setelah dia tertidur dan terkadang juga Suaminya itu tidak sempat sarapan belum lagi saat Rangga ada perkerjaan di luar kota.


"emm ... iya begini Ghea sekertaris pribadi ku dia ingin resign dan papah menyarankan agar kamu yang bekerja di perusahaan membantuku Bagaimana menurut kamu..."


"oh itu iya Papa udah ngomong juga kok sama aku .... sebenarnya itu juga yang aku hari ini pengen aku ngomongin sama mas...."


"kalau kamu lebih senang di rumah juga nggak apa-apa kok... kamu jangan sampai merasa terpaksa ya Karena mencari nafkah itu kan memang sudah tugas aku..."


" bukan... bukan gitu mas... aku gak masalah sama sekali.. kalau mas izinin aku malah dengan senang hati aku bisa membantu kerja di perusahaan mas..."


"iya mas nggak apa-apa kok gak masalah aku ngerti sama tanggung jawab pekerjaan mas..."


Semakin hari Amira dan Rangga sudah mulai terbiasa untuk bicara walaupun memang masih ada sedikit kecanggungan diantara mereka berdua tapi ini jauh lebih baik daripada awal-awal mereka menikah kemarin.


*


*


*


*


*

__ADS_1


*


*


#Maaf ya jalan ceritanya agak sedikit lambat... biar lebih dapat feel nya ... jarene wong jowo.. witing tresno jalaran Soko kulino... kurang lebih artinya cinta hadir karena terbiasa... aku gak bisa bikin cerita yang terlalu loncat jauh🙈🙈🙈🙈.... mungkin bukan keahlian ku... hehe...


Haraf maklum ya guys... masingmasing author punya ciri khas nya...


*selamat menunaikan ibadah puasa bagi kalian yang menjalankan nya...*


*tetap semangat seperti author yang walaupun hareudang hareudang hareudang tetap semangat juga bikin cerita buat kalian...*


*


*


*


*


*


*


*makasih semuanya yang sudah mampir jangan lupa like , komentar dan kalo kalian gak keberatan juga vote ya... hehehe...


*


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2