Janda Perawan Meet Duda Kesepian

Janda Perawan Meet Duda Kesepian
Mencoba menerima keadaan.


__ADS_3

"Nenekkkkkkk.....!!!!" Amira histeris...


"jangan tinggalkan Mira nek.... hiks hiks hiks ... Mira gak punya siapa siapa lagi nek... Ajak Mira pergi dengan nenekkkkkkk... hiks hiks hiks... Mira juga mau ketemu ibu sama ayahhh.. kalian semua tegaaa ninggalin Mira.... Mira gak tau harus ngapain lagiiii nek..!?"


tiba-tiba pandangan Amira menggelap, ia pingsan karena saking terpukul nya ditinggalkan sang nenek yang juga ikut merawatnya sejak kecil.


tidak menunggu lama, orang orang juragan Ardi menghubungi majikan nya mengabarkan nenek Amira yang sudah meninggal, mereka juga ditugaskan mengurus segala keperluan pemakaman.


Kesedihan yang mendalam dirasakan Amira. Serasa pengorbanan yang ia lakukan sangat percuma.


sampai proses pemakaman selesai Amira Tertunduk lemas disamping pusara yang masih basah. semua pelayat sudah pulang (termasuk rekan-rekan kerja Amira dan warna sekitar kontrakan Amira, serta juragan Ardi)


Tinggallah Amira dengan 2 madunya Lastri dan Maryam yang masih setia mendampingi Amira, jangan tanya si Madu k3 yaaa🀭 doi kan emang BESTie sama Amira😁.


" Sudah lah Dik kasihan nenekmu jika melihat kamu terus menangis dia gak akan tenang , ikhlaskan dia. kita doakan saja semoga beliau dapat terbaik disisi-Nya" Maryam mencoba menguat kan Amira.


"Mira udah gak punya siapa-siapa lagi ka. nenek, ayah dan ibu semua sudah ninggalin Mira" Amira terisak semakin pilu meratapi nasibnya, sudah dijebak sama pamannya buat nikahin si juragan eiiih neneknya juga meninggal serasa dunia Amira sudah runtuh sekarang.


Mendengar Amira semakin pilu . Lastri yang awalnya hanya diam kemudian memeluk Amira


"Sudah dek jangan menangis lagi, Ada kami yang sudah menjadi keluarga mu jadi jangan pernah merasa sendiri" . ucapan menenangkan dari Lastri sambil mengelus punggung Amira.


Amira merasa hangat seperti pelukan menenangkan ibunya. ternyata Wajah jutek Lastri hanya covernya saja ia sungguh sangat keibuan.

__ADS_1


mereka membangun kan Amira yang masih bersimpuh, lalu berjalan beriringan pulang.


3 hari Amira menyendiri, mulai memutuskan berdamai dengan kenyataan hidup nya , bahwa ia telah menikah dan jadi istri ke empat.


"sudah saatnya kamu bangkit Mira , toh mau lari pun percuma semuanya sudah terjadi. Semangat Mira tata hidupmu" Amira menyemangati dirinya sendiri.


Amira memutuskan kembali menjalani kehidupan nya walau ia blm tau jadi apa kedepannya.


ia mulai turun dan ikut sarapan.


setelah selesai sarapan "Mira bagaimana keadaan mu, apakah sudah lebih baik?" seru Maryam.


"Alhamdulillah sudah ka, terimakasih ka Lastri dan kak Maryam sudah memperhatikan Mira" jawab Mira tulus.


"Mira karena keadaan mu sudah membaik, kamu mau kan membantu Lastri mengurus perkebunan dan pabrik?" juragan Ardi buka suara.


"Emm... iya juragan ..!" jawab Mira singkat


"baiklah , aku harus pergi mungkin beberapa Minggu baru kembali. Kalian baik-baik ya dirumah" juragan Ardi pamit kepada Semua istri dan Anak-anaknya. Juragan Ardi memang sangat sibuk karena perkebunan sawit nya sangat luas dan juga punya pabrik sendiri untuk mengolah hasil panennya.


Heni Hanya diam tapi wajahnya semakin lecek, seperti kertas yang diremas-remas saking iri nya dengan Amira.


setelah semua pergi. Amira pun bersiap-siap pergi kepabrik bersama Lastri, tapi saat ia keluar kamar dan akan kebawah. ia dicegat Heni yang kamar nya memang berdekatan dengan kamar Amira.

__ADS_1


"jangan besar kepala kamu yahh.. mentang mentang disuruh juragan ikut ngurus pabrik.. dirumah ini hanya aku istri kesayangan juragan Ardi" ketus Heni pada Amira.


"Istri kesayangan..?" Amira mengernyit memandang Heni .


"iya lah.... jadi jangan berani-berani kamu sama aku ya kalo gak mau ditendang dari sini sama juragan" Heni semakin kesal.


"Ya sudah suruh dong juragan , nendang aku dari sini. Aku bakalan selametan kalo kamu berhasil..!!!" Amira tersenyum mengejek lalu beranjak pergi.


"Akkhhhh.... kurang Aj*arrrr... Awaaaasss kamu yahh.. " Heni semakin mencak mencak ia ingin menjambak Amira


" kutunggu lohhhh... hahaha" ejek Amira .


*


*


*


*


√ jangan lupa like ,komen dan vote yaaa...


*jangan bosan baca walaupun cerita nya kurang menarik πŸ€ͺπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜

__ADS_1


* Thank u All...πŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’žπŸ’ž


__ADS_2