Janda Perawan Meet Duda Kesepian

Janda Perawan Meet Duda Kesepian
Ternyata Grebek membawa berkah.


__ADS_3

pagi harinya


sambil menunggu Amira menyelesaikan mandi nya , Rangga memesankan makanan mereka dan dia ingin sarapan di kamar saja, karena dia sangat tidak tega dengan istrinya yang agak sedikit kesusahan berjalan.


"Sayang... kita sarapan dikamar saja ya , sini duduk sayang... "


"iya mas... makasih ya ..."


"masih sakit ..?"


"udah berkurang kok mas..." pipi Amira menjadi merah, saat Rangga menanyakan hal sensitif itu.


"nanti jam 9 Mas meeting sebentar di restoran depan resort ya.. kamu bisa istirahat atau mau jalan-jalan disekitar resort dan belanja juga gak apa-apa kok ..."


"apa nanti gak apa-apa mas kalo aku gak ikut meeting sama kamu mas ...?" Amira takut menjadi masalah dan merasa tidak profesional karena dia tidak ikut meeting padahal itu sudah menjadi tugasnya.


"Gak masalah kok sayang... ini cuma meeting hal-hal yang ringan saja dan dan pengaturan schedule kita selama di pulau ini... mas sendiri aja.."


"emm kalo gitu aku istirahat aja deh mas ..."


"iya sudah kalo kamu maunya gitu .. makan yang banyak sayang..."


Selesai sarapan.


"Sini mas aja sayang ... kamu duduk aja .. istirahat ... atau nonton tv sini... mas aja yang siapin berkas meeting nya .."


"Loh mas.. aku gak apa-apa kok cuma nyiapin berkas gini aja... "


"udah sayang gak usah ya... ughhhh ... kamu tadi makannya cuma sedikit yaa... kok jadi tambah ringan gini badan kamu..." rangga menggendong Amira ke tempat tidur karena Amira bersikeras ingin menyiapkan berkas-berkas meeting Rangga.


"Apaa sihhh mas... tadi aku udah makan banyak banget nanti aku jadi gemukan lagi..."


"Gemuk juga gak apa-apa kok sayang... mas tetap suka sayang cinta dan segalanya... walau kamu dalam keadaan apapun.."


"iih mas ternyata bisa ngerayu juga . . ihhh... apa sih Mas buru dia sana Nanti telat meetingnya loh..."


sebenarnya Rangga sangat tergoda dengan istrinya tapi apalah daya dia harus secepatnya memulai Meeting pagi itu.


"tunggu Mas nanti makan siang ya kita makan siang bareng-bareng...


"cupp cupp cuuupp.."Rangga mengucapi seluruh wajah istrinya.


"Mas pamit dulu assalamualaikum..."


"iya mas waalaikum salam"


*******


sore harinya mereka berpindah dari Resort ke daerah perkebunan teh ... karena memang proyek mereka Memang Lebih dekat dari sana serta Rangga ingin memberikan kenyamanan kepada sang istri dengan memilih menyewa di villa di sekitar perkebunan itu.

__ADS_1


selama seminggu mereka berdua disibukkan dengan meeting, mengecek proyek dan segala kegiatan lain yang padat.


Tiba di akhir pekan.


Sabtu pagi ...


Rangga mengajak Amira berkeliling kebun dengan berkuda.


"Ini untuk mu sayang..." rangga mengeluarkan sebuah buket bunga khas daerah sana dan memberikannya pada Amira.


"emm.. makasih suamiku ..." bukan hanya Amira yang merah pipinya tapi juga Rangga saat aMira memanggil nya 'suamiku'


"sayang ... ayo naik sini mas bantu..."


"happ.."



hampir setengah hari mereka berkeliling perkebunan teh.


Rangga mengajak Amira berhenti dan kembali ke vila untuk beristirahat..


********


"sayang ... malam ini kita makan diluar yaa..." Rangga mengajak Amira pergi.


"iya mas Aku siap-siap dulu ya..."


"wah cantik banget Mas gaun ini... kapan sih Mas beli gaun kayak gini kok aku nggak tahu...?"aMira heran kapan suami nya itu mempersiapkan gaun tersebut padahal 24 jam selalu bersamanya.


"Rahasia dong sayang .. udah cepet sana siap-siap mas tunggu di depan ya..."


setelah berkendara selama 20 menit.


Rangga meminta Amira menutup matanya.


"tutup mata sebentar ya sayang... "


"kenapa pakai ditutup segala sih Mas...?"


"kalau nggak ditutup nggak surprise dong sayang.. ya bentar aja kok ntar aja kita sampai.." Rangga memasangkan bandana menutup mata Amira.


7 menit kemudian


"Sudah sampai sayang ... tunggu mas bantu kamu jalan pelan-pelan ya..."


Rangga menuntun Amira berjalan dengan keadaan mata Amira masih tertutup oleh bandana.


"kira-kira ke mana ya Mas Rangga mau membawa aku apa jangan-jangan Mas Rangga mau membuang aku seperti di film-film setelah mendapatkan kesucian pemeran wanitanya kemudian dia dibunuh dan dibuang ke daerah perkebunan.." Amira bermonolog dalam hatinya sendiri..

__ADS_1


"eih gak mungkin lah ya mas rangga kaya gitu... efek aku kebanyakan film sih gara-gara si Reni nih.. keseringan ngajakin nonton film horor aku kan Jadi parno sendiri..." Amira masih berbicara dalam hati nya...


"stop sayang ... sudah sampai... kamu siap-siap yaa .. pelan-pelan aja buka matanya.." Rangga berbicara sangat lembut pada istrinya.


"Masya Allah Mas ... ini bener kan kamu nyiapin ini semua buat aku..."


" Iya dong sayang ... ini semua sama siapin buat kamu istri mas satu-satunya dan yang paling cantik ini..."


"Masss ... iiish udah bisa ngerayu yah sekarang... "


"udah kita makan dulu yuk...".



Rangga kemudian menarikan kursi untuk istrinya..


usai makan malam Rangga kembali mengutarakan isi hatinya kepada sang istri.


dia pun berdiri dan berlutut di samping istrinya yang sedang duduk Amira ingin menarik Rangga berdiri tapi ditahan oleh Rangga..


..."Sayang terima kasih .. aku sangat bersyukur karena kamu sudah hadir dalam hidupku, terima kasih kamu sudah mau menemani seorang duda yang kesepian sepertiku... dan selalu bersabar disamping ku... meski aku belum bisa menjadi suami yang seutuhnya untuk kamu..."...


"Mas makasiiih..." Amira sangat terharu dengan apa yang dilakukan dan diucapkan oleh suaminya..


"cup cupp Jangan menangis dong sayang kamu nggak bahagia..?" Rangga tersenyum lalu menyeka air mata istrinya yang jatuh begitu


deras...


"ihhh .. Mas aku tuh terharu tahu nggak sih kamu kayak gini... aku juga sangat berterima kasih kepada Allah sudah memberikan suami yang begitu baik seperti kamu.. terima kasih kamu sudah mau jadi imamku.. semoga aku bisa menjadi istri yang baik untuk kamu ya Mas... Semoga Allah menjadikan rumah tangga kita sakinah mawadah dan warohmah semoga juga kita cepat dititipin amanah bayi kecil ya Mas..." Amira mengusap perutnya kemudian Rangga berdiri.


dia pun kemudian memeluk istrinya begitupun Amira membalas pelukan suaminya.


"loh mas .. ini .. cantik banget .. makasiihh.."


"cupp.." amira mencium pipi Rangga



ternyata saat Rangga memeluk Amira Iya juga memasangkan kalung untuk sang istri...


kejutan beruntun yang diberikan oleh Rangga membuat amira sangat bahagia.


di dalam hatinya Amira sangat bersyukur memiliki suami seperti Rangga seorang mantan duda yang kesepian kini memberinya banyak cinta, keluarga dan segala yang tidak pernah Amira bayangkan.


"ternyata grebek membawa berkah..." dalam hati Amira.


*


*

__ADS_1


*


__ADS_2