Janda Perawan Meet Duda Kesepian

Janda Perawan Meet Duda Kesepian
Kenyataan yang sebenarnya


__ADS_3

Diruang kerja juragan Ardi lantai dua


Amira semakin gelisah perasaan nya tidak enak jantungnya pun semakin berdebar kencang. Amira Melirik Fadli " kenapa paman lama sekali ya?"


" Mana ku tau ...?!" Fadli sambil mengendikan bahu nya lalu kembali fokus dengan Hp nya.


beberapa menit kemudian datang pelayan mengetuk pintu Fadli berdiri secepat kilat dan membuka kan pintu lalu keluar bicara sebentar dengan pelayanan.


"Kata juragan ,nyonya dipersilahkan masuk kamar pengantin" pelayan berkata pelan sambil menunduk karena Fadli memelototi nya sambil sambil meletakan telunjuk dibibir nya sendiri .


"hmmm... iya baiklah" ketus Fadli , lalu berbalik memanggil Amira menuju keruangan yang ditunjuk pelayan.


" kita mau kemana? .." Amira semakin gugup.


"sudah ikut aja, kita mau ambil uang mu". jawab Fadli sambil menyeringai tipis.

__ADS_1


sampai disebuah kamar . "Ayo kita masuk" Fadli menarik Amira yang gemetaran karena gelisah.


"kamar apa ini kenapa dihias seperti ini" Amira sangat curiga.


"ini kamar pengantin kamu lah dengan juragan.." jawab Fadli seakan tanpa dosa.


Amira yang terkejut sambil melotot tak percaya " A... aapa maksud kamu ka kapan aku menikah dengan juragan jangan bercanda kamu ?".


"Siapa yang bercanda? baru saja kan kamu sendiri tanda tangan suratnya tadi" lanjut Fadli


"gak .. gak mungkin kalian menipuku"... Amira histeris .


"maksud kamu apa hahh?" Air mata Amira tiba-tiba lolos.


"karena kamu sudah bermanfaat untuk kami maka akan ku ceritakan dongeng pengantar tidur untukmu supaya kamu semakin pulas tidurnya" jawab Fadli sambil tertawa.

__ADS_1


.. #flashback#


saat Amira kuliah di kota lain Ayahnya menyembunyikan penyakit nya yang semakin menggerogoti tubuh Ayah Amira semenjak kematian ibu Amira beberapa tahun sebelumnya .. Amira saat itu masih berusia 19 tahun dan sudah kuliah. Ibunya meninggal karena sakit , sejak itulah ayah Amira hanya tinggal dengan nenek Amira (orang tua ayah Amira) Amira hanya pulang sesekali pada saat liburan dan membantu ayahnya mengurus perkebunan.


Didik yang sangat iri dengan kesuksesan ayah Amira mengelola perkebunan milik nya, mulai semakin mendekati Adik tirinya yang selalu ia benci . Hingga Didik pun tau bahwa ayah Amira sedang sakit, ia pura-pura menolong sang adik mengurus perkebunan setiap ayah Amira masuk rumah sakit . Ayah Amira yang tidak curiga Apapun percaya padanya.


dan puncaknya pada saat Amira sudah lulus kuliah dan mulai bekerja disebuah perusahaan karena ia ingin mencari pengalaman agar bisa membantu ayahnya mengelola dan memajukan perkebunan milik mereka nantinya.


baru beberapa bulan Amira bekerja ia mendapat kabar jika Ayahnya yang sudah beberapa hari dirumah sakit, secapat nya Amira pulang menemui ayahnya.


tiga hari sebelum kedatangan Amira ayahnya ditemukan pingsan dirumahnya dia kemudian dibawa kerumah sakit, pada saat inilah Didik menjalankan siasat licik untuk menguasai Harta sang Adik.


"Dik.. ini kata dokter harus ditandatangani untuk mengurus administrasi rumah sakit". Didik membawa beberapa dokumen.


memang lembar pertama dokumen pengurusan administrasi rumah sakit namun cara yang sama ia pakai pada saat menipu Amira lembar lembar berikutnya adalah surat penyerahan Ahli waris. Ayah Amira yang sedang sakit hanya mampu melihat sekilas lalu menandatangani nya.

__ADS_1


dengan akal licik nya Didik pura-pura sedih dan tetap menjaga ayah Amira dirumah sakit agar terlihat sangat peduli pada adiknya. (padahal mah.. ada udang balik bakwan) 🙄🙄😏


~ bersambung...


__ADS_2